Atletnya Sukses di SEA Games, KONI Kota Malang Siapkan Bonus Tambahan

Ketua Umum KONI Kota Malang, Bambang DH Suyono. (Muhammad Choirul)
Ketua Umum KONI Kota Malang, Bambang DH Suyono. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Arek-arek bhumi Arema memberikan kontribusi berharga untuk Indonesia pada ajang SEA Games 2017 di Malaysia. Betapa tidak, dari empat atlet Kota Malang yang turut membela panji merah putih, tiga di antaranya mendulang medali.

Keempat atlet itu adalah Atjong Tio, Elga Kharisma Novanda, Crismonita Dwi Putri, dan Supriyono. Atjong Tio dan Supriyono masing-masing berlaga di cabor atletik dan panahan.

Sedangkan Elga dan Crismonita, keduanya bermain di cabor balap sepeda. Dari sederet nama itu, hanya Supriyono yang belum mampu mempersembahkan medali.

Sementara itu, Elga dan Atjong Tio masing-masing mendapat satu emas. Torehan dua medali perak yang disabet Crismonita kian melengkapi sukses para atlet binaan KONI Kota Malang. Dengan demikian, total ada dua emas dan dua perak digondol wakil Kota Malang.

Ketua Umum KONI Kota Malang, Bambang DH Suyono, bangga dengan hasil ini. “Ini sangat membanggakan, apalagi SEA Games ini kan bukan event sembarangan. Ini ajang tingkat internasional, semua orang memperhatikan,” urainya.

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang ini tidak akan menutup mata akan keberhasilan para pahlawan olahraga. Karena itu, KONI Kota Malang menyiapkan bonus tambahan.

“Kami menyiapkan bonus untuk tambahan, kalau bonus utama kan sudah pasti akan diberikan pusat (Kemenpora). Nanti akan ada agenda peyerahan apresiasi langsung oleh Wali Kota,” tandasnya.

Lebih lanjut, dengan prestasi cemerlang ini, dia berharap Pemkot Malang lebih mempergatikan perkembangan dunia olahraga. Beragam aspek masih memerlukan uluran tangan banyak pihak.

“Termasuk untuk masa depan para atlet, barangkali Pemkot bisa membantu memberdayakan mereka sebagai pegawai, misalnya untuk BUMD,” pungkasnya.(Coi/Aka)

21 Klub Futsal Pelajar Berebut Piala DPRD Kota Batu

Suasana pembukaan Batu Futsal League DPRD Cup 2017 di GOR Gajah Mada, Selasa (29/8). (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Sejumlah 21 klub futsal dari SMA/SMK/MA se-Kota Batu ikuti Futsal League DPRD Cup 2017 di GOR Gajah Mada, Selasa (29/8). Mereka memperebutkan piala bergilir DPRD, hingga akhir separuh kompetisi, 6 September mendatang.

Gelaran tersebut resmi dibuka langsung Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko. Turut hadir Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo, Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, Ketua KONI Kota Batu Zainul Arifin, seluruh anggota dewan dan pimpinan OPD Pemkot Batu.

Dalam sambutannya, Eddy Rumpoko mengajak peserta yang didominasi pelajar untuk menggapai cita-cita setinggi mungkin. ER sapaan akrabnya juga mengingatkan agar meraih cita-cita tersebut tanpa takut. Apapun latar belakangnya.

“Presrasi apapun yang akan diraih tidak boleh dengan cara tidak baikn Junjung sportifitas tinggi,” ujarnya.

Sebab, lanjut ER, sebuah pertandingan futsal sekalipun ,kalah menang hal biasa. Patut diaplikasikan, adalah bertanding dengan niatan menjalin rasa persatuan.

“Rasa persaudaraan dan sportivitas yang penting,” pungkasnya.

Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo menambahkan, kompetisi tidak berakhir pada momen ini saja.
Akan dijadikan ajang tahunan guna memunculkan bibit -bibit muda bertalenta. Tim juara akan mewakili Kota Batu dalam kompetisi lebih tinggi lagi.

“Ada banyak bonus yang kami dan juga Pak Wali Kota siapakan. Selamat bertanding,” pungkas Politisi PDIP ini.(Der/Yei)

Raihan Medali SEA Games Harus Jadi Motivasi Atlet Lain

Wakil Sekretaris Umum KONI Kota Malang, Layli Fitria Liza Min Nelly. (Istimewa)
Wakil Sekretaris Umum KONI Kota Malang, Layli Fitria Liza Min Nelly. (Istimewa)

MALANGVOICE – Sejumlah atlet asal Kota Malang menuai sukses pada ajang SEA Games 2017 di Malaysia. Hingga saat ini, tercatat dua medali emas dan dua perunggu diraih arek-arek Malang.

