28 November 2022
28 November 2022
21.6 C
Malang
ad space

Awal Tahun 2018 Harga Antam Naik Mencapai Rp 665.000

Emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam).
Emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam).

MALANGVOICE – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada tahun ini naik setelah kemarin melemah tipis. Penguatan harga emas Antam ini mengiringi harga emas dunia yang terus bergerak naik.

Harga emas Antam naik ke level Rp 665.000 per gram atau bertambah dari harga sebelumnya di pecahan 100 gram Rp 560.000.

“Kalau masyarakat Malang sendiri biasanya tergantung individunya, ada yang digunakan untuk investasi, ataupun untuk fashion,” ujar Manager Bulan Puranama, Tanto. Saat ditemui di Malang Town Square (Matos).

Sementara, harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp 1.276.000 dengan harga per gram Rp 638.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp 1.863.000 dengan harga per gram Rp 621.000 Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp 2.464.000 dengan harga per gram Rp 616.000. Dan terus meningkat sesuai dengan jumlah per gram nya.

“Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Sebagian masih tersedia,” imbuhnya.

Sementara di dunia, mengutip Reuters, Rabu (3/1), harga emas di pasar spot naik 1 persen ke level US$ 1.315,11 per ounce setelah sebelumnya sempat mencapai US$ 1.315,46 per ounce yang merupakan level tertinggi sejak 20 September 2017.

Harga emas terus meningkat di setiap sesi perdagangan sejak 15 Desember. Untuk harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari berakhir di angka US$ 1.316 per ounce.(Der/Aka)

Sun Life Luncurkan Manfaat Wakaf Untuk Polis Asuransi Jiwa Syariah

PT Sun Life Financial Indonesia (“Sun Life”) meluncurkan manfaat wakaf untuk polis produk asuransi jiwa syariah. (istimewa)

MALANGVOICE – PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) meluncurkan manfaat wakaf untuk polis produk asuransi jiwa syariah, di Jakarta, Senin (14/8).
Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life, mengatakan, peluncuran manfaat wakaf pada polis asuransi syariah Sun Life merupakan penegasan komitmen dalam memberikan layanan dan produk asuransi syariah secara lengkap.

“Manfaat wakaf melalui produk asuransi merupakan solusi inovatif, nasabah kami tidak hanya memperoleh proteksi jangka panjang yang sesuai dengan prinsip syariah, tetapi juga menjalankan ibadah dengan memperbanyak amal melalui kesempatan berwakaf,” katanya dalam rilis yang diterima MVoice.

Bagi para tenaga pemasar, menurut Elin, kehadiran manfaat wakaf yang melengkapi polis asuransi syariah Sun Life berpotensi untuk mempermudah upaya mereka dalam melakukan pendekatan pasar yang didominasi oleh masyarakat muslim.

Melalui manfaat yang berlaku untuk semua produk asuransi syariah ini, peserta asuransi kini dapat mewakafkan manfaat asuransinya hingga maksimal 45% dari santunan asuransi dan mewakafkan manfaat investasinya hingga maksimal sepertiga dari total kekayaan dan atau harta warisan (tirkah).

Adanya batasan maksimal tersebut sesuai dengan fatwa DSN-MUI. Berdasarkan fatwa tersebut, manfaat investasi harus tetap dapat dinikmati oleh ahli waris. Langkah Sun Life dalam memberikan fitur wakaf bagi pemegang polis syariah juga memperoleh dukungan DSN-MUI.

Sun Life memberikan kemudahaan dalam menyalurkan dana wakaf dengan menggandeng lembaga pengelola aset wakaf (nazhir) yaitu Badan Wakaf Indonesia, Dompet Dhuafa, Rumah Wakaf, dan 174 lembaga yang terdaftar di Badan Wakaf Indonesia (BWI). Seluruh lembaga pengelola aset wakaf terdaftar dan diawasi BWI yang berperan untuk membina pengelola aset wakaf agar aset tersebut dikelola lebih baik dan produktif.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Kualitas Berani Bersaing, UMKM Dongkrak Perekonomian

Pameran Koperasi dan UMKM Expo 2017 di Grand City Convex. (Istimewa)
Pameran Koperasi dan UMKM Expo 2017 di Grand City Convex. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang, Tri Widyani mengatakan, saat ini pihaknya sedang serius menjalankan berbagai program peningkatan kapasitas bagi pelaku UMKM dan koperasi. Hal ini juga menjadi perhatian usai menerima anugerah City of Charm Jatim Expo 2017.

