Babak Pertama Arema FC 0-0 Mitra Kukar

Arema FC vs Mitra Kukar. (deny)

MALANGVOICE – Bertindak sebagai tuan rumah, Arema FC hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu Mitra Kukar, Minggu (28/5) malam.

Laga perdana di bulan Ramadan ini Arema berharap bisa mendulang poin penuh untuk mendongkrak tim kembali ke papan atas klasemen Liga 1.

Di hadapan pendukung setia, Aremania, tim Singo Edan langsung melancarkan serangan sejak menit pertama. Namun justru skuat arahan Aji Santoso ini malah mendapat kejutan dari tim tamu.

Di menit 4, Kurnia Meiga berhasil menyelamatkan bola sepakan Chaves Santos usai memblok bola dari tendangan keras M Sissoko.

Serangan itu membuat Singo Edan terhenyak dan kembali melancarkan serangan. Kerjasama apik Esteban Vizcarra dan Cristian Gonzales di lini depan kerap kali membuat jantung pertahanan Mitra Kukar kerepotan. Sayang, peluang demi peluang gagal dimanfaatkan Arema untuk menjadi gol.

Pertengahan babak pertama, Arema terus membombardir tim tamu. Bahkan, tim berjuluk Naga Mekes sering terkurung di wilayahnya sendiri. Pemain muda, Andrianto bahkan harus berjibaku di sisi sayap Mitra Kukar dan dibantu Beny Wahyudi.

Aksi Kurnia Meiga dalam pertandingan kali ini juga patut diacungi jempol karena berhasil menggagalkan serangan lawan yang berbahaya.

Skor 0-0 mewarnai babak pertama hingga wasit Faulur Rosy meniup peluit akhir pertandingan.

Pembuktikan Arema FC Saat Melawan Mitra Kukar

Arema FC melawan Mitra Kukar. (deny)

MALANGVOICE – Arema FC malam ini bertekad meraih tiga poin saat menjamu Mitra Kukar di pekan ke-delapan Liga 1, Minggu (28/5).

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Gajayana, Singo Edan berusaha memperbaiki rekor buruk di beberapa laga selanjutnya.

Apalagi, manajemen Arema menginginkan evaluasi dari tim pelatih setelah kekalahan memalukan di kandang Persela Lamongan.

Menanggapi hal itu, Pelatih Arema FC, Aji Santoso, akan merombak total pemain dan strategi. Malam ini, Singo Edan memainkan komposisi seperti turnamen pra musim dan percobaan dua bek, Hanif Sjahbandi dan Syaiful Indra Cahya.

Di lini tengah, Ferry Aman Saragih diberi kesempatan bermain setelah lama absen mendampingi Adam Alis dan Esteban Vizcarra.

Sedangkan di lini depan, pemain muda, Nasir dan Andrianto akan menyokong bola kepada Cristian Gonzales yang menjadi ujung tombak.

Sementara di kubu lawan, skuat arahan Jafri Sastra juga tak ingin kehilangan poin. Tim berjuluk Naga Mekes memainkan semua pemain inti dalam laga yang dipastikan panas itu.

Nama-nama seperti Bayu Pradana, M Sissoko, Chaves Santos dan Yogi Rahardian siap membombardir pertahanan Singo Edan.

Arema FC Berharap Berkah Ramadan

Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Laga pekan ke-8 Liga 1, tim Arema FC akan menjamu Mitra Kukar di Stadion Gajayana, Minggu (28/5) besok. Laga itu dianggap spesial karena dihelat saat bulan Ramadan.

Pelatih Arema FC, Aji Santoso, mengaku tak terbebani dengan kondisi itu. Malah ia berharap ada berkah di bulan suci umat Islam ini.

“Mudah-mudahan ada berkahnya di Ramadan ini. Saya targetkan tiga poin,” katanya.

