HUT ke-7 Malang Voice

Sayangkan Penahanan JEP, Kuasa Hukum Minta Majelis Hakim Tak Terpengaruh Opini Publik

JEP didampingi kuasa hukumnya saat di Lapas Kelas I Malang. (Istimewa)

MALANGVOICE – Jeffry Simatupang menyayangkan penahanan kliennya, founder Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Julianto Eka Putra (JEP) ke Lapas Kelas I Malang pada Senin (11/7) kemarin.

JEP merupakan terdakwa kasus dugaan pelecehan seksual dan pencabulan siswi di SPI Kota Batu. Saat ini proses pengadilan menunggu agenda tuntutan di PN Malang pada 20 Juli.

“Kami pertanyakan proses penerbitan perintah penahanan itu. Apakah proses penetapan majelis hakim sesuai prosedur atau tidak, jangan sampai klien kami ditahan karena berdasar opini publik,” kata Jeffry, Selasa (12/7).

Baca Juga: Kuasa Hukum Layangkan Penangguhan Penahanan Terdakwa JEP ke PN Malang

Jeffry mengakui opini publik terkait kasus tersebut belakangan ini memang berkembang liar. Apalagi setelah masuk ke dalam podcast YouTube beberapa channel.

“Banyak statement liar membentuk opini publik, bahwa seakan-akan klien kami bersalah. Padahal proses peradilan masih berjalan dan kami masih bisa membuktikan klien kami tidak seperti yang didakwakan,” lanjutnya.

Advokat muda ini memohon kepada publik agar tidak serta merta langsung menuduh kliennya, JEP yang juga sekaligus motivator ini sebagai orang yang bersalah. Jeffry meminta semuanya menunggu hasil persidangan.

“Kami minta masyarakat umum yang tidak tahu kasus ini, kronologis, serta pembuktiannya, kami harap sabar tunggu putusan pengadilan,” ujarnya.

Ia juga meminta majelis hakim mempertimbangkan fakta ketimbang melihat opini publik yang liar saat ini.

“Kami berharap proses persidangan berjalan lancar dan baik, jangan sampai majelis hakim dipengaruhi opini publik. Kami yakini majelis hakim berdiri tegak di atas kebenaran,” tegasnya.(der)

Kurban 8 Sapi, Gus Muhaimin Sebarkan Paket Daging untuk Warga Malang Raya

Pembagian paket daging kurban Gus Muhaimin ke masyarakat. (istimewa)

MALANGVOICE – Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar menyalurkan paket daging kurban ke masyarakat Malang Raya. Momen ini dilakukan untuk berbagi di Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah.

Gus Muhaimin, sapaan akrabnya berkurban delapan ekor sapi untuk dibagikan di Malang Raya. Pembagian daging kurban ini melibatkan relawan Sekjen DPP PKB M Hassanudin Wahid atau akrab disapa Cak Udin.

M Hassanudin Wahid mengatakan, pembagian paket kurban merupakan agenda rutin setiap peringatan Hari Raya Iduladha setiap tahun.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Ketum PKB Gus Muhaimin. Ibadah kurban ini mengajarkan kita menjadi insan yang penyabar, ikhlas, dan taat kepada Allah SWT,” kata Cak Udin, Senin (11/7).

Relawan Cak Udin ini sekaligus mengecek daging yang disalurkan ke masyarakat bebas dari wabah PMK. Ia mengimbau masyarakat tetap waspada dan menaati anjuran pemerintah untuk penanganannya.

“Saat ini tengah marak wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku). Sebab itu kami mengecek mulai screening hewan kurban hingga proses pendistribusian. Semuanya harus bersih dan steril,” tegasnya.

Cak Udin berharap daging kurban bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.(der)

Ribuan Jemaah Ikuti Salat Iduladha di UMM

Jemaah salat Iduladha di UMM. (Istimewa)

MALANGVOICE – Ribuan jemaah mengikuti salat Iduladha 1443 Hijriah di halaman kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Sabtu (9/7) pagi.

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Prof. Dr. Syamsul Anwar, pada khutbahnya mengatakan, kurban tidak hanya memiliki nilai religiusitas saja, tapi juga makna sosial yang dalam.

Ia menjelaskan umat Muslim tidak boleh menganggapnya sebagai ritual ibadah semata. Lebih dari itu juga bertujuan untuk memperkokoh iman dan memantapkan integrasi spiritual dan moral.

Sementara tujuan sosial dari kurban ialah menumbuhkan cinta solidaritas dan penerimaan terhadap orang lain. Bagaimana umat muslim mau mengorbankan diri sendiri untuk kemaslahatan bersama.

“Rasulullah pernah bersabda bawah tidak sempurna keimanan seseorang sebelum ia mencintai orang lain seperti ia mencintai dirinya sendiri. Kalau kita lihat, perintah pelaksanaan kurban di surat Alkautsar juga disandingkan dengan kata salat. Berarti, ritual ibadah saja masih belum cukup. Perlu adanya kebijakan keterlibatan sosial di masyarakat,” katanya.

Syamsul, sapaan akrabnya melanjutkan bahwa meski peradaban Islam sudah berumur hampir 1500 tahun, namun belum ada sistem penanggalan yang satu. Hal ini tidak jarang mengakibatkan perbedaan tanggal untuk beribadah. Seperti awal puasa, waktu salat Idulfitri hingga Iduladha.

“Hal ini terjadi bukan hanya karena perbedaan pendapat fiqh saja. Sebagian menganut rukyah, sebagian lainnya menganut hisab. Lebih jauh juga terjadi karena faktor alam itu sendiri seperti letak geografis. Semakin ke timur, semakin kecil kemungkinan rukyah. Sebaliknya, semakin ke barat semakin besar pula peluang untuk rukyah,” tambahnya.

Menurutnya, secara teknis sistem penanggalan bukan tidak bisa disatukan. Namun ada perbedaan lain yakni terkait pandangan persatuan tanggal. Ada yang menekankan persatuan secara lokal, adapula yang menekankan persatuan penanggalan secara global.

Syamsul mengatakan bahwa penyatuan ini memang membutuhkan waktu perenungan yang tidak singkat. Maka, masyarakat harus bijak menanggapinya dengan baik. Tidak ada pilihan lain selain meingkatkan toleransi antar umat beragama.

Di sisi lain, Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. menuturkan, Iduladha akan terus datang setiap tahun dan tak akan berubah. Yang dituntut untuk berubah adalah umat muslim. Salah satunya dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Menurutnya, hal itu akan membuat hidup dan keimanan seorang muslim bisa lebih dinamis. Tidak terjebak di wilayah statis.

“Mari kita petik banyak pelajaran dari kisah Ibrahim dan Ismail. Yakni tentang pengorbananan yang tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga saja. Tapi juga untuk kepentingan agama, nusa, dan bangsa,” ungkapnya mengakhiri.(der)

Konser Spesial 30 Tahun Dewa 19 di Malang, Hadirkan Tiga Vokalis Langsung

Konser Dewa 19. (Istimewa)

MALANGVOICE – Konser Dewa 19 akan digelar di Kota Malang, Sabtu (16/7). Istimewanya, tiga striker Dewa, seperti Ello, Once Mekel, dan Virzha dikabarkan hadir.

Konser yang dipromotori Redline Kreasindo terdiri dari 6 kota, yakni Semarang, Malang, Lampung, Banjarmasin, Manado dan Surabaya. Di setiap kota dihadirkan kemeriahan yang berbeda.

Konser awal digelar di Semarang pada 2 Juli lalu, kemudian diselenggarakan di Malang, tepatnya di Dome UMM pada Sabtu (16/7).

“Semoga setelah Semarang berjalan lancar, Kami berharap Malang, Lampung, Banjarmasin, dan Manado juga bisa lebih mengguncang dan sukses, sehingga berlanjut ke kota – kota lainnya,” ujar Rionaldo Liputo, CEO PT Redline Kreasindo Utama.

Pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani, mengatakan siap menghibur Baladewa di Kota Malang. Penampilan konser ini dipastikan istimewa karena sekaligus merayakan 30 tahun Dewa 19.

“Jangan sampai menyesal untuk tidak menonton karena ini konser spesial 30 tahun nya Dewa 19,” ujar Ahmad Dhani, mengajak Baladewa.

Tiket konser di Malang dijual mulai Rp500 ribu dengan kategori diamond Rp1,8 juta, Silver A, B, C Rp650 ribu.(der)

Keadaban Digital Masyarakat Indonesia Terburuk di Asia Tenggara

Didik Suhardi. (Humas Kemen PMK/Mvoice)

JAKARTA – Tingkat keadaban digital masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan. Media digital dipergunakan untuk memproduksi dan menyebar hoaks, ujaran kebencian, penipuan dan diskriminasi.

“Kondisinya sangat buruk. Bahkan terburuk di Asia Tenggara,” tukas Didik Suhardi, Deputi 5 (Bidang Revolusi Mental, Pemajuan Budaya, dan Prestasi Olahraga) Kementerian Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dalam rapat penguatan diseminasi media Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di Jakarta, Senin (4/7).

Mengutip data tahun 2021, Didik mengatakan, 47 persen media digital digunakan untuk hoaks dan penipuan, 27 persen untuk ujaran kebencian, dan 13 persen digunakan untuk diskriminasi.

Melihat realitas demikian, lanjutnya, penguatan nilai-nilai revolusi mental melalui media sosial (medsos) sangat penting.

Kemenko PMK akan bekerja keras meningkatkan indeks keadaban digital pada masyarakat. Untuk itu akan membangun sinergi dengan pelbagai pihak seperti BPIP, Kemendikbud Ristek, dan Kominfo.

“Semoga menghindarkan mentalitas-mentalitas negatif masyarakat dalam berperilaku di media sosial. Penguatan nilai-nilai revolusi mental seperti etos kerja, gotong royong, integritas melalui media sangat penting, terlebih dengan potensi bonus demografi dimasa mendatang,” ujarnya.

“Harapannya kita terhindar dari disaster demography,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima malangvoice.com.

Mencari profit
Sementara itu, narasumber lain, Sabrang Mowo Damar Panuluh, inisiator aplikasi media sosial, Symbolic.id, mengatakan, tak dapat dipungkiri bahwa kebanyakan media sosial didesain untuk mencari profit, bukan tertuju pada penggalian nilai-nilai (values).

“Dunia informasi bergerak dengan cepat dan media sosial menjadikan komunikasi menjadi wadah yang sangat luas. Untuk itu perlu social engineering yang tepat yang dibangun dengan panduan value local wisdom masyarakat kita. Kita punya gotong-royong dan sangat in line dengan falsafah Islam fastabiqul khairat,” kata Sabrang.

Sebagai social engeneering, kata Sabrang, tentu pemerintah hadir dan melibatkan institusi sosial seperti universitas, ormas, dan sebagainya.

Diperlukan kolaborasi gotong royong dana dari para pelaku usaha melalui CSR, sponsorship, beasiswa, dan kalangan filantropi.

Diperlukan peran negara untuk menguatkan kembali nilai gotong-royong dengan pengembangan investasi sosial yakni tenaga, dana, dan ilmu.

“Penguatan gotong-royong dalam struktur sosial melalui komunitas dalam hal ini di media sosial akan menghasilkan mental model. Adanya tanggung jawab komunal tentang pentingnya kerukunan, kebersamaan yang hadir dari pola-pola sosial-budaya yang terjadi berulang,” urai Sabrang.

Harus diakui, imbuh Sabrang, struktur sosial dalam media sosial ditemui dengan hadirnya distribusi kepercayaan dari jumlah follower, like, dan dominasi nilai popularitas.

“Oleh karenanya terbangun mental model perlombaan popularitas, eksistensi lebih penting daripada fungsi,” tuturnya seraya menjelaskan bahwa Symbolic.id menghasilkan pola berulang berupa pertukaran ilmu, trending, dan problem solving.(end)

Dua Sosok Pengisi Jabatan Menpan RB Versi JSI

Koordinator JSI. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kursi jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) kini kosong setelah Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat (1/7) kemarin.