Tujuannya, agar produk koperasi dan UMKM bisa bersiap menuju persaingan di pasar global. Apalagi, setelah dibuka pintu Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), AFTA, dan sebagainya sehingga peran kedua sektor itu penting.

“Pemkot Malang saat ini sedang serius untuk meningkatkan koperasi dan UMKM, melalui berbagai program,” kata Tri Widyani.

Dijelaskan selama ini kontribusi koperasi dan UMKM sangat membantu roda perekonomian di Kota Malang. Beberapa koperasi bahkan sudah berjalan dengan maksimal dan membawa dampak positif dalam upaya mendongkrak tingkat perekonomian.

Kenaikan prosentase dalam bidang ekonomi di Kota Malang hingga mencapai 5,6 persen, tak lain juga dikarenakan peran UMKM dan koperasi dalam bidang tersebut.

“Kita coba akan mengkoneksikan bagaimana antara koperasi dan UMKM ini bisa berjalan dengan baik, sehingga menjadi salah satu sumber kekuatan perekonomian di Kota Malang,” tukasnya.

Data Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, menyebutkan jika terjadi kenaikan prosentase peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) dari UMKM dan koperasi tiap tahunnya.

Pada tahun 2013 tercatat PDB dari koperasi hanya sebesar 1,71 persen dan kemudian terus mengalami lonjakan hingga pada tahun ini sudah mencapai 3,99 persen. Bahkan di Jawa Timur sendiri sebesar 54,98 persen roda perekonomian ditopang oleh koperasi dan UMKM.

Wali Kota Malang, HM Anton, juga menaruh harapan besar. “Kami berharap ke depan produk koperasi dan UMKM bisa bersaing di ranah global, karena kualitas yang dihasilkan tidak kalah dibanding dengan daerah atau negara lainnya,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Kota Malang Terpilih City of Charm Jatim Expo 2017

Pameran Koperasi dan UMKM Expo 2017 di Grand City Convex. (Istimewa)
Pameran Koperasi dan UMKM Expo 2017 di Grand City Convex. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kota Malang dinobatkan sebagai City of Charm pada ajang Koperasi dan UMKM Jawa Timur (Jatim) Expo 2017 di Grand City Convex, Surabaya pada 26-30 Juli. Ini berarti Kota Malang menjadi kota branding dalam acara tersebut.

Dengan begitu, Kota Malang juga mewakili 38 kota/kabupaten se-Jatim sebagai media memperkenalkan produk koperasi dan UMKM Jatim. Hal ini tidak lepas dari perkembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan Koperasi di Kota Malang.

Torehan tersebut merupakan apresiasi sebagaimana sejumlah prestasi yang didapat sebelumnya dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM hingga Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Pada ajang kali ini, Kota Malang mendapatkan mandat yang cukup menantang.

Pasalnya, mengusung tema ‘Memperkuat Koperasi dan UMKM Melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif’, kegiatan pameran itu bertujuan agar produk koperasi dan UMKM bisa go international. Wali Kota Malang, H Moch Anton, mengatakan, terpilihnya Malang sebagai kota branding merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat dan dinas terkait.

“Tentunya kita berbangga karena dari 38 kota dan kabupaten, Kota Malang dipilih sebagai kota branding koperasi dan UMKM di Jawa Timur,” katanya.

