Pembangunan Malang Islamic Center

Pengerjaan Fisik MIC Dimulai April-Mei 2017

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Wasto. (Muhammad Choirul)
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Wasto. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Pembangunan Malang Islamic Center (MIC) dikebut pada 2017 mendatang. Ditargetkan, pengerjaan fisik proyek senilai Rp 40 miliar itu dimulai April-Mei 2017.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Pengawasan Bangunan (DPU-PPB), serta DPRD Kota Malang dan stakeholder terkait, sudah memantau lahan di kawasan Arjowinangun, Kedung Kandang.

Dijadwalkan, semua proses sebelum pengerjaan fisik sudah beres pada triwulan pertama 2017. Proses itu juga termasuk dalam anggaran yang sudah didok dalam APBD.

“Total anggaran MIC pada anggaran 2017 Rp 40 miliar, itu nanti dibagi tiga, meliputi penyusunan dan review DED, pembangunan fisik, serta pengawasan,” kata Kepala Bappeda, Wasto.

Dia menambahkan, realisasi proyek ini minim potensi molor. Sebab, sejumlah permasalahan sudah diminimalisir, tidak seperti perencanaan pada tahun-tahun sebelumnya.

Wasto menyebut, lokasi yang bakal dibangun MIC sebenarnya ditujukan sebagai lahan pembangunan Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Dinas Sosial. “SK untuk Liponsos itu sudah dicabut, diganti untuk MIC. Liponsos sendiri dipindah lokasinya ke area Desaku Menanti,” papar mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) itu.