Selama Ramadan, Arema FC juga memajukan sesi latihan. Sebelumnya digelar pada pukul 16.00 WIB, kini berlangsung pada 15.30 WIB.

“Kami juga berencana adakan latihan malam hari. Semoga pemain bisa beradaptasi,” lanjut pelatih 47 tahun itu.

Melawan Mitra Kukar, Aji mengingatkan Johan Ahmat Farizi agar terus fighting dan mengakhiri hasil kurang memuaskan di tiga laga sebelumnya. Pasalnya, tim Naga Mekes punya pemain kuat berkualitas yang membahayakan.

“Mitra Kukar punya kualitas. Tapi saya minta anak-anak main fight dan kerja keras agar dapat poin maksimal,” tandasnya.

Singo Edan kini menghuni peringkat 8 klasemen sementara Liga 1, berbeda dua peringkat dengan Mitra Kukar di posisi 6.

Arthur Masih Absen, Aji Siapkan Pengganti

Arthur Cunha. (deny)

MALANGVOICE – Melawan Mitra Kukar di lanjutan Liga 1, tim Arema FC masih tanpa diperkuat dua bek andalan, Arthur Cunha dan Bagas Adi Nugraha.

Keduanya masih menjalani proses pemulihan akibat cedera. Meski dikabarkan Arthur sudah mulai sembuh namun pelatih Arema FC, Aji Santoso tak ingin memaksa sang pemain.

“Arthur dan Bagas masih tidak bisa main. Kalau dipaksakan jadi semakin bahaya,” katanya.

Dengan kondisi itu, Pelatih Arema FC, Aji Santoso harus memutar otak agar pertahanan Singo Edan tetap rapat dan tidak kecolongan seperti saat melawan Persela Lamongan di pekan lalu. Ditambah dengan Jad Noureddine yang tak bisa main karena mendapat kartu merah.

“Yang jelas komposisi tim banyak perubahan. Ada Hanif dan Syaiful Indra akan jadi bek, memang situasinya memaksa untuk pakai dua pemain itu,” ujarnya lagi.

Sedangkan Arthur sendiri mengaku sangat ingin bermain pada pertandingan yang digelar Minggu (28/5) di Stadion Gajayana itu. Apalagi melawan Mitra Kukar, tim yang pernah dibelanya sebelum berkostum Singo Edan.

“Saya ingin sekali main. Saya tidak ingin banyak lagi kebobolan di Arema dan ingin menaikkan posisi Arema di klasemen,” celetuknya.

Di sesi latihan terakhir, Arthur menjalani latihan terpisah dan harus mengakhiri lebih cepat karena cederanya. Ia mengatakan masih sedikit sakit di bagian pangkal pahanya.

“Semua tergantung pelatih. Kalau saya main pasti siap,” tandasnya.

Digunduli Persela, Aremania Minta Aji Dievaluasi

Aji Santoso dan Bagas Adi Nugraha. (deny)
Aji Santoso dan Bagas Adi Nugraha. (deny)

MALANGVOICE – Kekalahan telak dan memalukan Arema FC saat bertamu ke kandang Persela Lamongan, Minggu (21/5) kemarin, sangat mengecewakan Aremania.

Betapa tidak, pada laga yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, tim Singo Edan kemasukan 4 gol tanpa balas. Hasil itu menjadi kekalahan terbesar Arema di Liga 1. Padahal, secara kualitas, tim dan pengalaman Asuhan Aji itu lebih diunggulkan.

Menyikapi itu, Aremania asal Klayatan, Ahmad Ghazali, meminta manajemen Singo Edan melakukan evaluasi terhadap kinerja Aji Santoso. Pelatih asal Kepanjen itu dianggap paling bertanggungjawab atas kekalahan memalukan dari Persela.

“Kami atas nama Aremania meminta keberadaan Aji dievaluasi. Penampilan Arema merosot sejak beberapa pertandingan terakhir semenjak dari Makassar,” katanya.

