Arema FC Diam-Diam Rekrut Satu Pemain Lokal

MALANGVOICE – Arema FC sudah dipastikan tanpa pemain asing asal Asia dalam lanjutan putaran kedua Liga 1 setelah gagal mendaratkan Jaycee John. Namun, diam-diam Singo Edan ini sudah meresmikan satu pemain lokal baru.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, membenarkan hal tersebut. Sang pemain anyar itu bahkan sudah didaftarkan dan siap bermain berkostum Arema.

“Sang pemain sudah didaftarkan sebelum penutupan. Tapi kami belum bisa mengenalkan pemain tersebut,” ucap Sudarmaji.

Bocoran nama pemain itu kuat disinyalir adalah Zulham Zamrun yang sebelumnya membela PSM Makassar. Entah apa alasan merekrut sang pemain meski saat ini yang dibutuhkan Arema adalah sosok striker, Sudarmaji juga enggan menjawab.

Terpisah, CEO Arema FC, Iwan Budianto juga masih menutup rapat informasi tersebut sampai ada rilis resmi dari manajemen.

“Saya tidak tahu itu, mungkin Pak Ruddy bisa menjawab,” singkatnya.(Der/Aka)

Atlet ISSI Kota Malang Selamatkan Diri ke Hutan saat Gempa di Palu

Kondisi atlet ISSI Kota Malang. (deny rahmawan)
Kondisi atlet ISSI Kota Malang. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Sebanyak tiga atlet ISSI Kota Malang dilaporkan selamat dari gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Mereka ditemukan lari ke hutan saat gempa terjadi pada Jumat (28/9).

Binpres ISSI Kota Malang, Sugeng Prihartono, mengatakan sempat lost contact dengan tiga atlet dan ofisial yang berangkat ke Palu.

Ia mengetahui ada sekitar tujuh orang berangkat ke Palu untuk mengikuti Down Hill Palu Nomoni Selena Down Hill 2018 pada 29-30 September.

“HP gak ada yang bisa dihubungi semua, tapi ada postingan dari Facebook Ismail semalam kalau mereka lari ke hutan. Jadi gak ada masalah,” kata Tono, sapaan akrabnya saat dihubungi MVoice, Minggu (30/9).

Ismail merupakan salah satu atlet yang ikut ke Palu bersama dua atlet lain, Arinda Novianti, dan Nanda Bagus Efendi. Tono menambahkan, saat ini seluruh atlet dan ofisial berada di Makassar menunggu untuk dipulangkan.

“Sekarang saya masih berusaha menghubungi pihak di sana. Kalau cepat semoga besok sudah di Malang,” harapnya.(Der/Aka)

Bubar Pertandingan, Suporter Arema FC Masuk ke Lapangan

Suporter meluber ke lapangan di Stadion Kanjuruhan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC memenangi duel big match melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (6/10) di Stadion Kanjuruhan dengan skor 1-0.

Gol Ahmad Nur Hardianto di menit 70 tak mampu dibalas tim tamu. Skor tersebut berakhir hingga babak kedua selesai.

Setelah wasit Dodi Setia Purnama meniup peluit tanda bubaran pertandingan, suporter Arema yang dikenal dengan sebutan Aremania perlahan masuk ke dalam lapangan.

Kondisi sempat ricuh karena mereka tak hanya menghampiri para pemain Arema FC, namun juga ke pemain Persebaya dan official. Beruntung anggota polisi dan TNI maupun match steward mampu menghalau massa dan mengamankan para pemain hingga masuk ke dalam ruang ganti.

Aksi itu ternyata mendapat perhatian dari kapten Arema FC, Hamka Hamzah. Menurut pemain asal Makassar itu, dengan melubernya penonton ke lapangan membuat pemain tak bisa merayakan kemenangan.

“Kami semua ingin merayakan euforia tapi ada beberapa yang masuk ke lapangan jadi euforia tak bisa dirasakan bersama,” kata Hamka.

Hamka sangat menyayangkan masih adanya suporter yang turun ke lapangan. Ia berharap di pertandingan kandang selanjutnya tidak terjadi hal serupa karena tidak menutup kemungkinan ada sanksi akibat tindakan itu.

“Arema belun aman keluar dari zona degradasi. Kalau kena sanksi tanpa penonton kasian, siapa yang kasih dukungan. Tolong ditahan bersama, kami di lapangan, kalian di tribun sama-sama merayakan kemenangan,” harapnya. (Der/Ulm)

AREMA BERDUKA, AK BERPULANG!

Postingan Instagram Hamka23Hamzah.
Postingan Instagram Hamka23Hamzah.

MALANGVOICE – Kabar duka kembali menyelimuti Arema FC. Kiper andalan, Achmad Kurniawan, dikabarkan meninggal dunia, Selasa (10/1) hari ini.

Kabar meninggalnya kiper senior yang sempat menjalani perawatan sejak akhir Desember lalu di RS Saiful Anwar itu mencuat ke publik dari postingan kapten Arema, Hamka Hamzah, di akun Instagramnya.

Hamka menulis rasa duka dan doa agar AK, sapaan akrabnya, mendapat tempat di sisi Allah.

“Inalillahi wainnailaihi rojiun, selamat jalan Kung, ternyata Allah lebih sayang ama lu Kung. Insyaallah diterima di sisi Allah,” tulisnya dalam akun Hamka23Hamzah.

Sontak, postingan Hamka itu menarik perhatian publik terutama Aremania.

Sementara itu, manajemen Singo Edan belum bisa didapatkan keterangan meninggalnya kakak dari Kurnia Meiga Hermansyah itu.

Gantikan Jokowi, Puan Maharani Serahkan Trofi Piala Presiden ke Arema FC

Penyerahan trofi Piala Presiden 2019. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC keluar sebagai juara Piala Presiden 2019. Keberhasilan itu berkat keunggulan agregat di partai final melawan Persebaya Surabaya dengan skor 4-2.

Di leg pertama, kedua tim bermain imbang 2-2, Selasa (9/4) di Gelora Bung Tomo, Surabaya. Kemudian di leg kedua, Arema FC menang 2-0 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (12/4).

Trofi Piala Presiden 2019 diberikan langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, yang menggantikan Presiden RI Joko Widodo karena batal hadir. Ia didampingi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jatim Brigjen Pol Luki Hermawan serta pengurus PSSI.

“Selamat kepada Arema FC sebagai pemenang Piala Presiden. Semoga sepak bola Indonesia semakin berkembang,” katanya.

Perayaan juara ini terasa spesial karena berada di kandang Arema FC sendiri. Otomatis kemenangan itu juga dirayakan puluhan ribu suporter yang hadir dalam pertandingan itu.

Selain pemberian trofi kepada juara pertama dan runner up, ajang pramusim ini juga memberkkan beberapa gelar. Berikut deretan gelar dalam Piala Presiden 2019:

Suporter terbaik – The Jakmania
Pemain muda terbaik – Irfan Jaya (Persebaya)
Best Player – Hamka Hamzah
Top Skor – Bruno Matos (Persija) dan Manu Jalilov (Persebaya) dengan 5 gol
Tim Fair Play – Persija Jakarta
Wasit Terbaik – Nuzul Fadilah
Semi-finalis – Kalteng Putra dan Madura United. (Der/Aka)

Gonzales menggila, Arema Menang!

Pahlawan Arema FC, Cristian Gonzales. (deny)
Pahlawan Arema FC, Cristian Gonzales. (deny)

MALANGVOICE – Secara dramatis Arema FC akhirnya bisa lolos ke babak final Piala Presiden 2017 usai mengandaskan Semen Padang FC. Skuat Singo Edan menang telak 5-2.

Cristian Gonzales menjadi bintang dalam laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Pemain asal Uruguay itu melesakkan lima gol langsung ke gawang M Ridwan.

Sebenarnya Arema lebih dulu kecolongan dua gol di babak pertama oleh gol Marcel Sacramento di menit 23 dan Vendry Mofu di menit 26. Namun skuat Singo Edan tak patah arang meski tertinggal aggregate 0-3.

Arema baru bisa membalas di menit 29 dan 31, Gonzales membuat Aremania bergumuruh.

Di babak ke dua, Aji Santoso menerapkan strategi menyerang. Ia memasukkan Dendi Santoso dan Ferry Aman Saragih. Hasilnya, menit 64 lagi El Loco melesakkan gol lewat tandukan kepala.

Menit 88, Gonzales menujukkan bahwa ia belum habis, meski di umur 40. Ia membuat pemain Semen Padang FC terdiam gol keempatnya yang sekaligus mengubah aggregate gol menjadi 4-3.

Tak hanya itu, pesta gol Singo Edan diakhiri dengan gol El Loco pada menit 90+6 yang sekaligus membawa Arema menang 5-2.

Dengan hasil ini, Arema berhasil melaju ke babak final dan bertemu Pusamania Borneo FC yang berhasil juga mengalahkan Persib Bandung dalam adu penalti.

Laga final itu akan digelar 12 Maret mendatang.

AK Berpulang, Bonek Ucapkan Bela Sungkawa

Ribuan Bonek saat memperjuangkan nasib Persebaya beberapa waktu lalu. (Ist)
Ribuan Bonek saat memperjuangkan nasib Persebaya beberapa waktu lalu. (Ist)

MALANGVOICE – Berpulangnya kiper Arema, Achmad Kurniawan (AK), juga membuat pendukung Persebaya, Bonek, menyampaikan ucapan turut berduka. Hal itu diungkapkan Presidium Arek Bonek 1927, Andie Peci, Selasa (10/1).

“Istirahatlah dalam damai Achmad Kurniawan, kiper terbaik yang pernah dimiliki Arema,” kata arek Tengger, Surabaya Barat itu.

Baginya, rivalitas dengan Aremania bukan berarti menghilangkan rasa kemanusiaan. Andie menegaskan, rivalitas tidak semestinya mengorbankan sebuah nyawa seperti yang beberapa kali terjadi dalam pesepakbolaan nasional.

“Yang mencintai sepakbola Indonesia terkadang lupa, sepakbola tidak hanya tentang rivalitas, tapi juga tentang kemanusiaan. Kemanusiaan itu lebih tinggi ketimbang sepakbola,” tegasnya.

AK sendiri, semasa hidupnya dikenal sebagai kiper enerjik. Selain itu, dia lihai memainkan tempo pertandingan. Kiper kawakan itu bahkan sempat disebut-sebut mengulur-ulur waktu, saat Arema bertandang menghadapi Persebaya pada 4 September 2006 silam, pada leg kedua 8 besar Copa Indonesia di Stadion Gelora 10 November, Surabaya.

Saat itu, pertandingan berakhir dengan kerusuhan. Beberapa unit mobil milik polisi dan stasiun televisi swasta terbakar. Hasil akhir laga ini imbang 0-0. Arema sendiri dinyatakan lolos ke semifinal, karena di leg pertama unggul 1-0.

Dua Pemain Anyar Siap Gabung Arema FC

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. (deny)
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. (deny)

MALANGVOICE – Tim Arema FC terus melakukan persiapan jelang Liga 1. Selain mengikuti Piala Presiden, Singo Edan serius mendatangkan pemain baru.

Dijelaskan General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pihaknya segera mengontrak dua pemain yang berposisi sebagai stopper dan striker. Satu diantaranya pemain asing.

“Salah satunya pemain asal Amerika latin,” jelasnya.

Dengan begitu Arema akan memiliki empat legiun asing dan semuanya berasal dari Amerika latin, seperti Arthur Cunha dan Fellipe Bertoldo yang berasal dari Brasil serta satu lagi adalah Esteban Vizcarra dari Argentina.

Ruddy beralasan, pemilihan dari tempat yang sama bisa cepat membuat para pemain kompak. “Satu kawasan lebih bagus,” lanjutnya.

Rencananya para pemain itu akan tiba dan bergabung bersama tim paling lambat pada akhir Februari. Hal itu diamini Pelatih Arema FC, Aji Santoso.

“Dalam waktu dekat harus sudah datang. Maksimal akhir bulan ini,” tutup Aji.

Gonzales Tak Peduli Siapapun Marquee Player Arema, Asal…

El Loco Gonzales. (deny)
El Loco Gonzales. (deny)

MALANGVOICE – Striker Arema FC, Cristian Gonzales ikut berkomentar mengenai rencana Singo Edan yang ingin mendatangkan marquee player di Liga 1 mendatang.

Pemain yang membawa Arema menjuarai Piala Presiden 2017 ini mengaku tak ada nama pemain khusus yang diinginkan. “Ya itu terserah manajemen,” katanya.

Bagi El loco, siapapun pemain tak masalah. Terpenting harus bisa membawa Arema memenangi laga bahkan juara di kompetisi tertinggi di Indonesia ini.

“Siapapun yang datang semoga bisa bantu Arema juara. Karena setiap tim itu tak tergantung satu orang saja,” tandasnya.

Seperti diketahui, Singo Edan memang berencana mendatangkan pemain kaliber internasional asal Amerika Latin, namun tidak dalam waktu singkat karena masih proses pemilihan.

Ditinggal Bertoldo, Arthur Curhat…

Arthur Cunha. (deny)
Arthur Cunha. (deny)

MALANGVOICE – Sanksi AFC yang diberikan sembilan pemain Timor Leste termasuk Fellipe Bertoldo, sangat disayangkan bek Arema FC, Arthur Cunha.

Arthur dan Bertoldo adalah teman karib. Keduanya selalu terlihat bersama saat latihan maupun di luar lapangan.

“Saya sedih karena dia teman saya. Dia kalau ke mall atau liburan sama keluarga saya pasti ikut,” ujar pemain asal Brasil.

Kini Bertoldo harus hengkang dari Arema karena tak bisa menggunakan paspor Timor Leste. Arthur berharap, rekannya itu bisa lekas cari tim dan kembali bermain.

“Ya dia harus tetap kerja sebagai pemain bola. Tapi tunggu peraturan saja,” tandasnya.

Arthur dan Bertoldo sama-sama didatangkan Arema pada awal 2017 lalu dan langsung mengantar Singo Edan merebut Piala Presiden 2017.

Komunitas