Pastikan Jaringan Selama Ramadan dan Idulfitri Tetap Nyambung, Indosat Kenalkan YONO dan SATSPAM

MALANGVOICE- Lewat kampanye #LebihBaikIndosat, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memastikan Ramadan dan Idulfitri 2026 di Circle Java, meliputi Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur hingga Bali dan Nusa Tenggara, berjalan lebih nyaman, aman, dan tetap nyambung.

Tahun ini, Indosat membawa semangat You Only Need One (YONO). Artinya, di saat terpenting, masyarakat cukup butuh satu koneksi yang kuat jaringannya, aman digitalnya, dan nyata kepeduliannya.

Iftar on The Sky Batu Hotel & Villas, Nikmati Buka Puasa di Ketinggian dengan Gemerlap City Light

EVP-Head of Circle Java, Fahd Yudhanegoro, mengatakan, semangat YONO diusung karena diprediksi ada lonjakan trafik di Jawa, seperti Pacitan, Trenggalek, Magetan, Ngawi, dan Madiun. Puncaknya diperkirakan mencapai 17,4 persen.

Untuk menghadapi lonjakan trafik itu, Indosat Circle Java memperkuat jaringan di lebih dari 25 jalur mudik dan 291 titik keramaian.

“Pelanggan harus tetap terhubung tanpa gangguan selama Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.

Selain itu, Indosat melalui brand IM3 mengenalkan SATSPAM+. Lewat fitur SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus), pelanggan mendapat perlindungan real-time dari SMS, panggilan reguler, hingga WhatsApp Call yang terindikasi penipuan. Fitur ini diklaim sebagai perlindungan WhatsApp Call pertama di Indonesia dan didukung teknologi AIvolusi5G.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Data 2025 menunjukkan kasus penipuan digital selama Ramadan meningkat 34,7 persen. Sebanyak 89 persen terjadi melalui WhatsApp dan 64 persen lewat panggilan telepon.

Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) juga mencatat Pulau Jawa sebagai wilayah dengan laporan penipuan tertinggi. Jawa Timur bahkan mencatat 60.533 laporan, tertinggi ketiga secara nasional. Modusnya pun makin canggih, termasuk penipuan berbasis AI seperti deepfake yang disebut menimbulkan kerugian hingga Rp700 miliar.

“Kabar baiknya, seluruh pelanggan Paket Ramadan IM3 otomatis mendapatkan perlindungan SATSPAM+ tanpa biaya tambahan,” tutup Fahd.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait