Buruan Daftar! Ribuan Alumni Sudah Siap Ramaikan Gebyar Reuni Akbar ‘Agitma Bersinergi untuk Negeri’

Alumni SMAN 3 Malang dalam program Ludruk rutin, salah satu rangkaian kegiatan reuni akbar. (Istimewa)
Alumni SMAN 3 Malang dalam program Ludruk rutin, salah satu rangkaian kegiatan reuni akbar. (Istimewa)

MALANGVOICE – Ribuan alumni SMAN 3 Malang dipastikan bakal hadir dalam Gebyar Reuni Akbar Gema Silaturahim Lintas Angkatan ‘Agitma Bersinergi untuk Negeri’ 17-19 Agustus 2017.

Menurut informasi yang diterima MVoice dari panitia bagian registrasi, Tousa A, alumni yang mendaftar kegiatan reuni mencapai 2.500 orang. Jumlah itu sudah melampaui target yang direncanakan panitia.

“Lebih dari 2500 orang juga tidak masalah. Karena kami mengundang alumni sebanyak-banyaknya. Pendaftaran masih dibuka sampai tanggal 19 Agustus lho,” tukas dia saat dihubungi MVoice.

Alumni tertua yang juga dipastikan datang dalam reuni adalah mantan mentri Kehutanan RI yang juga merupakan alumni angkatan 1952, Jamaluddin. Ternyata animo alumni untuk kembali bersilaturahmi melalui reuni akbar tahun ini cukup tinggi.

Tousa berharap, alumni bisa hadir meramaikan acara puncak. Apalagi nanti diagendakan kegiatan karnaval atau fun walk, bazaar, dan berbagai kegiatan mengasyikkan lainnya.

“Wah nanti pasti meriah. Apalagi nanti alumni bisa fun walk atau karnaval memakai kostum unik dari asal mereka masing-masing,” tutupnya.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

1987 Doorprize Disiapkan, Wali Kota Siapkan Paket Umroh

Manajemen dan personel d'Kross telah melakoni serangkaian talk show di radio-radio dan televisi lokal Malang. (Istimewa)

MALANGVOICE – Sebanyak 1987 doorprize menarik disiapkan pada perayaan HUT ke-30 Arema yang dipusatkan di depan Stasiun Kota Baru, Jumat (11/8) nanti. Menariknya, tiga Kepala Daerah bakal terlibat pada ajang bertema ‘M30is (baca: Mbois) Ilakes_Kembali Berpesta’ ini.

Tak tanggung-tanggung, Wali Kota Malang, H Moch Anton bahkan telah menyediakan hadiah paket umroh bagi nawak-nawak Aremania dan Aremanita. “Ini agar Arema, Aremania dan Aremanita makin mbois ilakes dan selalu satu jiwa!” seru suami Hj Dewi Farida Suryani itu.

Beragam ide lain juga dimunculkan untuk memeriahkan hari lahir klub pujaan Aremania dan Aremanita ini. Gelontoran total 1987 doorprize sendiri akan dibagikan selama kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00-23.00 WIB ini.

Selain acara utama, sejumlah kegiatan lain juga disiapkan, diawali dengan kegiatan renungan detik-detik kelahiran Arema dan tahlil akbar pada 10 Agustus malam. Ajang itu merefleksi 30 tahun perjalanan klub serta merenungi eksistensi Singo Edan sejak awal kemunculannya 1987 silam. Adapun kegiatan juga dilanjutkan dengan ziarah bersama ke makam para pejuang Arema yang telah tiada.

Pada 11 Agustus pagi diadakan Qataman Quran di Kantor Arema FC. Siang hari seusai Solat Jumat lantas dilanjutkan Konser 30 Tahun Arema Mbois Ilakes_Kembali Berpesta dengan menghadirkan musisi-musisi kenamaan Malang Raya, termasuk band d’Kross yang melaunching album barunya di hari bersamaan.

Keesokan harinya atau pada 12 Agustus, bakal digelar Orkestra Kolosal Aremania di Stadion Kanjuruhan. Pertunjukan ini bakal melibatkan sekitar 45 ribu suporter yang pada hari itu memberikan dukungan bagi tim pujaannya melakoni super big match kontra Persib Bandung dalam laga lanjutan Liga 1.

Tak sampai di situ saja, pada tanggal 13 Agustus kegiatan bergeser ke Malang bagian timur, tepatnya di daerah Tumpang, Kabupaten Malang. Pagi harinya diadakan Jalan Sehat Arek Malang, bersamaan itu juga dihelat lomba menggambar dan mewarnai untuk anak-anak.