Elga Kharisma Novanda dari cabor balap sepeda dan Atjong Tio dari cabor atletik masing-masing menggondol satu emas. Sementara itu, dua medali perak disumbangkan Crismonita Dwi Putri dari cabor balap sepeda.

Wakil Sekretaris Umum KONI Kota Malang, Layli Fitria Liza Min Nelly, mengaku bangga atas torehan mereka. “Saya sebagai warga Kota Malang tentunya sangat bangga dengan prestasi yang ditorehkan atlet kita,” urai Nelly, sapaan akrabnya.

Dia menambahkan, pembinaan akan terus dilakukan KONI Kota Malang. Dia menilai, kalau mau prestasi olahraga, semua pihak harus terlibat serta harus dimulai sejak dini.

“Anak-anak sejak PAUD hingga SD, yang kelihatan berbakat harus dibina khusus. Perlu komitmen dari penyelenggara negara untuk pembinaan tersebut,” imbuh Ketua DPD Perindo Kota Malang ini.

Lebih jauh, masih menurut Nelly, segala prestasi yang telah diraih harus berdampak positif bagi banyak orang. Terutama, lanjutnya lagi, bagi atlet-atlet usia dini Kota Malang.

“Prestasi membanggakan ini semoga bisa menular ke atlet kita yang lain. Saya ucapkan selamat buat altet kita yang sudah membanggakan bangsa kita dan juga warga Malang,” pungkasnya.(Coi/Aka)

VIDEO: Dewan Dibabat Pemkot Batu Skor 1-11

MALANGVOICE – Bisa jadi ini pertama kalinya anggota DPRD Kota Batu bentrok dengan Pemkot Batu. Bukan karena berbeda pandangan saat paripurna di gedung dewan. Melainkan duel seru laga eksibisi di arena futsal.

Ajang pembukaan Futsal League DPRD Kota Batu 2017 itu digelar di GOR Gajah Mada Kota Batu, Selasa sore (29/8). Tim legislatif yang memakai kaos tim warna putih dikomandoi langsung Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo. Sedangkan dari kubu eksekutif, jenderal lapangan adalah Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu Achmad Suparto.

Pada awal laga, tim eksekutif yang memakai kaos warna merah mendominasi penyerangan. Beberapa kali peluang gol tercipta. Beruntung kiper legislatif yang digawangi Fahmi Alkatiri anggota fraksi Partai Keadilan Nurani Nasional bermain apik.

Pertahanan solid tim legislatif hanya bertahan beberapa menit saja. Tim eksekutif bermain strategis dan berhasil membobol jala lawan 11 gol. Sedangkan gol semata wayang DPRD Kota Batu tercipta melalui sepakan Wakil Ketua DPRD Kota Batu Nurochman.(Der/Aka)

SEA Games Perdana, Alumnus SMAN 6 Kota Malang Sabet Dua Perak

Crismonita Dwi Putri (kanan) menggigit medali perak yang diraihnya. (Istimewa)
Crismonita Dwi Putri (kanan) menggigit medali perak yang diraihnya. (Istimewa)

MALANGVOICE – Prestasi membanggakan kembali diraih para atlet binaan KONI Kota Malang. Kali ini, giliran pebalap sepeda Crismonita Dwi Putri yang mempersembahkan gelar dari ajang bergengsi.

Tak tanggung-tanggung, alumnus SMAN 6 Kota Malang itu mampu menggondol dua medali perak dari ajang SEA Games 2017 di Malaysia. Padahal, sebelumnya Crismonita belum memiliki pengalaman bermain di SEA Games.

Praktis, ajang kali ini menjadi debut perdananya. “Baru pertama kali, sempat gerogi tapi senang bisa mewakili Indonesia,” kata gadis kelahiran 23 April 1998 itu, kepada MVoice, Selasa (29/8).

Perak pertama ditorehkan Crismonita pada nomor tim sprint putri, Minggu (27/8) lalu. Di nomor ini, Crismonita bertanding satu tim bersama Santia Tri Kusuma yang juga atlet asal Malang namun kini berdomisili di Jakarta.

Bermain di National Velodrome Nilai, Negeri Sembilan, kedua gadis itu harus mengakui keunggulan pebalap tuan rumah Malaysia, Farina Shawati-Fatehah Mustapa. Pasangan Santia-Chrismonita mencatatkan waktu 35,211 detik. Sedangkan peraih emas emas membukukan waktu 34,671 detik.

Sementara itu, perak selanjutnya diraih Crismonita pada perlombaan Selasa (29/8) hari ini di nomor 500 meter individual sprint putri. “Alhamdulillah saya senang sekali meskipun hanya bisa menyumbangkan dua perak,” cetus anak dari pasangan Alfius Kustama dan Satyat ini.

Torehan ini tentu menjadi pengobat kegagalan meraih prestasi maksimal pada PON 2016 lalu di Jawa Barat. Saat itu, dia gagal meraih emas dan hanya mendapat dua perunggu lantaran terjadi sedikit masalah pada peformanya.

“Prestasi ini yang pasti untuk Indonesia. Selain itu tak lupa untuk kedua orang tua, pelatih, dan semua teman-teman saya yang selama ini sudah mendukung penuh,” tandasnya, memungkasi wawancara dengan MVoice.(Coi/Aka)

Mbois, Gadis Asal Bhumi Arema Gondol Emas SEA Games!

Elga Kharisma (kanan) sukses mempersembahkan medali emas pada ajang SEA Games 2017. (Istimewa)
Elga Kharisma (kanan) sukses mempersembahkan medali emas pada ajang SEA Games 2017. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pebalap sepeda andalan Indonesia, Elga Kharisma Novanda, sukses mempersembahkan satu medali emas dari ajang SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Bertanding, Sabtu (26/8) hari ini, atlet asal Kota Malang ini menjadi yang terbaik di nomor BMX putri.

Ada tiga babak yang harus dijalani pada nomor lomba ini. Elga menyapu bersih ketiga babak ini dengan catatan waktu tercepat. Babak pertama dia mencatatkan 33,362 detik, babak kedua 33,044 detik dan babak ketiga dengan 33,260.

Catatan waktu tersebut hanya mampu disaingi paling dekat oleh atlet Thailand, Chutikan Kitwanitsathian yang harus puas mendapat perak. Sementara medali perunggu pada nomor ini diraih atlet Malaysia, Noor Quraataina Mamat. Selain Elga, di nomor BMX putra Indonesia juga mendapat emas, yakni Gusti Bagus Saputra.

Pada kategori ini, medali perak dan perunggu masing-masing didapat atlet BMX Thailand, Nonthakon Inkhokshong, dan atlet BMX Filipina, Daniel Caluag.

Hasil ini menambah deretan prestasi Elga. Sebelumnya, berbagai event baik tingkat nasional maupun internasional sukses dimenanginya. Terakhir, Elga juga panen emas saat PON 2016 di Jawa Barat lalu.

“Saya gembira karena ini medali emas ketiga saya selama tampil di SEA Games. Sejak awal saya sudah mematok target dapat emas di sini,” ujar Elga Kharisma.(Choi/Ak)

Dipecundangi Persiga 2-4, Peluang Arema Indonesia Semakin Tipis

Arema Indonesia saat meladeni Persiga Trenggalek di Stadion Gajayana, Kota Malang.(ist)

MALANGVOICE – Arema Indonesia dipermalukan di kandang saat menjamu Persiga Trenggalek, di Stadion Gajayana, Rabu (23/8). Arema kalah dengan skor 2-4.

Hasil pahit ini mempersempit peluang Arema Indonesia untuk lolos ke 12 besar Liga 3 Zona Jawa Timur.

Arema Indonesia tertinggal 0-3 di babak pertama. Tiga gol Persiga dicetak Ali Mustofa (dua gol) dan Setia Indrawan. Sampai turun minum, skor 0-3 tak berubah.

Arema baru bisa memperkecil ketertinggalan setelah Dzulkarnaen berhasil menjebol gawang Persiga. Skor berubah 1-3. Kedua tim pun saling jual beli serangan.

Persiga justru menambah gol di menit 81. Gol tersebut dicetak Ali Mustofa sekaligus mengemas hat-trick dalam laga itu.

Lagi-lagi Dzulkarnaen memperkecil ketertinggalan setelah berhasil mengoyak gawang Persiga untuk kedua kalinya. Namun, usahanya tak mampu menyelamatkan Singo Edan dari kekalahan. Wasit pun meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. Skor 2-4 untuk kemenangan Persiga.

Kekalahan ini pun ditanggapi datar pelatih sementara Arema Indonesia, Eko Susilo. Ia mengaku tidak punya waktu banyak lantaran baru mengisi kursi pelatih.

“Kami kehilangan sang kapten, Rofik dan ini berpengaruh pada tim,” katanya.

Eko menilai lini belakang Singo Edan rapuh dan pemain teledor. Ia menyadari anak asuhnya bermain canggung lantaran target menang untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.

“Kami punya satu pertandingan dan kami harus menang,” papar dia.(Der/Ak)

Derby Malang, Arema Indonesia Menang Tipis 1-0 Vs Asifa

Arema Indonesia saat menjamu Asifa Malang di Stadion Gajayana, Kota Malang.(Miski)

MALANGVOICE – Arema Indonesia memetik kemenangan pada lanjutan putaran kedua grup E Liga 3 Zona Jawa Timur. Singo Edan menang tipis 1-0 atas Asifa Malang, di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (13/8).

Sejak menit pertama, Arema langsung menggempur lini pertahanan Asifa. Peluang pertama gagal dikonversi menjadi gol.

Nova Ardiyanto membawa Arema Indonesia unggul pada menit 20. Skor 1-0 untuk Arema.

Sampai turun minum, anak asuh Totok Anjik belum bisa menambah pundi-pundi golnya. Tim tamu juga urung menjebol gawang Arema yang dikawal Awaluddin.

Kedua kesebelasan kembali jual beli serangan. Namun, baik pemain Arema Indonesia maupun Asifa belum mampu menembus lini pertahanan. Beberapa peluang tercipta pada 10 menit pertama babak kedua.

Kedua pelatih bersamaan memasukkan pemain baru untuk menambah daya gedor. Arema Indonesia menguasai jalan pertandingan. Tak ketinggalan Farid Thio juga mengancam gawang Arema. Rifqo Saiful Islam mendapat peluang emas, sayang sepakannya dari dalam kotak penalti masih menyamping.

Arema mendapatkan hadiah tendangan bebas setelah pemainnya dilanggar di luar kotak penalti oleh pemain belakang Asifa. Sayang tendangan Faizun Uluzidan jauh di atas gawang.

Istyo Nur Rokhim hampir membawa Asifa menyamakan kedudukan. Pemain nomor 8 itu lepas dari pengawalan pemain belakanh, sayang sepakan kaki kirinya hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Wasit sempat beberapa kali menghentikan pertandingan setelah pemain kedua tim tergeletak di tengah lapangan. Tak gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dengan kedudukan 1-0 untuk Arema Indonesia.

Kemenangan tersebut disambut baik Pelatih Arema, Totok Anjik. Menurutnya, secara penguasaan bola, anak asuhnya kalah dengan Asifa. Intensitas serangan pun demikian.

“Apa yang saya berikan saat latihan tidak berjalan sama sekali. Kami menang kali ini karena modal semangat,” katanya, usai pertandingan.

Totok memuji penampilan Asifa yang sepanjang babak kedua terus menggempur lini pertahanan Arema. laga derby Malang menjadi salah satu alasan anak asuhnya tampil kurang maksimal.

“Anak-anak nervous. Banyak yang cedera dan akumulasi kartu. Namun, hasil kali ini positif bagi tim menyambut dua laga terakhir,” ungkapnya.

Sementara, Pelatih Asifa, Sugeng Widodo, mengaku kecewa anak asuhnya gagal menang atas Arema. Secara permainan, Farid dkk tampil dominan. Beberapa peluang di mulut gawang juga tercipta, tapi belum berhasil menyarangkan bola.

“Penyelesaian akhir yang kurang. Padahal, anak-anak punya banyak peluang,” pungkasnya.


Reporter: Miski
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Arema Indonesia Bertekad Sapu Bersih Tiga Laga Sisa

Pemain Arema Indonesia berduel dalam pertandingan. (Istimewa)

MALANGVOICE – Arema Indonesia bertekad meraih kemenangan pada semua laga sisa putaran 2 grup E Liga 3 Zona Jawa Timur. Ini dilakukan agar mereka mampu mengamankan peluang lolos pada putaran selanjutnya.

