Puti Soekarno Yakin Ekonomi Kreatif Berkembang Baik di Jatim

Puti dan Krisdayanti usai mengisi acara Cooking Competion yang telah diselenggarakan oleh Makobu. (Lisdya Shelly/MVoice).
Puti dan Krisdayanti usai mengisi acara Cooking Competion yang telah diselenggarakan oleh Makobu. (Lisdya Shelly/MVoice).

MALANGVOICE – Bakal calon wakil Gubernur Jatim, Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri, mengaku pertumbuhan ekonomi kreatif di Jatim bisa berkembang lebih baik.

Puti sapaan akrabnya, menyatakan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6 persen ini dinilai mempunyai potensi yang cukup besar untuk membangun Jawa Timur.

“Kalau ekraf banyak ya contohnya,” ujar Puti saat usai menghadiri acara yang diselenggarakan Krisdayanti di toko Makobu Cake, Sabtu (10/2).

Selain itu, komunitas ekraf yang ada di Kota Malang, menurut Puti harus didukung penuh pemerintah provinsi yang bekerja sama dengan pemerintah kota.

“Kami harus melihat mana yang tumbuh dan mana yang tidak, kemudian masuk dalam intervensi, baik tadi bagaimana memberikan permodalan dan membantu pemasaran dan packaging,” imbuhnya.

Dengan melihat ekraf seperti oleh-oleh yang didirikan sahabatnya, yakni Krisdayanti, Puti semakin yakin bahwa perkembangan ekonomi di Jatim bisa berkembang pesat.

“Saya datang kesini bukan kampanye lo ya, cuma ingin mencicipi kue nya Yanti (Krisdayanti). Ya saya sama memang Yanti mendukung satu sama lain,” pungkasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Berikut Jadwal Penukaran Uang dari Bank Indonesia

Dudi Herawadi. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang mempersiapkan uang kartal sebesar Rp 3,9 Triliun rupiah pada bulan Ramadan dan Idul Fitri 2018.

Nantinya, menurut Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Dudi Herawadi, penukaran uang dilaksanakan di kantor jaringan perbankan yang terletak di 74 kantor bank umum dan 50 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di wilayah Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo.

Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Dudi Herawadi. (Mvoice)
Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Dudi Herawadi. (Mvoice)

“Kegiatan penukaran uang baik melalui kantor bank yang sudah bekerja sama dengan BI maupun melalui kegiatan kas keliling. Semua akan dilayani 14 kendaraan sejak 28 Mei hingga 8 Juni 2018 dan dilaksanakan sesuai dengan jam oprasional bank jika itu perbankan,” tegas Dudi.

Sedangkan untuk penukaran uang melalui kas keliling di Kota Malang, akan dipusatkan di lapangan parkir Stadion Gajayana (Mall Olympic Garden) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Dudi mengimbau masyarakat agar menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi baik yang dilakukan oleh BI, perbankan maupun pihak lain yang ditunjuk untuk menghindari risiko uang palsu dan kemungkinan selisih.

“Masyarakat harus cermat dan teliti terhadap ciri keaslian uang rupiah,” pungkasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

BI Malang Siapkan Rp 3,9 Triliun di Bulan Ramadan dan Idul Fitri 2018

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kota Malang, Dudi Herawadi.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kota Malang, Dudi Herawadi.

MALANGVOICE – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang siap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai pada Bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2018.

Menurut Kepala Perwakilan BI Kota Malang, Dudi Herawadi, ada peningkatan kebutuhan uang tunai (outflow) tahun ini sebesar 14 persen yakni sebesar Rp 3,9 triliun.

“Kebijakan penambahan libur dan cuti bersama menjadi 12 hari itu juga mempengaruhi peningkatan,” kata Dudi.

Sebelumnya, pada tahun 2017 outflow berada dikisaran Rp 3,5 triliun.

Jumlah ini meningkat dipengaruhi oleh tren pertumbuhan uang kartal dan preferensi perbankan ke pecahan 100 ribuan.

“Kami juga minta perbankan men-swicth (beralih), untuk tidak menyediakan terlalu banyak ATM yang nominal Rp 100 ribu. Tapi saat ini tidak sedikit bank yang membuka ATM pecahan Rp 50 ribu,” tandasnya.

Tak hanya Malang Raya, wilayah yang menjadi tanggung jawab BI Malang adalah Pasuruan dan Probolinggo.(Der/Ak)

BNN Kota Malang

PT Madusari Murni Indah Resmi Tercatat di BEI

Saham PT Madusari Murni Indah tayang di layar perdagangan bursa saham. (istimewa)

MALANGVOICE – PT Madusari Murni Indah Tbk secara resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/8). Tampil perdana di layar perdagangan bursa dengan harga saham Rp 580 per lembar.

PT Madusari Murni Indah Tbk tercatat sebagai emiten ke-34 di Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2018 dan merupakan emiten dari sektor industri dasar dan kimia yang pertama di tahun 2018 yang melantai di bursa dengan kode emiten MOLI.

Direktur Utama PT Madusari Murni Indah Tbk, Arief Goenadibrata, mengungkapkan PT Madusari Murni Indah Tbk melepas sebanyak 351 juta saham atau 15,03 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Pada masa penawaran umum yang berlangsung tanggal 27 Agustus 2018, terjadi oversubscribe sebanyak 221,53 kali dari porsi penjatahan terpusat (pooling) saham yang ditawarkan kepada masyarakat.

“Dana yang diperoleh dari penawaran umum perdana saham ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan disalurkan perseroan untuk 94,45 persen kepada entitas anak untuk meningkatkan kapasitas produksi dengan membangun pabrik serta membeli beberapa mesin baru. Sedangkan sisanya akan disalurkan “perseroan” kepada entitas anak untuk pembangunan fasilitas distribusi berupa gudang di daerah Jawa Timur,” ungkapnya.

Ia berharap momentum IPO akan menjadi langkah awal bagi Perseroan dalam meningkatkan kinerja yang lebih baik, serta dengan dicatatkannya saham PT Madusari Murni Indah di BEI.

“Manajemen perseroan akan terus berupaya meningkatkan Tata Kelola Perusahaan (GCG) dengan baik,” tutup Arief Goenadibrata. (Der/Ulm)

BNN Kota Malang

Berkah Ramadan, Pot Berbahan Limbah Kayu Laris untuk Souvenir Lebaran

Produk pot berbahan limbah kayu karya Gunawan Wibisono. (Aziz Ramadani / MVoice).
Produk pot berbahan limbah kayu karya Gunawan Wibisono. (Aziz Ramadani / MVoice).

MALANGVOICE – Produsen pot berbahan limbah kayu di Kota Batu tuai untung. Ramadan ini, permintaan naik drastis.

Jika rata-rata order 200-500 perbulan. Ramadan ini mencapai 1.000 orderan. Peminatnya tidak hanya dari Kota Batu dan Malang Raya. Tercatat ada Jakarta, Surabaya hingga Kalimantan

“Paling banyak pesanan memang pot sampai kewalahan memenuhi produksi. Paling diminati pot berbentuk sumur,” kata Gunawan Wibisono pengrajin pot kayu ditemui di rumah produksinya di Jalan Wukir Kelurahan Temas, Kamis (24/5).

Gunawan melanjutkan, usaha yang dirintis September 2017 silam diakuinya cukup mendapatkan respon baik konsumen. Sebab pot berbahan kayu masih jarang. Bentuk dan konsepnya pun unik. Harga yang dibanderol pun terbilang ramah di kantong. Yakni mulai Rp 15 ribu hingga Rp 50 ribu.

“Harga tergantung bahan dan konsep. Paling mahal itu yang konsepnya gelas karena harus melalui beberapa proses yang tidak mudah. Sehari hanya bisa buat tiga sampai empat pot,” sambung pria juga staf TRC BPBD Kota Batu ini.

Dipilih kayu tak terpakai atau limbah, menurutnya, memberi keuntungan yang lumayan. Sebab bahan kayu mudah didapat dan terjangkau.

“Biasanya ambil borongan di pabrik yang sudah tidak terpakai kayunya,” tutup alumnus SMK 1 Batu ini.

Salah satu pemesan pot kayu asal Mojokerto, Juni Kuswanto mengatakan, pihaknya memesan sekitar 500 pot untuk dijadikan souvenir lebaran. Dipilih pot karya Gunawan ini menurutnya sangat menarik.

“Menariknya pasar jarang mengolah limbah kayu. Saya juga berbisnis brandingnya pengolahan sampah
makanya saya langsung tertarik untuk kemudian ajak kerjasama ,” jelasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Sediakan Kebutuhan Komunikasi Selama Ramadan dan Idulfitri, IM3 Luncurkan Paket New Freedom

Wulang Prabowo Edhi - Head of Sales East Java Indosat Ooredoo. (Istimewa)

MALANGVOICE – Menyediakan kebutuhan komunikasi selama Ramadan dan Idulfitri, IM3 Ooredoo meluncurkan produk terbaru. Produk itu diberi nama paket New Freedom.