Pasalnya, jabatan Menpan RB tersebut menjadi jatah partai PDI Perjuangan. Untuk itu, Jaringan Satu Indonesia (JSI) memohon kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menentukan sosok yang akan mengganti jabatan tersebut dan segera meminta usulan Nama Kepada PDI Perjuangan, supaya jalannya pemerintahan terutama agenda reformasi birokrasi di negeri ini tetap berjalan.

Untuk mengisi kekosongan jabatan menteri tersebut, ada dua sosok kuat yang dinilai bisa menggantikan Tjahjo Kumolo. Kedua nama tersebut adalah Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto dan Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah (AB).

“Sepeninggal Pak Tjajo Kumolo, Pak Hasto (Sekjen PDI Perjuangan) dan Pak Ahmad Basarah saya rasa pantas untuk menggantikan,” ucap Presiden Direktur (Presdir) JSI, Abdul Qodir, Senin (04/07).

Pria yang akrab disapa Adeng ini menganggap, dua politisi PDI Perjuangan tersebut punya modal yang sangat mumpuni untuk menjabat Menpan-RB, baik dari segi keilmuan maupun pengalaman berorganisasi, keduanya layak jika ditunjuk untuk menjadi Menpan RB.

“Pak Hasto yang saat ini sebagai Sekjen, dari sisi disiplin keilmuan beliau sangat ideal, demikian juga dengan Pak Ahmad Basarah yang mendalami nilai-nilai Pancasila,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Adeng, sosok Ahmad Basarah juga dikenal sebagai pribadi yang konsisten dalam mengawal agenda reformasi.

“Seperti yang kita ketahui Beliau (Ahmad Basarah) sosok yang konsisten dan penuh tanggung jawab. ini dapat dibuktikan dari kiprah beliau sebagai pimpinan MPRRI,” terangnya.

Untuk itu, Adeng berkeyakinan dengan modal integritas, pengalaman dan disiplin ilmu yang dimiliki kedua tokoh politik tersebut, harapan masyarakat Indonesia terkait reformasi birokrasi bakal segera dituntaskan.

Terlebih ia menilai bahwa di akhir masa jabatannya, Presiden Joko Widodo perlu sosok menteri yang betul-betul berintegritas. Sebab menurutnya, jika tidak, kemungkinan akan berdampak pada mobilisasi aparatur sipil negara (ASN) untuk kepentingan politik.

“Di akhir masa akhir Jabatan, Presiden Jokowi perlu sosok menteri yang betul betul berintegritas, sebab jika tidak, ditahun tahun politik seperti ini, di daerah tak menutup kemungkinan ASN akan diseret untuk mensukseskan kepentingan politik pihak tertentu,” pungkasnya.(der)

Sandiaga Uno Ingin Realisasikan 1,1 Juta Lapangan Kerja Baru di Tengah Pandemi

Menteri Parekraf/Baparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. (Istimewa)

MALANGVOICE – Menteri Parekraf/Baparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi Desa Wisata Semen. Desa tersebut terletak di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Desa tersebut masuk dalam 50 desa wisata terbaik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf).

”Desa Wisata Semen ini dikerjakan bersama-sama dalam konsep pariwisata berbasis komunitas. CBT (community based tourism). Dan ini banyak peluangnya untuk menciptakan lapangan kerja. Dan meningkatkan penghasilan karena kita lihat tadi produk-produk ekonomi kreatif yang sangat beragam,” kata Menteri Parekraf/Baparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dari rilis yang diterima MVoice, Sabtu (2/7).

Sandi juga menyampaikan terima kasih kepada mitra kolaborasi yang terlibat dalam pengembangan 50 desa wisata. Di antaranya Astra, BCA, BNI, dan Grab. Khusus untuk Desa Wisata Semen akan mengikuti program pembinaan dan pendampingan BCA melalui program Desa Mitra Bakti BCA.

Kepada awak media, Sandi menerangkan, tingkat kunjungan wisatawan ke desa wisata saat ini naik sebesar 30 persen di saat pandemi.

”Berarti menunjukkan 1,1 juta lapangan kerja baru yang ingin kita ciptakan masih bisa direalisasikan asal kita tetap menjaga momentum kebangkitan ini,” ungkap Sandi menjawab pertanyaan wartawan terkait naiknya kasus positif Covid-19.