Sasaran sapu bersih terhitung tiga pertandingan, masing-masing menghadapi Asifa Malang, Persiga Trenggalek, dan Perseta Tulungagung. “Harus sapu bersih, kalau ingin lolos putaran selanjutnya. Kalau tidak ya tidak lolos,” ungkap Media Officer Arema Indonesia, Noor Ramadhan.

Arema Indonesia diuntungkan dengan status tim tuan rumah pada tiga laga itu. Ini sekaligus menjadi momentum mengakhiri hasil buruk di beberapa pertandingan sebelumnya.

“Kemenangan ini harus kami berikan untuk Aremania. Kita belum pernah menang putaran dua. Akan mengakhiri rentetan kurang memuaskan itu,” lanjutnya.

Karena itu, dia berharap mendapatkan dukungan penuh Aremania untuk datang langsung ke stadion. Peningkatan jumlah supporter di tiap pertandingan menjadi modal berharga.

Pada laga menghadapi Asifa Minggu (13/8), Panpel mencetak 5.000 tiket. “Selain tiket yang kita cetak, juga tersedia tiket cadangan untuk antisipasi lonjakan penonton. Kami berharap dukungan Aremania sebagai pemain keduabelas tim Singo Edan,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Persikoba Lumat Persema Malang 5-0 Tanpa Balas

Aksi tendangan voli penyerang Persikoba Vicky Jihansyah dalam lanjutan Liga 3 putaran kedua, di Agro Kusuma Kota Batu, Rabu (9/8). (Aziz Ramadani)
Aksi tendangan voli penyerang Persikoba Vicky Jihansyah dalam lanjutan Liga 3 putaran kedua, di Agro Kusuma Kota Batu, Rabu (9/8). (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Persikoba menang besar saat menjamu Persema Malang di Lapangan Agro Kusuma, Kota Batu, Rabu sore (9/8). Tim asuhan Samsul Riadi ini menggunduli Persema Malang dengan skor 5-0 tanpa balas dalam lanjutan Liga 3 putaran kedua.

Babak pertama, tim berjuluk Elang Putih ini langsung tancap gas. Keunggulan Persikoba tercipta pada menit ke-8 oleh pemain bernomor punggung 19, Luqman Eka Pratama. Tendangan kaki kirinya dari jarak jauh tak mampu dibendung penjaga gawang Persema Malang nomor punggung 45, Teguh Adi Wijaya.

Persikoba menggandakan keunggulan pada menit ke-30 dari pemain balakangnya nomor punggung 15, Fauzi. Hingga turun minum, keunggulan 2-0 Persikoba tidak berubah.

Pada babak kedua, Persema Malang mulai menunjukkan pola penyerangan yang apik. Bahkan barisan penyerang yang dikomandoi Kukuh Hartono ini menciptakan dua peluang besar terciptanya gol balasan. Sayang, penjaga gawang Persikoba nomor punggung 30, Vicky Yohan Ananta dalam top perform. Dua kali Vicky dapat menepis bola serangan dari Persema Malang.

Selebrasi pemain Persikoba merayakan gol Benny Kristian Saputra menit ke-78, di Agro Kusuma Kota Batu.
Selebrasi pemain Persikoba merayakan gol Benny Kristian Saputra menit ke-78, di Agro Kusuma Kota Batu.

Ketenangan barisan gelandang dan penyerang Persikoba patut diacungi jempol. Buktinya, pada babak kedua, tiga gol tambahan berhasil diciptakan. Diantaranya, pada menit ke-72 oleh Reza Dwi Prasetya, Benny Kristian Saputra menit ke-78 dan Rahmat Arif Risnadi menit ke-83. Skor 5-0 untuk keunggulan Persikoba tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan Wasit Andik Sugianto asal Pasuruan.

Pelatih Persikoba Samsul Riadi mengaku sangat puas dengan hasil tiga poin ini. Padahal di laga tandang melawan Persema Malang, pihaknya menelan kekalahan tipis 1-2 putaran pertama Liga 3.

Ketenangan bermain dan empat pemain rekrutan anyar diklaimnya sebagai kunci sukses mengalahkan Persema Malang tanpa ampun. Dua laga sebelumnya juga berhasil dilalui tanpa kekalahan. Diantaranya, imbang 1-1 melawan Blitar United dan menang 3-0 lawan Singhasari FC.

“Kuncinya, kami selalu memotivasi tim untuk terus berjuang dan semangat,” ujar Samsul Riadi ditemui MVoice usai laga.


Reporter: Aziz Ramadani
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria