Peternak Kota Batu Sebut Daging Kelinci Aman Hingga Lebaran

Kandang Kelinci yang ada di Desa Bumiaji, Kota Batu
Kandang Kelinci yang ada di Desa Bumiaji, Kota Batu (Ayun)

MALANGVOICE – Lonjakan permintaan daging kelinci diantisipai peternak di Kota Batu. Beberala ton pun disiapkan oleh peternak untuk memastikan stok aman hingga lebaran.

Seperti keterangan peternak kelinci di Desa Bumiaji, Kota Batu. Salah satunya Mashuri, dia mengaku sudah menyiapkan stok sampai lebaran nanti sekitar 0,5 ton daging kelinci.

“Ya, sebenarnya jumlah segitu masih dirasa kurang, karena permintaan dari tahun ke tahun selalu meningkat,” ujarnya saat ditemui MVoice

“Namun, sejauh ini dipastikan masih aman. Sekarang kami peternak kelinci sedang mempersiapkan untuk hari libur lebaran,” imbuhnya.

Menurutnya permintaan paling banyak ialah di warung-warung Jalur Payung, Kelurahan Songgokerto.

Diketahui dalam sehari saja permintaan bisa mencapai lebih dari 100 kilogram. Tetapi apabila permintaan meningkat tidak ada jalan lagi selain mengambil stok daging dari luar daerah.

“Nah, akhirnya untuk menutupi kekurangan itu ya mengambil dari luar seperti Pasuruan, Mojokerto,” ungkapnya.

Sementara untuk harga, Mashuri mematok harga Rp 80 ribu perkilogram daging kelinci.

Dia juga menyebutkan, sebenarnya kota Batu ini juga ada permintaan daging ke luar Kota. Namun, hal itu tidak bisa dipenuhi.

“Di sini (Kota Batu, red) masih membutuhkan pasokan daging dari luar kota. Makanya saat ini kita tidak mengirim cukup banyak,” tandasnya.(Hmz/Aka)

Kota Malang Alami Deflasi 0,41 Persen, Dampak Corona?

Kepala BPS Kota Malang Sunaryo. (Tangkapan layar YouTube)
Kepala BPS Kota Malang Sunaryo. (Tangkapan layar YouTube)

MALANGVOICE – Kota Malang alami deflasi sebesar 0,41 persen pada Maret 2020 ini. Kuat dugaan akibat faktor pandemi COVID-19 atau Virus Corona.

Hal ini diungkapkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang dalam rilis resminya, Rabu (1/4). Dari 8 daerah di Jawa Timur berstatus IHK (Indeks Harga Konsumen), hanya Kota Malang alami deflasi. Sedangkan daerah alami inflasi tertinggi adalah Jember sebesar 0,34 persen.

“Deflasi ini akibat adanya penurunan harga dua kelompok indeks pengeluaran, yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau. Lalu kelompok transportasi,” kata Kepala BPS Kota Malang Sunaryo.

Ia melanjutkan, komoditas penyumbang deflasi kelompok makanan, minuman dan tembakau, tercatat sebesar – 0,50 persen. Rinciannya, komoditas cabai rawit, daging ayam ras dan cabai merah.

Lalu kelompok tranportasi sebesar – 3,21 persen, yakni komoditas angkutan udara.

“Adanya penurunan harga dua kelompok indeks pengeluaran tersebut bobotnya cukup besar sehingga mempengaruhi deflasi Kota Malang,” jelasnya.

Ia menambahkan, fenomena deflasi ini menjadi catatan baru. Sebab, pada Maret pada dua tahun sebelumnya tidak pernah terjadi.(Der/Aka)

Awal Tahun 2018 Harga Antam Naik Mencapai Rp 665.000

Emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam).
Emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam).

MALANGVOICE – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada tahun ini naik setelah kemarin melemah tipis. Penguatan harga emas Antam ini mengiringi harga emas dunia yang terus bergerak naik.

Harga emas Antam naik ke level Rp 665.000 per gram atau bertambah dari harga sebelumnya di pecahan 100 gram Rp 560.000.