Anton menegaskan, selama ini pemerintah terus berkomitmen dalam peningkatan koperasi dan UKM. Hal ini sesuai visi dan misi pemerintah menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan Menteri Koperasi dan UMKM, beliau sangat mengapresiasi perkembangan koperasi dan usaha kecil menengah di Kota Malang,” sahut suami Hj Dewi Farida Suryani itu.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Cegah Ancaman Malware, Bank OCBC NISP Perkuat Sistem Keamanan

Surung Sinamo, Country Director, Palo Alto Networks Indonesia (Kiri) dan Filipus H. Suwarno, technology security and governance division head, Bank OCBC NISP (kanan) (Istimewa)
Surung Sinamo, Country Director, Palo Alto Networks Indonesia (Kiri) dan Filipus H. Suwarno, technology security and governance division head, Bank OCBC NISP (kanan) (Istimewa)

MALANGVOICE – Beberapa waktu lalu, masyarakat terutama nasabah bank dan perusahaan perbankan dikhawatirkan dengan ancaman malware baru. Namun, Bank OCBC NISP, sebagai salah satu bank tertua di Indonesia, tidak tinggal diam dan memperbarui sistem keamananya.

OCBC menggandeng Palo Alto Networks Next- Generation Security Platform dalam memperkokoh sistem keamanan mereka. OCBC pun mampu mencegah munculnya ancaman-ancaman siber karena pengguna mobile bank OCBC kini mencapai 3000 orang.

Terlebih lagi, Bank OCBC NISP kemudian mulai menerapkan kebijakan bring-your-own-device (BYOD). Namun demikian,firewalls dan software antivirus tradisional tidak mampu menandingi gencarnya serangan-serangan persisten maupun zero-day yang berhasil mencium celah-celah keamanan melalui perangkat yang digunakan oleh pengguna perangkat mobile tersebut.

Setelah menggelar Palo Alto Networks Next-Generation Security Platform di lingkungan mereka, kini bank tersebut memiliki bangunan advanced threat prevention yang kokoh, yang mampu menginspeksi setiap trafik sekaligus memblokir serangan-serangan siber secara otomatis.

“Sistem pengamanan baru kami punya standar yang begitu istimewa. Produktitvitas menjadi lebih signifikan,” papar technology security and governance division head, Bank OCBC NISP, Filipis H Suwarno dalam keterangan tertulis yang diterima MVoice.

Salah satu pengamanan itu adalah Threat Intelligence Cloud dan Advanced Endpoint Protection. Platform tersebut mampu menyuguhkan visibilitas dan kendali yang kokoh terhadap aplikasi, pengguna, maupun konten, serta menyematkan proteksi yang tangguh terhadap known cyberthreats maupun unknown cyberthreats.

Selanjurnya, fitur WildFire™ private cloud appliance yang disematkan mampu mendukung pihak bank dalam melakukan analisis terhadap setiap file yang mencurigakan di sebuah lingkungan analisis malware lokal.

Secara keseluruhan, fitur-fitur cerdas dan terotomatisasikan yang disematkan dalam Palo Alto Networks platform mampu memangkas waktu dalam mengelola keamanan jaringan hingga setengahnya, sehingga staf bisa menjadi lebih fokus dalam hal pengembangan dan menghadirkan layanan-layanan digital banking baru bagi nasabah.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Aplikasi Game dan Kuliner Jadi Andalan Industri Kreatif Kota Malang

Pemkot Malang - Bekraf tandatangani momitmen bersama pengembangan ekonomi kreatif. (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Pertumbuhan industri ekonomi kreatif di Kota Malang menunjukkan grafik positif dalam beberapa waktu terakhir ini, ditandai dengan banyaknya startup baru bermunculan. Hal ini menunjukkan komitmen kuat Pemkot Malang untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dari sektor ini.

Melihat tumbuh dan kembangnya industri kreatif tersebut, Pemerintah Kota Malang mengajukan diri untuk dilakukan uji petik terhadap 3 subsektor ekonomi kreatif yang menjadi prioritas kepada Tim Pemeringkatan Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) di bawah naungan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia.

Hasilnya, dua subsektor yakni Game Aplikasi dan Kuliner dijadikan fokus andalan di Kota Malang untuk dikuatkan dalam bentuk komitmen bersama antara Pemkot Malang dan Bekraf. Pemaparan Uji Petik Kota Kreatif dan Penandatangan Berita Acara Komitmen Bersama Antara Pemkot malang dan Bekraf, dilakukan di Ruang Sidang Balai Kota Malang, dan dilakukan langsung oleh Wali Kota Malang, H. Moch Anton dan Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Sungkrawi, pada Selasa (20/6).

