Pameran Residual, Ada Karya Seniman Pernah Mejeng di Beijing

Pengunjung menikmati lukisan yang dipamerkan di Galeri Raos Kota Batu bertajuk Residual, Rabu (7/3). (Aziz / MVoice)
Pengunjung menikmati lukisan yang dipamerkan di Galeri Raos Kota Batu bertajuk Residual, Rabu (7/3). (Aziz / MVoice)

MALANGVOICE – Sejumlah 23 karya seni dipamerkan di Galeri Raos Kota Batu mulai 5 – 11 Maret. Bertajuk Residual Art, mayoritas karya dibuat untuk berkomunikasi dengan masyarakat sesuai luapan ekspresi diri seniman dalam naungan Tyaga Art Management.

General Manager Tyaga Art, Ayu Nur Aisyah mengatakan, karya yang dipamerkan berupa 2 dimensi (22 karya) , 3 dimensi (1 karya) dan Musik (1 orang). Tema Residual dipilih tidak lain merupakan cara seniman ekpresikan pemikiran dan sudut pandangnya terhadap fenomena apapun, termasuk politik.

“Jadi seniman membaca diri sendiri mencoba dikomunikasi lewat karya- karya seninya,” kata perempuan akrab disapa Ana ditemui MVoice, Rabu (7/3).

BNN Kota Malang

Pameran ini juga diikuti seniman bertaraf internasional. Adalah Angga Yuniar Santosa dan Mayek Prayitno. Keduanya terpilih mengikuti ajang Young Artist di Beijing Tiongkok, akhir 2017 lalu.

Pengunjung menikmati lukisan yang dipamerkan di Galeri Raos Kota Batu bertajuk Residual, Rabu (7/3). (Aziz / MVoice)
Pengunjung menikmati lukisan yang dipamerkan di Galeri Raos Kota Batu bertajuk Residual, Rabu (7/3). (Aziz / MVoice)

“Tidak mudah untuk ikut serta karena melalui seleksi berbulan-bulan. Indonesia diwakili oleh mereka berdua saja,” sambung dia.

Pemeran ini, lanjut Ana, merupakan serangkaian agenda tahunan. Dimulai dengan Workshop Art Contemporary Jurnalism, awal Februari lalu, di tempat yang sama. Misi yang diusung adalah inklusifitas seni.

“Selama ini Tyaga bergerak dibidang seni khususnya exhibition (pameran) mencoba merangkul berbagai lapisan masyarakat. Tidak hanya dinikmati kalangan tertentu,” jelasnya.

Dicontohkannya pameran ini dibuka bekerjasama LSM WPA (Warga Peduli Aids) dengan dimeriahkan oleh tarian remo putri dari rekan WPA yang lainnya, performance art dari Impoe dan Galuh tulus utama.

“Jumat nanti (9/3) kami juga agendakan seni donor darah bekerjasama dengan PMI,” tutupnya. (Der/Ery)