Aremania Tak Mau Muluk-muluk, Singo Edan Kudu Menang

Aremania. (deny)

MALANGVOICE – Aremania dipastikan hadir saat tim kesayangan, Arema FC melawan Persegres Gresik United, di Stadion Petrokimia, Gresik, dalam lanjutan pertandingan Liga 1, Rabu (12/7) besok.

Rombongan suporter akan berangkat dari Kota Malang dengan kawalan ketat petugas polisi. Hal itu diungkapkan Aremania asal Klayatan, Ahmad Ghazali. Diperkirakan sebanyak 1200 Aremania akan hadir memenuhi stadion.

“Kami berangkat besok pagi dari depan Stasiun Kota Baru Malang. Kami harap bisa datang dan pulang kembali dengan aman,” ujarnya.

Mendukung Singo Edan saat bertanding merupakan hal yang harus dilakukan agar bisa membantu Arema memenangi laga. Ghazali berharap armada Aji Santoso itu bisa memetik poin sempurna sehingga bisa memberi kebanggan tersendiri dengan dukungan penuh Aremania.

“Kami gak mau muluk-muluk. Yang penting Arema bisa menang, berapapun skornya,” tambahnya.

Meski awalnya ada larangan Aremania menuju Gresik karena dikhawatirkan ada bentrok suporter, namun setelah dilakukan rapat koordinasi disepakati tim Arema FC bisa didukung suporternya.

AK sapaan akrabnya, menambahkan, kedatangan Aremania ke Gresik membawa misi damai. “Kami datang murni ingin membela Arema. Kami juga diminta untuk menjaga suasana kondusif di Jatim sebagai suporter cinta damai,” tandasnya.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Aji Siapkan Rotasi Jelang Lawan Persegres Gresik United

Skuat Arema FC. (deny)

MALANGVOICE – Melakoni laga tandang di pekan ke-14 Liga 1 melawan Persegres Gresik United, Rabu (12/7) tim Arema FC memboyong 18 pemain terbaiknya.

Mengantisipasi pemain kelelahan karena padatnya jadwal, pelatih Arema FC, Aji Santoso, diprediksi akan melakukan rotasi.

Dari daftar pemain yang dibawa, nama Arif Suyono tidak diikutsertakan. Ia diganti Sunarto yang selama ini menghangatkan bangku cadangan.

“Arif yang tidak dibawa, gantinya Sunarto. Lainnya tetap,” ujar Aji Santoso.

Di posisi striker, Cristian Gonzales masih dipercaya sebagai ujung tombak. Marquee player Juan Pablo Pino juga digadang-gadang bakal dimainkan setelah lama absen.

Meski Laskar Joko Samudro terperosok di dasar klasemen, namun Aji Santoso tak ingin pemain terlalu meremehkan lawan. “Persiapan sudah bagus, pemain harus tetap fight dan konsentrasi karena tak ada jaminan pemain papan atas bisa selalu menang lawan tim papan bawah,” tandasnya.

Berikut pemain Singo Edan yang dibawa ke Stadion Petrokimia, Gresik.

Kurnia Meiga Hermansyah, Dwi Kuswanto, Beny Wahyudi, Syaiful Indra Cahya, Arthur Cunha, Jad Nourudinne, Johan Ahmat Farizi, Oky Derry, Hendro Siswanto, Ahmad Bustomi, Dendi Santoso, Ferry Aman Saragih, Adam Alis Setyano, Juan Pablo Pino, Esteban Vizcarra, Sunarto, Dedik Setiawan, Cristian Gonzales.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Lawan Persegres Gresik, Aji Santoso Inginkan Pemain Tetap Fight

Pelatih Arema FC Aji Santoso. (deny)
Pelatih Arema FC Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Aji Santoso, menegaskan pada para pemain agar tetap fight saat melawan Persegres Gresik United di pekan ke-14 Liga 1, Rabu (12/7) mendatang.

Bermain di Stadion Petrokimia, Gresik, Aji tetap menginginkan poin penuh agar bisa terus bersaing di papan atas klasemen. Sementara ini, Singo Edan menduduki peringkat 4 dengan 22 poin.

Meski Persegres berada di peringkat dasar klasemen, namun kata Aji, tidak ada jaminan tim papan atas bisa dengan mudah melawan tim papan bawah.

“Biarpun itu Persegres tapi tetap hati-hati. Pemain Arema harus tetap fight dan konsentrasi,” ujarnya, Senin (10/7).

Selama persiapan, Singo Edan sudah melakukan banyak evaluasi termasuk membuat konsep dan strategi yang dijalankan.

“Jangan main tidak sesuai konsep, saya tekankan itu. Kalau persiapan sudah bagus,” tandasnya.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Arema Indonesia Kembali Persiapkan Diri dan Evaluasi di Liga 3

Pelatih Arema Indonesia, Totok Anjik. (deny)

MALANGVOICE – Arema Indonesia akan mengarungi lanjutan Liga 3 pada Juli ini. Evaluasi dan persiapan terus dilakukan, termasuk mengontrol emosi pemain.

Agar pertandingan berjalan mulus sesuai skema, pelatih Arema Indonesia, Totok Anjik, menyiapkan kiat khusus agar emosi pemain di lapangan tidak meluap. Selama ini Singo Edan dihuni pemain muda yang emosinya masih labil sehingga mudah terpancing lawan.

“Faktor emosi yang harus diperbaiki agar lebih stabil, karena pemain muda emosinya labil itu biasa. Tapi sekarang sudah bukan zamannya sepak bola berantem. Jangan mudah emosi ini yang harus diperbaiki,” ujarnya pada wartawan.

Selain itu, masalah penyelesaian akhir juga jadi fokus agar bisa maksimal di pertandingan selanjutnya. Tercatat di beberapa pertandingan, skuat Arema banyak mendapat peluang namun urung berbuah gol.

Sesuai jadwal, Arema Indonesia akan bertemu Perseta Tulungagung, Rabu (12/7) dan Persiga Trenggalek, Minggu (16/7).

“Masih ada waktu untuk perbaiki finishing atau penyelesaian akhir sebelum lawan Perseta Tulungagung,” imbuhnya lagi.

Selama jeda puasa dan lebaran, Totok sudah memberi konsep pelatihan untuk anak asuhnya. Ia menyatakan kondisi fisik penggawa Singo Edan dalam kondisi baik dan siap tempur.

“Persiapan sudah bagus. Selama puasa kemarin tim kami masih latihan. Bahkan tiga hari libur lebaran juga langsung latihan fisik dan mental,” tambahnya.

Poin penuh diharap bisa didapat saat kunjungan ke markas lawannya itu. Kini, Arema terus melakukan persiapan demi bisa bermain maksimal.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Aji Santoso Yakin Arema FC Masih Punya Peluang di Liga 1

Arema FC saat melawan Sriwijaya FC. (deny rahmawan)
Arema FC saat melawan Sriwijaya FC. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Aji Santoso, meminta Aremania bersabar selama kompetisi Liga 1 bergulir. Hal itu dikatakan karena selama ini Aji banyak ditekan suporter yang selalu menginginkan kemenangan.

Menurut Aji, kompetisi itu sama halnya dengan laga sepakbola selama 90 menit. Sejak menit awal sampai akhir semuanya bisa terjadi. Hal itu berlaku pada Liga yang masih bergulir di pekan ke-13.

“Saya yakin Arema punya peluang di kompetisi ini karena masih menyisakan sekitar 21 pertandingan lagi,” katanya.

Selama menjalani pertandingan hingga pekan ke-13, Singo Edan banyak mengalami perubahan posisi di klasemen. Adam Alis dkk kini menduduki peringkat 4 hasil enam kemenangan, empat seri dan tiga kekalahan.

Aji juga sempat terancam dari kursi panas kepelatihannya kala dihancurkan Persela Lamongan 4-0 dan takluk di kandang Persija Jakarta 2-0. Beruntung di laga selanjutnya Arema bisa memenangkan laga melawan Bali United dan belum pernah mengalami kekalahan.

“Jadi saya minta Aremania bersabar karena apapun bisa terjadi. Putaran pertama ini paling tidak masuk lima besar, selanjutnya lebih baik lagi di putaran ke dua,” tukasnya.

Terakhir Singo Edan menang tipis saat menjamu Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan. Kemenangan itu dijadikan modal apik untuk laga selanjutnya melawan Persegres Gresik United, Kamis (12/7).


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Stadion Kanjuruhan Masih Angker, Sriwijaya FC Takluk 3-2 dari Singo Edan

El Loco Gonzales. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC berhasil meraih poin penuh dalam laga sengit menjamu Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (7/7) malam ini.

Laga diakhiri dengan skor tipis 3-2. Kedua tim sudah saling kejar mengejar keunggulan sejak babak pertama.

Didukung puluhan ribu Aremania, tim Singo Edan langsung berinisiatif menyerang sejak wasit meniup peluit dimulainya pertandingan. Menit 15, Ferry Aman Saragih mempunyai peluang emas lewat kemelut di depan gawang Sriwijaya, namun belum bisa dikonversi menjadi gol.

Serangan demi serangan terus dilancarkan dari segala lini. Pergerakan Adam Alis dkk sangat merepotkan barisan pertahanan lawan.

Arema baru bisa menciptakan gol di menit 32. Cristian Gonzales yang menerima umpan manis tanpa halangan menyundul bola ke gawang Teja Paku Alam. Skor berubah untuk Arema, 1-0.

Tertinggal satu gol, skuat arahan Hartono Ruslan mulai bangkit. Lewat penyerang Hilton Moreira dan Alberto Goncalves kerap kali membahayakan gawang Kurnia Meiga.

Di penghujung babak pertama, Sriwijaya FC akhirnya mampu menyamakan skor lewat titik putih karena handsball Johan Ahmat Farizi. Beto Goncalves yang menjadi eksekutor tak menyiakan peluang dan menjebol gawang Singo Edan. Skor 1-1 menutup paruh pertama.

Memasuki babak kedua, Arema maupun Sriwijaya FC terus menaikkan tempo pertandingan. Kedua tim seakan tak mau kehilangan poin di laga pekan ke-13 Liga 1.

Keasyikan menyerang justru Arema kebobolan lebih dulu. Beto Goncalves menggandakan skor bagi tim tamu di menit 57. Kali ini ia memanfaatkan umpan lambung yang berhasil diteruskan lewat tandukan yang tak mampu diblok Kurnia Meiga. Skor 1-2.

Tak ingin malu, Arema membalas gol lewat Dendi Santoso di menit 62. Dari gol itu, pertandingan semakin sengit karena skor sama kuat 2-2. Lima menit berselang, Dendi kembali mencetak gol sekaligus mengubah papan skor menjadi 3-2 bagi armada Aji Santoso.

Sriwijaya FC berusaha mengejar ketertinggalan karena tak ingin pulang dengan tangan kosong. Akan tetapi bukan gol yang didapat, melainkan kartu merah. Yoo Hyun Kyoo, harus keluar lapangan lebih dulu karena mendapat kartu kuning kedua.

Skor 3-2 menutup pertandingan panas itu. Raihan tiga poin mengubah posisi Arema ke peringkat 4 dengan 22 poin. Kemenangan itu sekaligus menunjukkan Stadion Kanjuruhan masih terlalu angker bagi setiap lawan. Arema belum terkalahkan di kandang sejak putaran pertama Liga 1.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Sriwijaya FC Siap Tahan Auman Singo Edan

Skuat Arema FC. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Laga sengit bakal terjadi di pekan ke-13 Liga 1, antara Arema FC menjamu Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (7/7) malam nanti.

Kedua tim berharap hasil baik setelah di pekan sebelumnya tidak mendapat poin penuh. Arema ditahan PS TNI sedangkan Sriwijaya FC menelan kekalahan di kandang Persija Jakarta.

Pelatih caretaker Sriwijaya FC, Hartono Ruslan, menjalani debutnya setelah mengganti Osvaldo Lessa yang didepak, harus memikirkan cara agar bisa meladeni gempuran Singo Edan. Untung saja dua bomber maut, Hilton Moreira dan Alberto Goncalves diprediksi siap tampil.

“Kami punya waktu recovery yang bagus. Selama itu saya sudah perbaiki kekurangan yang ada,” ujarnya.

Di kubu Arema, pelatih Aji Santoso pun demikian. Publik Aremania berharap ada kegembiraan di Stadion Kanjuruhan malam nanti dan mengamankan 3 poin di kandang.

Bagi Aji, saat ini timnya sedang kelelahan karena waktu recovery yang minim. Namun ia tak anggap hal itu sebagai masalah besar dan mengaku sudah mempersiapkan pemain secara maksimal.

“Recovery bisa diganti dengan kerja keras pemain. Intinya saya percaya dengan kekuatan tim saya dan kalau kerja keras pasti hasilnya baik,” katanya.

Permasalahan di lini depan menurut Aji ada pada finishing atau penyelesaian akhir. Tercatat di laga sebelumnya, Gonzales dkk punya banyak peluang di gawang lawan namun belum bisa dimanfaatkan dengan baik menjadi gol.

Arema kini menempati posisi 6 di klasemen sementara dengan raihan 19 poin. Dari 12 laga, Singo Edan hanya mampu mengemas 9 gol.

“Produktivitas memang masih kurang. Latihan finishing sudah kami lakukan, itu menjadi evaluasi,” tutupnya.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Arema Tak Mau Entengkan Kekuatan Sriwijaya FC

Aji Santoso saat konferensi pers. (deny rahmawan)
Aji Santoso saat konferensi pers. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Bentrok dua tim besar akan tersaji di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang antara Arema FC menjamu Sriwijaya FC di lanjutan Liga 1, Jumat (7/7).

Meski tim tuan rumah lebih diunggulkan karena peringkatnya lebih jauh di atas Sriwijaya FC, namun pelatih Arema FC, Aji Santoso, tak mau meremehkan tim berjuluk Laskar Wong Kito.

Bagi Aji, persaingan di papan klasemen Liga 1 sangat sengit karena jarak poin tidak terlalu jauh.

“Tidak ada keuntungan tim yang berada di posisi atas klasemen. Semua punya kesempatan menyodok ke papan atas,” katanya, Kamis (6/7).

Selain itu secara statistik, tercatat tim Sriwijaya FC sedikit kesusahan saat melawan Arema. Tim arahan Hartono Ruslan itu tak pernah menang di lima pertandingan terakhir. Menanggapi hal itu, Aji tak ingin terlalu percaya diri. Baginya Sriwijaya tetap tim yang berbahaya.

“Yang terpenting bagaimana pemain Arema bisa bekerka keras di lapangan dan tampil maksimal,” tambahnya.

Di pekan ke-13 ini, Aji sudah banyak melakukan evaluasi. Penyelesaian akhir dirasa masih jadi kendala. Ia berharap laga besok para pemainnya bisa memanfaatkan peluang yang ada menjadi gol.

“Produktivitas memang masih kurang. Latihan finishing sudah kami lakukan dalam latihan,” tandasnya.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Pino Diragukan Tampil Lawan Sriwijaya FC

Juan Pablo Pino saat berlatih di Stadion Gajayana. (deny)

MALANGVOICE – Menjamu Sriwijaya FC di lanjutan pekan ke-13 Liga 1, Jumat (7/7), tim Arema FC diprediksi bakal tak diperkuat marquee player, Juan Pablo Pino.

Pria berdarah Kolombia itu masih dalam fokus pemulihan cedera setelah beberapa pertandingan absen bersama Singo Edan.

Meski sang pemain sudah turun latihan bersama pemain lain di Stadion Gajayana, Rabu (5/7) sore tadi, namun pelatih Arema FC, Aji Santoso, belum bisa memutuskan Pino bisa bermain atau tidak.

“Ya dilihat nanti seperti apa. Permasalahannya dia sudah tidak ikut latihan penuh sejak melawan Bali United,” kata Aji.

Akan tetapi, pelatih berkacamata ini menyatakan Pino sudah dalam kondisi bagus. Hal itu terbukti saat latihan eks AS Monaco ini bisa mengikuti ritme yang diberikan tim pelatih.

“Pino kondisinya sudah bagus, saya yakin kondisi fisiknya sudah siap. Tapi dilihat saja nanti. Karena saya akan memainkan pemain yang siap dan punya fighting tinggi di lapangan agar bisa meraih poin,” tandasnya.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Lawan Sriwijaya FC, Singo Edan Berbenah Perbaiki Finishing

Joko Susilo. (deny)

MALANGVOICE – Evaluasi terus dilakukan Arema FC di lanjutan Liga 1. Setelah ditahan imbang PS TNI di pekan ke-12, Singo Edan berharap bisa memaksimalkan laga untuk mendapat poin penuh di laga selanjutnya.

Asisten pelatih Arema FC, Joko Susilo, mengatakan, finishing menjadi masalah utama Cristian Gonzales dkk dalam menjebol gawang lawan.

“Setelah selesai pertandingan kemarin kami langsung evaluasi. Kami langsung perbaikan finishing,” kata Gethuk, sapaan akrab Joko Susilo.

Menjamu Sriwijaya FC di pekan ke-13, Jumat (7/7) nanti, Gethuk berharap masalah itu bisa segera diselesaikan, meski waktu yang ada untuk persiapan sangat mepet.

“Kami sudah tahu permasalahannya, yang jelas itu akan jadi evaluasi di pertandingan berikutnya,” tandasnya.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Komunitas