Puncak perayaan anniversary 30 Tahun Singo Edan ditutup dengan kegiatan Arema Sinau bersama Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun dan Kiai Kandjeng. Masih dipusatkan di Tumpang, pengajian bergaya dialog ala Cak Nun ini ditujukan untuk membangkitkan spirit arek-arek Malang, utamanya Aremania-Aremanita dan seluruh generasi muda guna meningkatkan kualitas spiritual dan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

‘M30is Ilakes_Kembali Berpesta’, Sajikan Keseruan dengan Kegiatan Positif

Manajemen dan personil d'Kross bersama Media Officer Arema FC, Sudarmaji telah melakoni serangkaian talk show di radio-radio dan televisi lokal Malang. (Istimewa)

MALANGVOICE – Peringatan HUT ke-30 Arema 11 Agustus 2017 mendatang dipastikan diwarnai dengan beragam keseruan. Manajemen Arema FC bersama d’Kross Community mengusung tema ‘M30is (baca: Mbois) Ilakes_Kembali Berpesta’ pada rangkaian kegiatan ini.

Tagline tersebut bakal direalisasikan dengan kegiatan-kegiatan positif, tanpa harus mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan. Beragam sosialisasi pun telah digencarkan kepada masyarakat.

Manajer Media Officer Arema FC, Sudarmaji, memberi ketegasan, dengan tagline Mbois Ilakes_Kembali Berpesta, pihaknya ingin mengisi perayaan HUT ke-30 Arema ini dengan kegiatan-kegiatan positif.

“Jadi kami imbau rekan-rekan Aremania-Aremanita tidak perlu konvoi keliling Malang Raya, cukup kita bersenang-senang bersama di depan Stasiun Kota Baru seharian penuh,” seru pria asal Banyuwangi itu.

Ucapan mantan wartawan itu diamini Frontman d’Kross, Sam Ade Herawanto. Dia menjelaskan, acara utama sengaja dipusatkan di satu titik agar terasa lebih spesial dan semarak.

Mereka pun menggandeng pemerintah daerah se-Malang Raya serta jajaran Forkopinda dan sinergi lintas sektoral untuk mensukseskan acara ini. Dengan begitu, masyarakat dari berbagai elemen di bhumi Arema bisa berkumpul bersama merayakan anniversary Singo Edan.

“Konser ini demi menghibur nawak-nawak Aremania dan Aremanita berpesta merayakan ulang tahun klub kesayangannya dengan bernyanyi dan berjingkrak bersama disertai pesta flare dan smoke bomb hingga kembang api,” imbuh Ade yang juga Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) ini.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

NuPho 2017, Melahirkan Insan Cinta untuk Negeri Lewat Fisika

Animo event NuPho tahun lalu sangat tinggi. (Istimewa)

MALANGVOICE – Himpunan Mahasiswa Jurusan Fisika ‘Nucleon’ Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan salah satu program kerja berskala nasional yang memfasilitasi siswa-siswi SMP/SMA/Sederajat untuk mengasah kemampuan dan semangat kompetisi mereka satu sama lain dalam ajang olimpiade fisika nasional atau yang biasa dijuluki Nucleon Physics Olympiad (NuPhO) 2017.

Kali ini, HMJ Fisika Nucleon semakin memperluas jangkauan publikasi dan pelaksanaannya dengan membuka rayon baru di kota-kota yang tersebar di seluruh nusantara, di antaranya yaitu rayon Kupang, Mojokerto, Palembang, Ponorogo, dan Semarang. Hingga total rayon pelaksana pada NuPhO 2017 adalah sebanyak 32 rayon.

Tidak berhenti dengan hal itu, tahun ini NuPhO mengusung tema yang lebih spesifik untuk target sasaran Olimpiade Fisika Nasional. Setiap tahun NuPhO hadir dengan tema yang berbeda, dimana dalam setiap tema terukir filosofi dan cita-cita pencapaian NuPhO pada tiap periodenya. Pada tahun 2017, NuPhO kembali dengan mengusung tema ‘Melahirkan Insan Cita Untuk Negeri’.

“Insan cita merupakan dunia cita, yakni ideal yang terwujud dalam pribadi seorang manusia yang berilmu pengetahuan untuk kehidupan masyarakat. Harapan kami generasi muda Indonesia yang selalu penuh akan karya dan kreasi, bisa menerapkan dan mengembangkan ilmu fisika untuk kemajuan Indonesia tercinta,” ujar Ketua Pelaksana Nucleon Physics Olympiad 2017, Yusuf Rizal.