Selain itu, Kemenparekraf juga akan meningkatkan kualitas sinyal komunikasi di desa wisata tersebut yang dinilai belum maksimal. ”Jadi ini nanti akan saya laporkan langsung kepada Pak Menkominfo sehingga melalui programnya Bakti Kominfo akan hadir di Desa Wisata Semen,” ujar Sandi.

Sandi juga mengungkapkan optimismenya terkait potensi Desa Wisata Semen. ”Seperti kita lihat ini kan, hidup semua. Dan terbukti memang pariwisata kita mendapatkan predikat naik 12 peringkat dalam satu tahun,” terangnya.

Desa Wisata Semen memiliki jarak tempuh sekitar 32,3 km dari Pusat Kota Blitar atau sekitar 58 menit perjalanan menggunakan mobil. Terletak di antara lereng Gunung Kelud dan lereng Gunung Kawi dengan ketinggian 700 Mdpl. Desa Wisata Semen dikelola oleh para pemuda mengedepankan pariwisata berbasis kearifan lokal.

Seperti halnya desa wisata yang lain, destinasi wisata di desa itu telah memenuhi standar penilaian tim juri ADWI 2022 yang terdiri dari tujuh kategori. Yakni 1. Daya tarik pengunjung (alam dan buatan, seni dan budaya), 2. Suvenir (kuliner, fesyen, dan kriya), 3. Homestay, 4. Toilet umum, 5. Digital dan kreatif, 6. Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE), dan 7. Kelembagaan Desa.

Beberapa daya tarik Desa Wisata Semen antara lain Air Terjun Kucur Watu Air. Itu adalah air terjun yang masih sangat alami dan terkenal dengan airnya yang jernih. Tempat ini juga sering digunakan masyarakat umat Hindu sebagai air suci. Tidak hanya itu, di sekitar lokasi air terjun juga terdapat tempat yang digunakan masyarakat setempat untuk memanjatkan doa.

Ada pula Kawasan Wisata Ekologi (KWE) Puspa Jagad. Itu merupakan wisata ekologi pertama yang ada di Blitar. Berawal dari keresahan POKDARWIS, akhirnya terciptalah tempat wisata yang menawarkan beberapa produk paket wisata edukasi seperti, Paket wisata edukasi sapi perah, konservasi Anggrek, hingga menjadi tempat outbond. Tempat wisata ini terbukti memberikan dampak positif bagi ekonomi dan juga sosial masyarakat setempat. Tidak heran jika Kawasan Wisata Ekologi (KWE) Puspa Jagad mendapatkan penghargaan tingkat nasional.

Lalu ada Puncak Sekawan Kawasan hutan yang dulunya aktif dimanfaatkan sebagai tempat produksi getah pinus, kini sukses dibangun oleh Kelompok Sadar wisata menjadi jalur hiking dan cycling, camping ground serta spot foto untuk wisatawan pecinta alam. Puncak Sekawan adalah tempat yang tepat untuk menikmati sunrise dan sunset dengan latar pemandangan pegunungan yang mengitari seperti, Gunung Kromasan, Gunung Kelud, Pegunungan Putri Tidur, Gunung Gedang, dan Gunung Semeru.

Seni Langen Beksan Merupakan tarian sambutan para tamu yang datang. Memiliki filosofi yaitu agar para tamu yang datang dapat menjadi lebih akrab dengan tuan rumah, sehingga terjalin suatu keakabran yang baik antarpersonal maupun daerah. Tarian ini biasanya dipertunjukkan saat acara besar seperti nikahan, khitanan, juga penyambutan tamu besar.

Lalu ada Jaranan Dor sebuah kesenian yang paling diminati di Desa Semen dan dilestarikan hingga kini. Menggambarkan tentang Ksatria yang gagah perkasa yang tidak takut dengan musuh manapun. Di akhir tarian biasanya wisatawan dapat melihat atraksi penari yang sudah kehilangan kontrol yang menikmati makanan tak lazim yang tidak biasanya dikonsumsi oleh manusia.(der)

PAN Kota Malang Usulkan Ridwan Kamil dan Enam Tokoh Lain Masuk Rekomendasi Nama Bakal Calon Presiden

Rakerda DPD PAN Kota Malang. (istimewa)

MALANGVOICE – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kota Malang memunculkan 7 rekomendasi nama Bakal Calon Presiden.

