Logo Resmi HUT ke-23 Diluncurkan, Pj Wali Kota: Semangat Baru Memajukan Kota Batu

MALANGVOICE– Kota Batu bakal genap menginjak usia 23 tahun pada 17 Oktober nanti. Berbagai rangkaian kegiatan mulai dipersiapkan untuk memeriahkan hari jadi Kota Batu. Tahap awal dimulai dengan meluncurkan logo HUT ke-23 Kota Batu yang digelar di Sendra Tari Arjuna Wiwaha, Kelurahan Sisir, Kota Batu.

Logo HUT ke-23 Kota Batu didesain oleh Asrori yang dinyatakan sebagai pemenang sayembara yang digelar Pemkot Batu sejak September lalu. Warga Desa Pendem itu dinyatakan memenuhi sejumlah kriteria. Mulai dari kriteria orisinalitas, bacaan, makna filosofis melekat serta logo yang mudah diimplementasikan, sesuai tema, warna dan komposisi yang memunculkan karakteristik Kota Batu.

Secara filosofis, Logo HUT 23 Kota Batu karya Asrori merupakan visualisasi dari keberagaman yang ada di Kota Batu. Logo tersebut juga menggambarkan bagaimana sinergitas antara masyarakat dan pemerintah yang terjalin dengan harmonis. Membangun suatu dampak kemajuan serta inovasi dalam keunggulan budaya, sumber daya alam pertanian serta menjadi lambang kemakmuran, kesejahteraan dan keamanan bagi masyarakat Kota Batu.

Baca juga:
29 Event Berskala Nasional Bakal Meriahkan Hari Jadi ke-23 Kota Batu

Genap Berusia 22 Tahun, Pesona KWB untuk Indonesia Terpancar pada Ikon Bangunan Pasar Baru

Dukun Pijat Terdakwa Pembunuhan dan Mutilasi di Sawojajar Divonis 15 Tahun Penjara

KPK Periksa Sejumlah Saksi Terkait Kasus Dana Hibah Jatim di Polresta Malang Kota

Peluncuran logo ditandai secara simbolis oleh Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dengan menabuh gendang bersama Kapolres Batu, Dandim 0818, Ketua DPRD dan Anggota DRPR Jatim, Dewanti Rumpoko. Kegiatan itu sekaligus untuk memperkenalkan logo HUT ke-23 Kota Batu kepada masyarakat.

Aries menyampaikan, bahwa launching logo dan tema HUT ke-23 Kota Batu adalah wujud semangat baru, semangat kebersamaan dan motivasi tinggi untuk memajukan dan mensejahterakan Kota Batu. Kota Batu bukan hanya sebatas kota wisata, melainkan kota kreatif, kota UMKM dan pertanian.

“Kami harap dengan ditandai agenda peringatan HUT ke 23, Kota Batu semakin maju dan makmur. Ini bisa terwujud dengan tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah dan Forkopimda, tapi seluruh elemen masyarakat Kota Batu,” tuturnya.

Baca juga:
Kenaikan Tarif PBB 700 Persen Dirasa Ganjil, APEL Batu Datangi Bapenda

Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Instrumen Optimalkan PAD

Pungutan PAT Mencekik, Hippam Kota Batu Lirik PAP

Di HUT ke 23 Kota Batu ini, pihaknya ingin Kota Batu tidak hanya jadi kota wisata, tapi juga sebagai penghasil produk UMKM dan pertanian. Untuk mewujudkan hal itu, masyarakat Kota Batu harus mendukung semua pembangunan dengan baik.

Lebih lanjut, Pj Aries juga berkomitmen terhadap dampak positif yang akan langsung dirasakan oleh masyarakat Kota Batu. Dia mengatakan, bahwa seluruh rangkaian acara HUT Kota Batu adalah murni untuk masyarakat sebagai wujud hadiah dari bertambahnya usia Kota Batu.

“InsyaAllah dari 29 kegiatan dari rangkaian HUT Kota Batu, semuanya melibatkan dan untuk kepentingan masyarakat Kota Batu. Kalau bukan kita yang menjaga, merawat dan membangun siapa lagi. Dengan semangat kebersamaan tersebut, Kota Batu akan jadi tempat pilihan bagi kita semua,” tuturnya.

Pj Aries berharap, logo HUT ke 23 Kota Batu benar-benar menjadi representasi Kota Batu. Sementara itu tagline #KWBPasti Bisa menjadi pacuan semangat bagi seluruh elemen masyarakat Kota Batu, dalam memajukan dan memberikan kontribusi nyata bagi Kota Batu, hari ini, besok, lusa dan selamanya.

Sementara itu, Ketua Tim Juri, Arief Andy Soebroto menyampaikan, sebelum memutuskan siapa pemenangnya pihaknya telah melakukan banyak pertimbangan mulai dari orisinalitas dan keterbacaan.

“Ada satu peserta yang hasil comot modifikasi langsung kami diskualifikasi. Kemudian logo harus mudah diimplementasikan, serta tidak terjebak logo sebelumnya,” tegas dia.(der)

spot_img

Berita Terkini

Arikel Terkait