Paket New Freedom hadir dengan total kuota internet besar hingga 50GB dan semakin lengkap dengan gratis telepon ke semua operator. Paket itu memungkinkan pelanggan tetap terhubung dengan teman maupun keluarga, dari sahur sampai waktu buka puasa tanpa perlu khawatir

Wulang Prabowo Edhi, Head of Sales East Java Indosat Ooredoo, mengatakan, selain fokus menyediakan paket Internet, IM3 Ooredoo juga menyadari bahwa komunikasi melalui panggilan suara masih penting dalam silaturahmi. Untuk itu paket New Freedom kini hadir lebih lengkap dalam berbagai pilihan sesuai kebutuhan pelanggan.

Harga paket mulai dari yang termurah Rp25.000 untuk total kuota 4GB; Rp70.000 untuk total kuota 20GB, dan paket New Freedom 50GB dengan harga Rp150.000, semua paket tersebut sudah termasuk Gratis Nelpon ke semua operator.

“Dengan paket New Freedom dari IM3 Ooredoo, kami berharap pelanggan dapat memperkuat tali persaudaraan, menikmati momen kebersamaan Ramadan yang menyenangkan tanpa rasa khawatir akan kehabisan kuota atau pulsa telpon. Paket New Freedom adalah paket terlengkap dan terbaik yang menggabungkan dua keuntungan, kuota internet besar dan gratis nelpon ke semua operator,” ujarnya.

Dilaunchingnya paket New Freedom di Malang ini juga merupakan satu strategi dan menjawab kebutuhan pelanggan setia IM3 Ooredoo.

“Pelanggan juga akan tetap nyaman dalam menikmati semua layanan IM3 Ooredoo selama Ramadan, Lebaran, hingga perjalanan Mudik dengan 4G Plus yang tersedia di seluruh jaringan Indosat Ooredoo,” jelasnya. (Der/Ulm)

BNN Kota Malang

Kurangi Rasio Gini Kota Malang, Ini Saran Anggota DPR RI

Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo. (Lisdya)

MALANGVOICE – Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo mengatakan di tahun 2018, rasio gini di Kota Malang meningkat hingga 0,42 persen. Maka, untuk mengurangi angka rasio gini tersebut perlu adanya peningkatan UMKM naik kelas.

Dikatakannya, rasio gini yang melebar di Kota Malang ditunjang oleh sektor jasa meliputi pendidikan, usaha rumah kos, dan warung makan yang cepat berkembang sehingga menyalip sektor UMKM.

“Untuk itu kita harus benar-benar mengedepankan agar UMKM ini naik kelas,” katanya.

Dia mengatakan untuk mengakhiri permasalahan ini yakni dengan menjadikan inklusivitas sebagai kunci untuk mengembangkan UMKM, hanya saja untuk mencapai itu datanya harus benar.

“Data UMKM yang benar harus betul-betul menjadi perhatian. Dengan data yang benar, maka UMKM akan naik kelas, dari mikro menjadi kecil, kecil menjadi menengah, dan menengah menjadi besar,” tegasnya.

Andreas menambahkan, agar UMKM naik kelas perlu adanya lembaga jasa keuangan yang menopang, seperti jaminan kredit UMKM dari pemerintah daerah untuk disalurkan berupa pinjaman modal ke UMKM lewat bank dengan skema channeling.

“Harus ada pendanaan seperti itu, dana yang dipinjam juga harus benar-benar dimanfaatkan. Jangan sampai keuntungannya dihabiskan untuk membayar cicilan,” pungkasnya. (Hmz/Ulm)

BNN Kota Malang

Pekan Ini Harga Emas Antam Melemah

Emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam). (Lisdya Shelly)
Emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam). (Lisdya Shelly)

MALANGVOICE – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dalam dua pekan ini melemah dari harga sebelumnya yang kian melonjak di awal tahun 2018.

Sampai hari ini, menurut data yang diambil dari Toko Emas Bulan Purnama, Senin (19/3) harga emas Antam turun ke level Rp 608.000 per gram dengan total pembelian 100 gram yang sebelumnya berada di angka Rp 665.000 pada awal 2018. Pemicu utama ialah dolar Amerika Serikat (AS) menguat.

“Ya, karena dolar pengaruhi harga emas. Kalau masyarakat Malang untuk harga yang melemah saat ini biasanya digunakan untuk investasi, ataupun untuk fashion,” ujar Staff Manager Bulan Purnama Malang, Yasin Achmad.

Sementara, harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp 1.290.000 dengan harga per gram Rp 645.000 Harga emas 3 gram dipatok Rp 1.899.000 dengan harga per gram Rp 633.000. Dan terus meningkat sesuai dengan jumlah per gram nya.

Sedangkan untuk harga buyback berkisar di harga Rp 581.000 per gram.

“Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Sebagian masih tersedia,” imbuhnya.

Melansir laman Reuters, harga emas di pasar spot turun 0,5 persen ke posisi USD 1.317,52 per ounce. Sementara emas berjangka AS untuk pengiriman April turun USD 7,80, atau 0,6 persen menjadi USD 1.317,80 per ounce.

“Emas kali ini antara lain dipengaruhi mereka yang mulai membicarakannya tentang kenaikan suku bunga di mana kenaikan kemungkinan berlangsung sebanyak 4 kali,” kata Chris Gaffney, Presiden Pasar Dunia Ever Bank.(Der/Ak)

BNN Kota Malang

Cabai Masih jadi Komoditas Utama Penyumbang Inflasi Kota Malang

BPS Kota Malang menggelar konferensi pers tentang inflasi Agustus 2019, Senin (2/9). (Humas Pemkot Malang)
BPS Kota Malang menggelar konferensi pers tentang inflasi Agustus 2019, Senin (2/9). (Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Cabai masih jadi primadona komoditas utama penyebab inflasi, Agustus 2019. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat inflasi sebesar 0,19 persen.

Angka ini lebih tinggi dari Inflasi Provinsi Jawa Timur dan nasional yang angkanya berkisar 0,12 persen. Alhasil inflasi Kota Malang tertinggi ketiga se-Jawa Timur setelah Jember 0,33 persen dan Probolinggo 0,27 persen.

Inflasi dipicu naiknya harga beberapa komoditi antaralain, cabai tawit, tarif sekolah dasar, upah tukang, tarif sekolah menengah pertama, emas perhiasan, daging ayam ras, semen, cabai merah, kacang panjang dan buah apel. Khusus komoditas cabai rawit ini sudah dua bulan berturut—turut menjadi penyumbang inflasi.

Kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan inflasi Agustus 2019, yaitu kelompok sandang 1,30 %, perumahan, air, listrik gas dan bahan bakar 0,36 %, pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,36% serta bahan makanan sebesar 0.26%.

Kepala BPS Kota Malang Sunaryo menjelaskan, bahwa tarif sekolah untuk SMA tidak mengalami inflasi.

“Justru deflasi dan ini yang memberikan sumbangan besar terhadap inflasi di bulan Agustus ini,” ujarnya, Senin (2/9).

Terlepas dari itu, lanjut dia, menyambut sensus penduduk tahun 2020 bakal menggunakan metode digital. Merespon itu, pihaknya berharap partisipasi seluruh masyarakat Kota Malang.

“Nanti sensus 2020 untuk Kota Malang akan online, karena di sini daerah tujuan pendidikan sehingga harapannya partisipasi sensus penduduk online ini lebih tinggi dari daerah lain,” pungkasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Bawang Putih dan Cabe Rawit Jadi Penyumbang Terbesar Inflansi

Cabe rawit dan bawang penyumbang kenaikan inflansi Maret. (malangvoice)
Cabe rawit dan bawang penyumbang kenaikan inflansi Maret. (malangvoice)

MALANGVOICE – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat, inflasi Kota Malang pada Maret 2018 sebesar 0,06 persen. Akumulasi dari tingkat inflansi dari bulan Januari hingga Maret 2018 sebesar 0,82 persen. Dibandingkan tingkat inflansi bulan Maret 2017, inflansi ini naik 3,16 persen.

Kepala Seksi Statistik Distribusi BPS Kota Malang, Dwi Handayani Prasetyawati mengatakan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Maret 2018 adalah makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,07 persen), perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (0,14 persen), sandang (0,36 persen) dan transportasi, komunikasi, jasa keuangan (0, 53 persen)

“Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga adalah bahan makanan (0,23 persen), pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,23 persen), dan kesehatan (0,05 persen),” katanya saat rilis inflansi Maret, Senin (2/4)

Selain itu, Dwi Handayani menambahkan, komoditas penyumbang inflansi adalah bawang putih, cabe rawit, angkutan udara, bensin, cabai merah, bawang merah, daging ayam ras, mujair, rokok kretek filter, cat kayu/besi.

Inflasi bulan Maret tidak melonjak karena ditahan sejumlah komoditas. 10 komoditas utama penghambat inflasi bulan Maret adalah beras, telur ayam reas, kelapa, gula pasir, tarip kereta api, kentang, semangka, tahu mentah, wortel dan udang basah.(Der/Aka)

BNN Kota Malang