“Kalau masyarakat Malang sendiri biasanya tergantung individunya, ada yang digunakan untuk investasi, ataupun untuk fashion,” ujar Manager Bulan Puranama, Tanto. Saat ditemui di Malang Town Square (Matos).

Sementara, harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp 1.276.000 dengan harga per gram Rp 638.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp 1.863.000 dengan harga per gram Rp 621.000 Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp 2.464.000 dengan harga per gram Rp 616.000. Dan terus meningkat sesuai dengan jumlah per gram nya.

“Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Sebagian masih tersedia,” imbuhnya.

Sementara di dunia, mengutip Reuters, Rabu (3/1), harga emas di pasar spot naik 1 persen ke level US$ 1.315,11 per ounce setelah sebelumnya sempat mencapai US$ 1.315,46 per ounce yang merupakan level tertinggi sejak 20 September 2017.

Harga emas terus meningkat di setiap sesi perdagangan sejak 15 Desember. Untuk harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari berakhir di angka US$ 1.316 per ounce.(Der/Aka)

BI Malang Siapkan Rp 3,9 Triliun di Bulan Ramadan dan Idul Fitri 2018

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kota Malang, Dudi Herawadi.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kota Malang, Dudi Herawadi.

MALANGVOICE – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang siap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai pada Bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2018.

Menurut Kepala Perwakilan BI Kota Malang, Dudi Herawadi, ada peningkatan kebutuhan uang tunai (outflow) tahun ini sebesar 14 persen yakni sebesar Rp 3,9 triliun.

“Kebijakan penambahan libur dan cuti bersama menjadi 12 hari itu juga mempengaruhi peningkatan,” kata Dudi.

Sebelumnya, pada tahun 2017 outflow berada dikisaran Rp 3,5 triliun.

Jumlah ini meningkat dipengaruhi oleh tren pertumbuhan uang kartal dan preferensi perbankan ke pecahan 100 ribuan.

“Kami juga minta perbankan men-swicth (beralih), untuk tidak menyediakan terlalu banyak ATM yang nominal Rp 100 ribu. Tapi saat ini tidak sedikit bank yang membuka ATM pecahan Rp 50 ribu,” tandasnya.

Tak hanya Malang Raya, wilayah yang menjadi tanggung jawab BI Malang adalah Pasuruan dan Probolinggo.(Der/Ak)

Harga Cabai Rawit Turun, Harga Telur dan Bahan Pokok Lainnya Naik

Cabai kering.
Cabai kering.

MALANGVOICE – Jelang bulan Ramadan, harga bahan pokok mengalami pergerakan naik turun. Begitu juga dialami di Pasar Induk Gadang, Kota Malang.

Menurut pantauan MVoice pada pagi tadi, Selasa (10/4), ada beberapa komoditas yang naik, seperti harga cabai merah naik sebesar Rp 47 ribu per kg, padahal dua pekan lalu harga cabai merah masih meduduki harga Rp 40 ribu per kg.

“Kemungkinan juga gagal panen sehingga harga bisa naik,” ujar salah satu pedagang cabai di Pasar Induk Gadang, Sarifah, Selasa (10/4).

Selain itu, harga bawang merah sudah mencapai Rp 30 ribu per kg dari harga sebelumnya dua pekan lalu Rp 17 ribu per kg. Harga tomat mencapai Rp 10 per kg.

“Ya semoga harga bisa stabil lagi, kasihan kan masyarakat kecil seperti kami,” kata salah satu pembeli, Diana.

Di sisi lain harga telur ayam biasa mencapai harga Rp 22 ribu per kg dari harga sebelumnya Rp 19 ribu per kg.

“Kalau tekur bervariasi tergantung dari jenis ayamnya. Kalau naik ya karena jelang Ramadhan kan banyak home industri yang mulai bikin kue lebaran,” tegas salah satu pedagang telur, Uliyati.

Sementara itu, ada bahan pokok lain yang turun sebesar Rp 8 ribu, yakni cabai rawit yang saat ini seharga Rp 32 ribu per kg.(Der/Aka)

Kilang Minyak Tuban Ditarget Beroperasi Tahun 2025

MALANGVOICE – Kilang minyak Pertamina di Tuban, Jawa Timur, ditarget beroperasi pada tahun 2025 mendatang. Kilang minyak “new gras root refinery” itu diprediksi mampu memproduksi sekitar 400 ribu barel tiap hari.

Manager Operation dan CSR Marketing Operation Manager (MOR) V Jatim – Balinus, Rustam Aji, mengatakan, kebutuhan lahan untuk pembangunan kilang tersebut mencapai 800 hektare. Saat ini, tanah yang sudah tersedia dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Perhutani sekitar 400 hektare.

“Sedangkan sisanya nanti pakai lahan masyarakat. Saat ini kita sedang sosialisasi kepada warga terkait dengan pembebasan lahan,” ujar Rustam Aji, pada Senin (15/7).

Dijelaskan, produksi minyak sebesar 400 ribu barel yang diprediksi di Kilang Minyak Tuban itu, jumlahnya lebih besar dari yang ada di Refinering Unit IV Cilacap yang saat ini mampu memproduksi sekitar 350 ribu barel.

“Meski di RU Cilacap nanti akan ditingkatkan kapasitas produksinya, tapi yang jelas, dengan adanya Kilang Minyak Tuban itu akan menambah jumlah produksi secara nasional,” tandasnya.

Saat ini, jumlah produksi dari kilang minyak yang ada di seluruh Indonesia mencapai 1 juta barel tiap hari. Namun, yang menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM), hanya sekitar 700 ribu hingga 800 ribu barel tiap harinya. Sedangkan, kebutuhan BBM masyarakat Indonesia, mencapai 1,5 juta barel perhari.

Kilang minyak di Tuban, diharapkan mampu mengurangi pasokan impor BBM, sehingga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Indonesia serta mendukung program nasional.

Terpisah, Manajer Communication, Relation dan CSR RU Cilacap IV, Laode Syarifudin, menambahkan, Kilang Minyak di Tuban nantinya juga diharapkan mampu menambah daya ekspor avtur dari Indonesia ke negara tetangga.

“Pada Juli bulan ke tiga, kita sudah akan ekspor avtur, dan saat ini sedang masa tender,” kata Laode.

Ekspor avtur, lanjut Laode, tidak akan mengganggu produksi dan stok avtur dalam negeri, dan justru malah akan menambah jumlah produksi makin meningkat.(Hmz/Aka)

Kembangkan UMKM, BRIncubator Diluncurkan di Malang

Produk UMKM binaan BRI. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan program BRIncubator. Program itu dikhusukan untuk mengembangkan UMKM.

BRIncubator merupakan program yang beroientasi pada pemberian akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas UMKM secara digital dak validasi ekspor.

Program inkubasi tersebut fokus pada pelaku UMKM sektor pariwisata, pertanian subsektor kuliner, fashion dan kriya ini bertujuan untuk modernisasi UMKM agar berbasis teknologi dan dapat menciptakan teknopreneur di seluruh pelosok Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah BRI Malang, Eko Wahyudi, mengatakan, BRIncubator ini mendukung program OJK selama Oktober, yaitu Bulan Inklusi Keuangan.

Di Malang, peluncuran program ini merupakan yang kelima dari beberapa kota lain sebelumnya, yakni Solo, Makassar, Bandung, dan Padang.

“Kami ingin fokus pada pemberian ruang dan pendampingan melalui fasilitas yang bisa mendorong kemajuan dan berdampak pada ekonomi lokal dan nasional,” katanya seusai peluncuran BRIncubator, Senin (8/10).

Di batch pertama ini BRIncubator melibatkan 500 UMKM di lima kota tersebut. Program ini tentu akan diperluas sehingga dapat menjangkau kota lain di Indonesia.

Kepala Desk Inkubator Bisnis Mikro dan Ritel Kantor Pusat Bank BRI, Djoko Purwanto bersama Kepala Kantor Wilayah BRI Malang, Eko Wahyudi. (Deny rahmawan)

“Melalui program inkubasi ini, kami mengharapkan kontribusi positif dari seluruh pihak untuk bersinergi memajukan UMKM agar bisa go modern, go digital, go online dan go global,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala Desk Inkubator Bisnis Mikro dan Ritel Kantor Pusat Bank BRI, Djoko Purwanto, menjelaskan, total dana yang dikucurkan untuk UMKM berjumlah 90 persen dari dana kredit sebanyak Rp 40 triliun. Sesuai catatan ada 35.373 anggota UMKM binaan BRI yang terdaftar di RKB.

“Sisanya Rp 490 miliar untuk usaha menengah. Itu bukti kami serius mengembangkan UMKM,” tandas Djoko. (Der/Ulm)

Harga Ayam Turun, Faktor Deflasi Kota Malang

Ilustrasi daging ayam ras
Ilustrasi daging ayam ras

MALANGVOICE – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Kota Malang alami deflasi, pada April 2020. Ini akibat penurunan harga daging ayam ras sebesar 11,90 persen.

Kepala BPS Kota Malang Sunaryo mengatakan, penurunan harga daging ayam ras sebesar tersebut, memberi andil 14 persen terhadap deflasi Kota Malang yang tercatat sebesar 0,12 persen.

“Yang menentukan deflasi dan memberikan kontribusi terbesar adalah penurunan harga daging ayam ras. Sudah turun dua bulan berturut-turut,” kata Sunaryo.

Sunaryo menambahkan, selain penurunan harga daging ayam ras tersebut, deflasi Kota Malang juga didorong adanya penurunan harga pada tiket angkutan udara sebesa 10,44 persen, dan memberikan andil sebesar 0,13 persen terhadap deflasi.

Ia melanjutkan, komoditas lain mengalami deflasi adalah harga cabai merah turun sebesar 43,63 persen dengan andil terhadap deflasi sebesar 0,05 persen, penurunan harga telur ayam ras sebesar 6,42 persen dengan andil 0,04 persen, dan bawang putih turun 10,41 persen dengan andil 0,03 persen.

“Selain itu juga ada penurunan tarif kendaraan online roda empat, dan roda dua, masing-masing sebesar 5,77 persen dan 1,22 persen,” sambung dia.

Meski beberapa komoditas mengalami penurunan atau deflasi, beberapa komoditas lain juga tercatat ada kenaikan. Terjadi pada komoditas emas perhiasan sebesar 4,80 persen dengan andil 0,04 persen.

Kemudian, harga gula pasir naik 12,83 persen, bawang merah 19,86 persen, telepon seluler 2,67 persen, dan upah asisten rumah tangga naik sebesar 0,51 persen pada April 2020.

Sunaryo menambahkan, akibat pandemi COVID-19, juga mempengaruhi sisi permintaan konsumsi masyarakat.

“Akibat COVID-19 ini, dari sisi permintaan juga ada pengurangan. Jadi bukan hanya karena penyediaan dan permintaan saja,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara tahun kalender, inflasi Kota Malang tercatat sebesar 0,17 persen, dan secara Years on Years (YoY) tercatat 0,83 persen. Catatan tersebut tersebut merupakan yang terendah sejak 2010.

“Pada sisi lain, inflasi YoY Kota Malang pada 2020 ini merupakan YoY terendah dalam satu dekade terakhir, dari 2010 hingga 2020,” tutupnya.(Der/Aka)

Festival Pesona Lokal Malang Hadirkan Berbagai Ragam Budaya

Sutiaji saat menghadiri Festival Pesona Lokal Malang. (istimewa)

MALANGVOICE – Sebanyak 5 ribu peserta ikut menyukseskan Festival Pesona Lokal Malang, Minggu (14/10). Festival yang menghadirkan ragam budaya dan kearifan lokal ini dipusatkan di Rampal.