Kota Malang sendiri termasuk dari 40 kota/kabupaten yang sudah didatangi oleh Tim PMK3I untuk mendorong ekonomi kreatif. Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Sungkari, mengatakan, dua subsektor andalan Kota Malang ini berdasarkan penilaian tim independen, di samping keterlibatan para ahli dan akademisi.

Dengan begitu, diharapkan Kota Malang menjadi percontohan dan yang terbaik di Indonesia dalam hal mendorong ekonomi kreatif. “Uji petik sudah kami lakukan di berbagai daerah termasuk di Kota Malang, dengan harapan ekonomi kreatif ini mampu menjadi solusi dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Hari Sungkari.

Penandatangan berita acara yang dilakukan pada hari ini, kata Hari, merupakan bentuk komitmen dari Pemkot Malang dan Bekraf untuk fokus mengembangkan dua sektor yang sudah diputuskan dalam uji petik yakni Game Aplikasi dan Kuliner. “Penandatanganan ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah meningkatkan ekonomi kreatif,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, H. Moch Anton, mengatakan, potensi pengembangan ekonomi kreatif di Kota Malang memiliki sendi penopang yang sangat kuat. Selain, potensi sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dari para anak muda kreatif yang tergabung dalam Malang Creative Fusion (MCF), kehadiran 55 perguruan tinggi sebagai sarana pengembangan dari sisi akademis juga sangat mendukung hal itu.

“Waktu awal Pemkot Malang membentuk MCF, kita sudah melihat potensi besar itu, sehingga saat ini bisa ditunjukkan hasil nyata,” kata suami Hj Dewi Farida Suryani itu.

Pertumbuhan ekonomi Kota Malang yang mencapai angka 5,6 persen dengan tingkat inflasi yang cukup rendah yakni 2,6 persen, menunjukkan jika selama ini berbagai sektor termasuk sektor ekonomi kreatif berperan di dalamnnya.

“Kota Malang ini memiliki penduduk yang padat, dan masalah besar dari segi ekonomi adalah inflasi, namun dengan adanya anak muda kreatif ini angka inflasi kita masih lebih rendah dibandingkan Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

Sektor Industri dan Perdagangan Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Kota Malang

Malang City Expo 2017 resmi dibuka. (Bagian Humas Pemkot Malang)
Malang City Expo 2017 resmi dibuka. (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Wali Kota, HM Anton, menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Malang mencapai 5,61 persen. Data ini disampaikan saat pembukaan Malang City Expo 2017, Kamis (27/4), di halaman luar Stadion Gajayana.

Capaian itu, lanjut Anton, berarti di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang berkisar 5,5 persen. Suami Hj Dewi Farida Suryani melihat hal tersebut sebagai raihan positif.

Kondisi ini menunjukkan, Kota Malang mampu memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi pada skala regional jawa timur maupun skala nasional.

“Pertumbuhan ekonomi Kota Malang yang cukup tinggi sebagian besar disumbang sektor industri dan perdagangan,” ujarnya.

Kampung Tematik Buka Peluang Pemasaran Produk UMKM

Malang City Expo 2017 resmi dibuka. (Bagian Humas Pemkot Malang)
Malang City Expo 2017 resmi dibuka. (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Banyaknya kampung tematik di Kota Malang mendapat perhatian Menteri Koperasi dan UKM RI, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Hal ini disampaikan di kawasan luar Stadion Gajayana, Kamis (27/4), saat membuka Malang City Expo 2017.

Pada ajang yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke 103 tahun Kota Malang ini, dia menilai positif terkait keberadaan kampung tematik. Menurutnya, kampung tematik membuka peluang pemasaran produk UMKM.

Puspayoga juga memberikan gambaran, keberadaan koperasi dan UKM juga penting diperhatikan agar terjadi pemerataan kesejahteraan kepada masyarakat. Pembiayaan terhadap koperasi dan UKM, lanjutnya, harus dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Sehingga terjadi pemerataan di seluruh lapisan masyarakat seperti yang telah diharapkan oleh Presiden RI Joko Widodo,” tegasnya lagi.