Nucleon Physics Olympiad 2017 terdiri dari serangkaian acara yang diawali dengan babak penyisihan pada hari Minggu, 24 September 2017 bertempatkan di 32 cabang sekolah masing-masing rayon yang tercantum pada official poster. Pada babak ini, peserta yang terdiri dari dua orang (satu team) dihadapkan dengan soal multiple choice.

Dari total peserta pada satu rayon, selanjutnya akan diambil 10% untuk dapat melanjutkan ke babak perempat final. Babak ini dilaksanakan di Gedung FMIPA Universitas Negeri Malang pada hari Sabtu, 07 Oktober 2017. Total peserta 10% dari masing-masing 32 rayon akan berkompetisi mengerjakan soal essay dan akan diseleksi 8 tim terbaik untuk melanjutkan pada babak semifinal.

Selanjutnya, delapan tim tersebut harus beradu kecakapan mempresentasikan suatu fenomena Fisika yang disajikan dewan juri yang merupakan jajaran dosen Fisika Universitas Negeri Malang.

Setelah melewati proses penilaian dengan segala aspek pertimbangan, dari jumlah tim yang berada pada babak semifinal, akan diambil 4 tim dengan nilai terbaik untuk memperebutkan juara 1, 2, 3 dan harapan pada babak final.

Dilaksanakan esok harinya yakni pada hari Minggu, 08 Oktober 2017 di Gedung Aula O1 FMIPA, babak final terdiri dari tiga tahap ; meliputi sesi praktikum, sesi animasi, dan sesi kuis sebelum didapatkan tim terbaik yang akan menyandang predikat Juara 1 NuPhO 2017.

NuPhO dikemas sedemikian rupa dimana pada setiap babak menyajikan pesan dan kesan yang bertujuan untuk melatihan pola pikir dan semangat juang generasi muda bangsa Indonesia. Selain itu, pada babak perempat final dan seterusnya, para peserta dilatih untuk bersikap kritis dan jeli dalam setiap permasalahan yang dihadapinya.

Siswa diharapkan untuk menentukan suatu problem solving dari permasalahan tersebut. Dan itulah yang menjadi salah satu target luaran terselenggaranya NuPhO di setiap tahunnya. Tidak cukup dengan hal itu, NuPhO adalah ajang kompetisi bergengsi dan disupport oleh Kemenristek, pada setiap tahunnya SMP/SMA/Sederajat bersaing mendapatkan Piala Bergilir Kemenristek dan Piala Tetap untuk masing-masing pemenang, serta Tabanas.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Dijamin Mbois! Simak Jadwal Reuni Akbar Sinergi Agitma Untuk Negeri

Poster kegiatan Reuni Akbar. (Istimewa)

MALANGVOICE – Ikatan Alumni SMAN 3 Malang atau biasa dikenal Ika Smari Agitma akan menggelar rangkaian kegiatan Gebyar Reuni Akbar Gema Silaturahim Lintas Angkatan mengangkat tema Agitma Bersinergi untuk Negeri.

“Tema ini mewakili serangkaian kegiatan dari alumni yang sudah kami lakukan selama setahun ini. Tentu saja kegiatan ini tujuannya untuk memberikan dampak positif bagi kemajuan almamater sekaligus memberikan sumbangsih positif untuk masyarakat Malang pada umumnya,” papar Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ika Smari Agitma, Bagus Tjahja Kartika, saat dihubungi MVoice, Jumat (4/8).

Para alumni yang tergabung dalamIka Smari Agitma seusai rapat. (Istimewa)

Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan alumni selama setahun terakhir seperti program alumni mengajar yang dimotori angkatan 97, pagelaran kesenian ludruk di TIM Jakarta yang dimainkan alumni dan pemain profesional cak Kartolo cs, alumni Gathering Olah Raga dan Sarapan Bareng di Sekolah oleh DPC Malang, lalu baksos di desa Baran dimotori angkatan 85 dg support DPC Malang n DPP.

Lalu, untuk kegiatan pre-reuni akbar lain yang sedang dipersiapkan bisa dilihat berikut ini sebagaimana yang telah dirangkum MVoice dari panitia :

1. Bakti Almamater – Bedah Musholla sekolah yang dikoordinasikan angkatan 88 didukung seluruh alumni.

Program kerja merehab dan meng-upgrade fasilitas musala sekolah agar lebih nyaman untuk mendukung pembinaan character siswa. Kegiatan ini dimulai tanggal 18 Juni.

2. Kegiatan Turnamen Golf yang akan dilaksanakan tanggal 6 Agustus di Pondok Indah Jakarta.

Turnamen ini dimaksudkan untuk menggalang dana kegiatan reuni akbar dan charity sekaligus ajang silaturahim para golfer dari Malang.