Malang menjadi kota ke-lima setelah sukses diadakan di Bandung, Solo, Bali dan Makassar. Rencananya juga akan digelar di kota besar lain seperti Medan, Pontianak, Palembang dan Jakarta.

Swandajani Gunadi selaku Chief of Marketing and Digital Business Officer Adira Finance, mengatakan, festival ini diadakan dengan berbagai kegiatan antara lain parade karnaval budaya, lomba mural, lomba kreasi masakan daerah, bazaar UMKM dan pasar rakyat.

“Festival ini bertujuan untuk mempromosikan potensi budaya, pariwisata dan kearifan lokal suatu daerah. Sekaligus dalam rangka hut Adira finance,” katanya.

Acara Festival Pesona Lokal Pesona Lokal Malang dimulai dengan parade karnaval budaya yang diikuti lebih dari 2500 peserta dengan menampilkan baju adat dan musik tradisional hingga seni pertunjukkan khas budaya Jawa Timur. Karnaval budaya ini melewati rute karnaval dengan panjang kurang lebih 2,2 km.

Selain Karnaval Budaya, lomba mural serta lomba kreasi masakan khas daerah. Ada juga lomba UMKM yang dipilih tiga terbaik untuk mendapatkan hadiah berupa uang tunai.

Festival itu pun didukung kehadiran Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, serta Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji untuk menyapa dan memberikan sambutan kepada seluruh peserta dan pengunjung yang hadir.

“Saya pesan Disbudpar agar semua budaya dipatenkan. Kami sudah inventarisasi budaya Malangan agar tidak diambil orang. Mudah-mudahan budaya Indonesia tidak dicontek negara lain,” harap Sutiaji. (Der/Ulm)

Berikan Program Sosial, BI Hadirkan BI Corner di Beberapa Lembaga

peresmian BI Corner di FEB UB. (Lisdya)

MALANGVOICE – Sebagai tugas Bank Indonesia (BI) guna memberikan program sosial, salah satunya dengan meresmikan BI Corner di Perpusda maupun lembaga pendidikan.

“BI Corner ini sangat tepat terutama kami soroti untuk jadi pusat ilmu perbankan. Dan tujuannya adalah untuk mengenalkan bank sentral kepada masyarakat, karena masyarakat masih sering menanyakan tugas Bank Indonesia itu apa,” ujar Direktur Gubernur BI, Sugeng saat meresmikan BI Corner di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB), Senin (14/1).

Salah satunya, BI Corner dipasang di FEB UB dengan slogan ‘Indonesia Cerdas’, dan diisi buku-buku literatur bertema moneter, finansial, perbankan, enterpreuneur dan kisah inspiratif. Kemudian juga terdapat fasilitas tambahan seperti komputer dan televisi edukasi.

BI Corner adalah sebagai bentuk kepedulian Bank Indonesia terhadap dunia pendidikan dan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait ekonomi dan peranan BI. Melalui BI Corner diharapkan akan meningkatkan budaya baca dan menulis khususnya di kalangan generasi muda.

“Dengan mendekatkan BI Corner ini kami harapkan pemahaman masyarakat tentang Bank Sentral semakin baik. Sesuai target, BI akan membuat seribu unit BI Corner di seluruh wilayah Indonesia hingga 2020 mendatang,” lanjutnya.

Hingga saat ini BI telah memiliki 10 BI Corner yang tersebar di Jawa Timur. Lima di antaranya berasal dari Malang yakni di Politeknik Negeri Malang (Polinema), SMA 1 Lawang, FEB UB, Universitas Islam Malang (Unisma) serta Universitas Islam Negeri (UIN) Malang.

Sementara itu, wakil rektor bidang kemahasiswaan UB, Arief Prajidno mengapresiasi serta berpesan kepada mahasiswa agar dapat memanfaatkan dengan baik fasilitas yang telah di sediakan oleh BI.

“Sehingga kami bisa tahu perkembangan tentang perbankan, dan anak-anak juga bisa mengupgrade perkembangan tersebut hingga ke tingkat nasional atau bahkan mungkin internasional,” tambahnya. (Der/Ulm)