31 May 2023
31 May 2023
21.9 C
Malang
ad space

Keyakinan Konsumen di Wilayah Kerja BI Malang pada Bulan April 2022 Menguat

MALANGVOICE – Bank Indonesia (BI) Malang mengindikasikan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi menguat. Hal itu dibuktikan dari indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang kian meningkat.

Berdasarkan hasil survei BI Malang, IKK pada bulan April 2022 tercatat sebesar 119,83 meningkat dibandingkan dengan bulan Maret 2022 sebesar 109,83.

Kepala BI Malang, Samsun Hadi mengatakan, keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi kembali berada pada level optimistis.

Ia pun menyampaikan, kenaikan IKK itu didorong membaiknya Indeks Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK).

“Indeks Kondisi Ekonomi saat ini tercatat sebesar 96,67 lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang berada di angka 82,17,” ujarnya, Rabu (11/5).

Sedangkan peningkatan IKE dipengaruhi kenaikan komponen pembentuknya yaitu penghasilan saat ini, pembelian durable goods, dan ketersediaan lapangan kerja.

Kepala BI Malang, Samsun Hadi. (Bagus/Mvoice).

Peningkatan itu sejalan dengan terus membaiknya aktivitas ekonomi dan penghasilan masyarakat seiring meningkatnya laju vaksinasi Covid-19.

“Meningkatnya ketersediaan lapangan pekerjaan mengindikasikan, kegiatan ekonomi di masyarakat mulai membaik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Hadi.

Selain itu, dari responden survei konsumen bulan April 2022 di Kota Malang juga menyampaikan, terjadi peningkatan penghasilan disertai peningkatan pembelian durable goods.

“Hal ini mengindikasikan, proses pemulihan ekonomi kearah membaik. Sejalan dengan membaiknya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini,” terangnya.

Optimisme konsumen terhadap perkiraan kondisi ekonomi ke depan juga terpantau menguat. Terbukti dari Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) bulan April 2022 tercatat sebesar 143,00.

Jumlah itu meningkat dibandingkan pada bulan Maret 2022 yang berada diangka 137,50.

“Optimisme IEK dipengaruhi, terjaganya ekspektasi penghasilan, ekspektasi ketersediaan lapangan kerja dan ekspektasi kegiatan usaha,” tandasnya.

Berita Terkini

Arikel Terkait