Rakerda yang dilakukan pada Rabu (29/6) ini memang menghasilkan beberapa rekomendasi termasuk beberapa nama bakal calon presiden yang nanti diusung partai berlambang matahari tersebut.

Rekomendasi ini nama bakal calon presiden ini berasal dari pengurus DPD PAN Kota Malang di segala tingkatan. Ada 10 nama yang diajukan oleh partai. Para peserta Rakorda diminta untuk memilih 5 nama bakal calon presiden.

Rakerda PAN Kota Malang. (istimewa)

Adapun ketujuh nama tersebut adalah Zulkifli Hasan, Ganjar Pranowo, Erick Thohir, Khofifah Indar Parawansa, Ridwan Kamil, Andhika Perkasa, dan Anies Baswedan.

Sekertaris DPW PAN Jawa Timur, Khusnul Aqib, mengatakan usulan nama dari DPD ini merupakan bentuk apresiasi partai terhadap kader tingkat kota hingga cabang.

“Jadi partai menghargai suara atau usulan dari seluruh kader, nantinya nama usulan tersebut akan kami kepada DPP untuk diputuskan,” kata Khusnul Aqib.

Ia menjelaskan, nantinya setelah DPP memutuskan nama Calon Presiden, maka diharapkan para kader akan ikut dan tunduk dengan ketetapan partai. “Kami harap semua bentuk usulan ini akan ditetapkan pada satu nama, dan kader harus siap tegak lurus dengan keputusan partai,” ungkapnya.

Ketua DPD PAN Kota Malang, Lookh Makhfudz, menegaskan, nama-nama bakal calon presiden itu merupakan gambaran dari aspirasi para kader.

“Kami memang memberikan pilihan terhadap beberapa nama yang saat ini namanya sedang muncul di survei. Usulan ini nanti akan kami sampaikan kepada DPW PAN Jatim,” kata Lookh Makhfudz.

Ia menjelaskan, selain mengusulkan nama Calon Presiden, agenda Rakerda PAN pada tahun 2022 ini juga merupakan dalam rangka persiapan menyambut tahun politik tahun 2024. Ia menambahkan saat ini kepengurusan PAN Kota Malang sudah lengkap di tingkat DPD, 5 DPC dan 57 DPRt.

“Bahkan untuk saksi kita sudah penuhi sebanyak 1.986 saksi atau sekitar 85 persen dari kebutuhan saksi se Kota Malang dan kita juga berhasil merekrut 3.500 kader yang terverifikasi di aplikasi SIMPAN,” bebernya.

Pria yang juga Anggota DPRD Kota Malang itu menegaskan, jika dalam Pileg Tahun 2024 mendatang PAN Kota Malang menargetkan sebanyak 7 kursi suara.

“Saat ini PAN memiliki 3 kursi di DPRD, tahun 2024 kita akan bekerja keras supaya 7 kursi bisa kita raih,” tutupnya.(der)

Banyak Masyarakat Terbantu, Erick Thohir Inginkan Nasabah Mekaar Naik Dua Kali Lipat di Batu

Staf Khusus Erick Thohir, Arya Sinulingga hadiri Pasar Murah dan Bazaar UMKM BUMN” yang menghadirkan lebih dari 3.000 nasabah Mekaar dan masyarakat umum Kota Batu. (istimewa)

MALANGVOICE – Permodalan Nasional Madani (PNM) Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) mulai dirasakan dampaknya bagi masyarakat. Contohnya ada di Kota Batu yang mencatatkan nasabah Mekaar sebanyak 8.324.

Jumlah itu artinya hampir 100 persen warga pra sejahtera di Kota Batu berhasil terbantu lewat penguatan program Mekaar inisiasi Menteri BUMN Erick Thohir.

Karena itu, Erick Thohir meminta Perusahaan BUMN meningkatkan jumlah nasabah Mekaar dua kali lipat terutama di Kota Batu. Percepatan ini dilakukan sebagai komitmen Erick Thohir untuk menyejahterakan masyarakat hingga level Kabupaten dan Desa.

Warga Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Suti Astuti, mengaku sangat merasakan dampak positif dari kehadiran berbagai program PNM Mekaar.

Ia menjadi saksi bagaimana Program Mekaar berhasil meningkatkan dan mengembangkan usaha hingga membantu perekonomian serta kesejahteraan Ibu-Ibu pra sejahtera di Kota Batu.

“Program Mekaar berhasil membantu meningkatkan usaha saya sebagi keluarga pra sejahtera dengan cicilan usaha dengan bunga ringan,” ungkap Suti Astuti.

Pasar Murah dan Bazaar UMKM BUMN yang menghadirkan lebih dari 3.000 nasabah Mekaar dan masyarakat umum Kota Batu. (Istimewa)

Staf Khusus Erick Thohir, Arya Sinulingga dalam acara “Pasar Murah dan Bazaar UMKM BUMN” yang menghadirkan lebih dari 3.000 nasabah Mekaar dan masyarakat umum Kota Batu mengatakan, lewat program ini akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Walaupun Kota Batu ini sudah sangat tinggi jumlah nasabah Mekaar, tapi Pak Erick pasang target untuk meningkatkan lagi jumlah nasabah Mekaar menjadi 2 kali lipat dari jumlah saat ini. Itu artinya Pak Erick Thohir berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Batu,” jelas Arya.

Dalam kegiatan tersebut, Arya Sinulingga disambut oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Batu, Ir Sugeng Pramono beserta Pimpinan Perusahaan BUMN yang memiliki wilayah kinerja di wilayah Kota Batu yaitu Waskita Karya, Angkasa Pura I, SIER, dan Abipraya. Sedangkan Perusahaan BUMN penyedia pasar murah yaitu ID Food.

Selain pasar murah, kegiatan Pasar Murah dan Bazaar UMKM juga dimeriahkan oleh 50 UMKM binaan BUMN dengan produk yang beragam mulai dari pengolahan makanan dan minuman, fashion hingga jasa.

Febri, sebagai salah satu pelaku UMKM yang menjual kain batik asli Jawa Timur menyatakan potensi UMKM di Kota Batu sangatlah besar dan masih banyak lagi UMKM yang perlu pendampingan melalui Rumah BUMN.

Melalu Rumah BUMN, Arya kemudian akan memberikan pelatihan dan business matching UMKM yang ada di Kota Batu sehingga produknya bisa dipasarkan lebih luas lagi.

“Saya sendiri butuh peluang pasar dan marketing ke dunia internasional. Karena batik yang saya ini unik karena menggunakan 100% bahan organik yang pasarnya lebih luas di luar negeri dibandingkan dengan pasar tanah air,” jelas Febri.(der)

Antisipasi PMK, Polresta Malang Kota Target Tuntaskan 300 Dosis Vaksinasi Tahap Pertama

Kapolresta Malang Kota mengecek kandang hewan ternak sasaran vaksinasi. (Istimewa)

MALANGVOICE – Polresta Malang Kota mendapatkan jatah vaksin hewan ternak sejumlah 300 dosis. Proses vaksinasi sudah dilakukan pada Senin (27/6) dengan menyasar 100 ekor sapi perah.

“Penyuntikan diutamakan kepada sapi perah dan sehat,” kata Kapolresta Malang Kota, Kombespol Budi Hermanto, Selasa (28/6).

Pada penyuntikan vaksin pertama itu dilakukan ke 100 ekor sapi perah. Buher sapaan akrabnya mengatakan, total 300 vaksin akan dikebut untuk meminimalisir wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Targetnya 300 vaksin dihabiskan dulu, nanti kami ajukan ke provinsi,” lanjut Buher.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan tim dari Polresta Malang Kota dan Tim Gabungan Dinas Peternakan Kota Malang. tim itu langsung mendatangi peternak yang sudah didata untuk diberikan vaksin.

“Setiap hari kami mendatangi peternak langsung ke kandang hewannya dan dilakukan vaksinasi. Kami berharap peternak juga aktif memberikan informasi kepada petugas tentang adanya hewan ternak yang terinfeksi PMK agar segera ditangani sehingga tidak meluas,” tandasnya.(der)