Bagi Ahmad Klayatan, sapaan akrabnya, sosok Aji belum bisa memberi motivasi pada pemain saat tertekan. Dibanding dengan kepelatihan Milomir Seslija di turnamen 2016, Milo selalu memberi arahan di pinggir lapangan.

“Aji tidak bisa menyikapi hal itu. Ini sangat memalukan Arema kalah besar di kandang Persela,” ungkapnya lagi.

Selain itu, mengenai masalah strategi. Aji dianggap Aremania terlalu optimis dengan komposisi yang ada. Tidak banyak perubahan atau rotasi yang dilakukan sehingga serangan mudah dibaca lawan. Padahal, kata Ahmad, masih banyak pemain senior yang punya jam terbang tinggi yang bisa mengatur permainan.

“Ada Ferry, Arif Suyono, Beny, semua pengalaman. Kalau terlalu optimis jadinya seperti itu,” lanjutnya.

Disinggung juga masalah marquee player Arema, Juan Pablo Pino, yang masih jauh dari harapan dibanding pemain di klub lain yang sudah memberi dampak positif. “Marquee player tidak seperti itu. Dia masih kalah sama pemain lokal. Harusnya Pino bisa dibanggakan,” katanya.

Karena itu, di pertandingan selanjutnya Ahmad berharap Aji Santoso bisa mengatasi masalah yang ada pada tim. Aji harus mengambil pemain berposisi bek dan striker untuk antisipasi cedera pemain seperti melawan Persela.

“Jangan ambil pemain tengah saja. Arema perlu bek yang disegani semenjak kehilangan Hamka Hamzah. Di pertandingan selanjutnya, Arema harus berbenah karena juga tidak pernah menang dengan banyak gol,” tegasnya.

Selanjutnya Arema akan menjamu lawan berat Mitra Kukar pada Minggu (28/5) mendatang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Saat ini Arema merosot ke posisi 7 dengan raihan 11 poin.

Persela Pesta Gol, Arema FC Digunduli 4-0

Esteban Vizcarra berebut bola. (deny)

MALANGVOICE – Secara mengejutkan, Arema FC kalah telak dari Persela Lamongan di pekan​ ke-tujuh Liga 1, Minggu (21/5). Tim Singo Edan itu dipermalukan dengan skor 4-0.

Pemain muda Persela, Fahmi Al Ayyubi, mencetak dua gol sekaligus ditambah satu gol pemain asing, Ivan Carlos dan ditutup dengan gol Samsul Arif pada laga yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan.

Arema FC sebenarnya lebih menguasai pertandingan dengan penguasaan bola 60 persen dibanding tuan rumah. Namun jarang ada kesempatan berakhir manis lewat lini depan Singo Edan.

Didukung penuh suporter tuan rumah, La Mania, tim arahan Heri Kiswanto memberi sengatan untuk tim tamu lewat Fahmi Al Ayyubi. Di menit 11, ia memanfaatkan celah sempit di depan gawang Kurnia Meiga. Bola sosorannya tak mampu dijangkau Meiga dan mengubah papan skor, 1-0 untuk Persela.

Di pertengahan babak kedua, Arema lagi-lagi kebobolan. Kali ini giliran Ivan Carlos yang mencacatatkan namanya di papan skor. Pemain plontos itu menyundul bola hasil umpan silang dan tak mampu dihalau pertahanan Singo Edan. Skor 2-0 menutup babak pertama.

Di babak ke dua, Aji Santoso mulai cemas. Berharap mendapat poin, ia memasukkan Adam Alis, Sunarto dan Dedik Setiawan untuk menambah amunisi menggedor pertahanan Laskar Joko Tingkir.

Akan tetapi, Arema malah tak berkutik ketika Fahmi menambah pundi golnya di menit 54. Ia melepaskan sepakan jarak dekat yang mengecoh Kurnia Meiga. Skor 3-0, Singo Edan makin terpuruk.

Di menit 61, Arema mendapat peluang dari tendangan bebas. Cristian Gonzales menjadi eksekutor hanya mampu membuat sepakan pojok setelah sepakannya ditepis kiper Persela, Choirul Huda sambil terbang.

Belum puas tiga gol, Persela menambah duka Arema kala Samsul Arif yang baru masuk di menit 73 menerima bola terobosan maut. Ia berlari seakan tak dikawal bek lawan kemudian melewati Meiga sebelum menceploskan bola.

Mantan penyerang Singo Edan itu melakukan selebrasi sekaligus menutup pesta gol Persela. Tak hanya itu, kekalahan Arema dinodai kartu merah yang diterima Jad Noureddine di akhir menit babak kedua, ia dianggap melakukan pelanggaran keras dan harus diusir wasit.

Kekalahan terbesar Singo Edan itu tak membawa posisi di klasemen bergerak dan hanya mengoleksi 11 poin saja dari tujuh laga.

Bertemu Persela, Aji Anggap Laga Reuni

Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Laga pekan ke-tujuh mempertemukan tim kuat asal Jatim, Persela Lamongan melawan Arema FC, Minggu (21/5) hari ini.

Duel yang berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, diyakini bakal banyak kejutan antar dua tim. Apalagi, pelatih Arema FC, Aji Santoso pernah menukangi tim berjuluk Laskar Joko Tingkir saat gelaran ISC 2016 lalu.

Karena itu, Aji menilai laga nanti akan bersifat reuni. Meski begitu, pelatih 47 tahun ini mengaku akan tetap profesional di lapangan dan berharap bisa memetik poin di laga kandang.

“Saya ada kedekatan dengan Persela. Semua pengurus dan La Mania sangat mendukung penuh saya dulu. Tapi saya tetap serius dan kedepankan fair-play,” ujarnya.

Menurut Aji, Persela Lamongan saat ini berbeda sejak dipimpinnya. Komposisi pemain dirasa lebih bagus terutama dengan kedatangan pemain asing yang dianggap membangun kepercayaan diri tim. “Persela bukan lawan mudah,” lanjutnya.

Singo Edan sendiri datang ke Lamongan tanpa amunisi penuh. Duo bek andalan, Arthur Cunha dan Bagas Adi Nugraha diistirahatkan karena mengalami cedera. Kendati begitu, pelatih berkacama ini tak ingin pesimis dan berharap bisa berbuat sebaik mungkin.

“Dua pertandingan lalu kami gagal dapat poin penuh. Di sini saya harap bisa memetik poin tapi pasti tidak mudah. Persela punya materi pemain bagus pasti kami punya tugas berat mendapat poin,” tandasnya.

Di tujuh laga terakhir, Arema punya rekor apik dengan memenangkan lima laga dan hanya dua kali kalah. Arema benar-benar harus memenangkan pertandingan apabila ingin kembali mengisi posisi atas klasemen sementara.

Tim Singo Edan kini menempati posisi 7 dengan raihan 11 poin dari enam laga.

Tanpa Duo Pilar Belakang, Aji Siapkan Rotasi Lawan Persela

Bagas, Hanif dan Hendro Siswanto. (deny)

MALANGVOICE – Arema FC dipastikan tak akan diperkuat dua bek tangguh, Arthur Cunha dan Bagas Adi Nugraha saat bertamu ke Stadion Surajaya, markas Persela Lamongan, Minggu (21/5).

Kepastian itu didapat ketika tim pelatih tak memasukkan dua bek itu dalam daftar 20 pemain yang dibawa ke Lamongan.

Sebagai gantinya, Oky Derry dimasukkan dalam list sebagai pelapis di lini belakang selain Jad Noureddine dan Junda Irawan.

Dengan begitu, pelatih Aji Santoso harus memutar otak untuk melakukan rotasi pemain untuk mengisi kekosongan itu. Selama persiapan di Malang, pelatih 47 tahun itu sudah mencoba beberapa formasi di lini belakang. “Kami akan mencari alternatif yang pas. Karena duet lini belakang tidak bisa bermain secara bersamaan,” katanya.

Selain Bagas dan Arthur, gelandang bertahan Singo Edan, Ahmad Bustomi juga tak dibawa tour ke Lamongan. Cimot, sapaan akrab pemain asli Malang itu menderita tifus. Sehingga Bustomi terpaksa harus beristirahat total demi memulihakn kondisinya.

Berikut nama pemain yang dibawa ke Lamongan.

Kurnia Meiga, Dwi Kuswanto, Jad Noureddine, Junda Irawan, Johan Ahmat Farizi, Syaiful Indra, Beni Wahyudi, Oky Derry Andrian, Adam Alis, Hendro Siswanto, Hanif Sjahbandi, M. Rafli, Dendi Santoso, Sunarto, Nasir, Esteban Vizcarra, Juan Pablo Pino, Andrianto, Dedik Setiawan, Cristian Gonzales.

Aji Mengaku Kantongi Kekuatan Persela

Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny)
Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Aji Santoso, menilai lawan selanjutnya di Liga 1, Minggu (21/5) nanti sangat berbahaya. Persela Lamongan dinilai sangat bagus dan berkualitas.

Aji sendiri pernah menukangi tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu di ISC 2016, sebelum dipinang Singo Edan untuk mengarungi kompetisi Liga 1. Selama menjadi pelatih Persela, banyak yang sudah diketahui Aji.

“Yang jelas saya tahu kualitasnya. Sekarang lebih bagus dibanding dulu,” katanya.

Dari segi pemain, Aji juga tak anggap remeh. Ada pemain berkelas seperti Samsul Arif dan Sadil Ramdani yang bisa membahayakan lawan. Akan tetapi, pria 47 tahun itu optimis anak-anak Singo Edan bisa mendapat poin di Stadion Surajaya, Lamongan.

“Mereka punya pemain asing dan marquee player berkualitas juga. Tapi tetap saya targetkan dapat poin di sana,” tukasnya.

Lawan Persela Lamongan, Aji Minta Pemain Singo Edan Lebih Kreatif

Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny)
Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Lawan Persela Lamongan di lanjutan pekan ke-tujuh Liga 1, Minggu (21/5) mendatang, tim Arema FC terus berbenah.

Pembenahan tim dilakukan setelah hanya mampu meraih satu poin di kandang sendiri saat melawan Madura United pekan lalu. Pelatih Arema FC, Aji Santoso menyebut setiap tim lawan sudah mengetahui kekuatan Singo Edan.

Ia memberi contoh ketika ditahan imbang 1-1 Madura United, pergerakan Esteban Vizcarra dan Cristian Gonzales tidak leluasa. Otomatis peran kedua pemain itu tidak optimal selama pertandingan.

“Vizcarra tidak leluasa membuat kreasi serangan karena memang setiap pertandingan dia jadi fokus lawan,” ujarnya.

Karena itu, guna mengantisipasi hal sama ketika bertamu ke Stadion Surajaya, Lamongan, Aji meminta pemain lain untuk bisa kreatif mengatur serangan.

“Kalau sudah seperti itu, pemain lain harus kreatif. Improvisasi pemain sangat penting untuk membantu tim,” tambahnya lagi.

Selain itu, tim Singo Edan kini dilanda minim bek setelah Bagas Adi Nugraha dan Arthur Cunha mengalami sedikit masalah. Dua pemain itu diistirahatkan agar bisa kembali ke lapangan secepatnya.

“Intinya lawan Lamongan ini penting, saya tergetkan minimal bisa dapat poin,” tandasnya.

Arema kini menghuni peringkat 4 klasemen sementara dengan raihan 11 poin di Liga 1. Sementara posisi puncak dihuni PSM Makassar dengan koleksi 13 poin.

Komunitas