Kota Batu Terima Vaksin, 630 Nakes Diprioritaskan

Penerimaan vaksin di Puskesmas Kota Batu, Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu (Aan)
Article top ad

MALANGVOICE – Kota Batu telah menerima pendistribusian vaksin, Senin (25/01) pukul 17.15 WIB. Vaksin ini diantar mobil box biofarma dari Surabaya dikawal oleh PJR, Sabhara dan Gegana Polda Jatim.

Dalam mobil itu berisi 10 box vaksin yang diberikan kepada Kota Batu 1 box. Kota Batu menjadi jujukan pertama distribusi ini di Malang Raya, disusul Malang Kota lalu Kabupaten Malang. Vaksin ini disimpan di gudang Puskesmas Kota Batu, Pesanggrahan, Kota Batu.

Alokasi vaksin yang diberikan kepada Kota Batu sebanyak 1280. Pada vaksinasi tahap pertama ini 630 nakes dan 10 forkopimda beserta tokoh masyarakat.

“Karena satu orang mendapat dua dosis vaksin maka dari 2023 nakes yang ada di Kota Batu yang dapat pada tahap pertama ini hanya 630 orang,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kartika Trisulandari.

Nakes yang diprioritaskan berdasarkan keterangan Kartika ialah yang ditugaskan di ruang isolasi dan ICU. Pasalnya para Nakes itu yang kerap berinteraksi langsung dengan pasien yang terpapar covid-19.

“Selain Nakes, 10 Forkopimda Kota Batu beserta tokoh masyarakat juga akan melakukan pencanangan vaksin sebagai bukti bahwa vaksin sinovac ini aman,” imbuh Kartika.

Kartika memaparkan Forkopimda yang divaksinasi pada hari Kamis (28/01) di rumah dinas pendopo Walikota Batu ini adalah Walikota Batu, Wakil Walikota Batu, Ketua DPRD Kota Batu, Kepala Kejari Kota Batu, Kapolres Kota Batu, Dandim Malang-Batu, dan Beberpa Tokoh Agama.

Vaksinasi ini akan dilakukan hingga 4 februari mendatang di 9 faskes yang telah ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kota Batu. Dengan adanya vaksin ini Kartika menghimbau agar masyarakat tetap waspada.

“Protokol kesehatan tetap dijaga karena vaksin ini baru pencegahan, 3M mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan tetap harus dijaga,” tegasnya.

Ia mengatakan bahwa perseberan covid-19 di Kota Batu kali ini sudah mulai melandai. Ia berharap keadaan ini bisa tetap terjaga.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk percaya kepada vaksin. Karena sudah dijamin oleh BPOM dan dinyatakan halal oleh MUI,” tandasnya.(der)