3. Pagelaran Musik Tembang Kenangan untuk para alumni.

Sedang, untuk acara puncak reuni ada beberapa kegiatan seperti:

1. Tanggal 17 Agustus, Wisata Kemerdekaan di Malang.

Para alumni yang akan bereuni masing-masing angkatan akan melakukan kegiatan wisata secara mandiri untuk mempererat silaturahim sambil liburan menikmati wisata Malang. Dalam kegiatan wisatanya mereka diharapkan melakukan kegiatan unik seperti upacara bendera di tempat wisata dan membuat foto-foto yang instagramable untuk dimuat di media-media sosial dan diharapkan menjadi viral sehingga ada manfaat promosi wisata Malang.

Kepada para angkatan yang berwisata juga diharapkan melakukan kegiatan sosial untuk masyarakat sehingga perjalanan wisatanya menorehkan jejak kebaikan.

2. Tanggal 18 Agustus adalah acara Kongress Organisasi Ika Smari Agitma yang dihadiri perwakilan cabang dan angkatan.

Dalam acara ini akan dilakukan pengesahan pembentukan badan hukum Perkumpulan Ika Smari Agitma. dan dilanjutkan pencanangan Penggalangan Dana Abadi yang akan dikembangkan dan hasilnya digunakan untuk mendukung kegiatan Alamater dan masyarakat. Lalu diakhiri dengan pencanangan Pembentukan Badan Usaha Alumni.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Diikuti 6.000 Peserta, Sejumlah Tokoh Nasional Dipastikan Hadir

Segenap pengurus KAHMI Kota Malang menggelar jumpa pers di Kopilogi. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Jalan sehat bertajuk ‘Uklam-uklam Tahes’ yang digeber Korps Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dipastikan dihadiri sejumlah tokoh nasional. Selain itu, sekitar 6.000 peserta diprediksi turut serta dalam event yang dipusatkan di depan Balai Kota Malang, Minggu (30/7) ini.

Ketua Pelaksana, Ulil Azmi, mengatakan, 6.000 peserta tersebut telah melaksanakan pendaftaran secara online. Dengan begitu, kemungkinan bertambahnya jumlah peserta masih ada, mengingat pendaftaran hingga saat ini masih dibuka.

“Ini sudah melebihi target, karena awalnya kami hanya menargetkan 4.000 peserta. Selain anggota KAHMI dari berbagai daerah se-Indonesia, masyarakat umum juga mendaftar,” ungkapnya.

Dia menyebut, jumlah tersebut merupakan yang terbesar dibandingkan semua kegiatan serupa sebelumnya. Perlu diketahui, agenda ini merupakan kegiatan rutin yang digelar KAHMI secara berkala di tempat berbeda.

“Sebelumnya di Bandung, peserta hanya sekitar 1.000, di Malang banyak yang tertarik datang dari luar kota karena mungkin suasana Malang yang bagus,” imbuhnya.

Di sisi lain, sejumlah tokoh yang telah memastikan hadir antara lain Mahfud MD, Akbar Tanjung, Ferry Mursyidan Baldan, Aidul Fitriciada Azhari, dan tiga Kepala Daerah di Malang Raya. Mereka juga dijadwalkan hadir dalam Welcome Dinner yang masuk rangkaian kegiatan ini, di Ridwan Hisjam Center, Perum Permata Jingga, Sabtu (29/7) malam.

“Welcome dinner nanti dihadiri sekitar 300 orang perwakilan kontingen berbagai daerah,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Lebih Segar, d’Kross Bangkitkan Mars Legendaris ‘Malang Kota Subur’

Surat berisi notasi lagu ‘Malang Kota Subur’ dikirimkan mantan guru senior SMAN 3 Malang, Ny Naning Suwito kepada frontman d’Kross, Sam Ade Herawanto yang juga Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (eks Dispenda) Kota Malang. (Istimewa)

MALANGVOICE – Album baru bertajuk ‘Kembali Berpesta’ dijamin bakal mengobati kerinduan fans d’Kross. Pasalnya, selain berisi lagu anyar lain bernuansa ska seperti ‘Tamasya’, ‘Best Friends Forever’ dan ‘Jomblo Ngenes (Jones)’, beberapa repackage dari tembang lawas ikut melengkapi deretan track di album ini.

Yang istimewa, ada aransemen ulang lagu legendaris ‘Malang Kota Subur’ dengan nuansa punk-rock. Para musisi dan kritikus pun mengapreasi positif langkah d’Kross mengangkat kembali lagu tersebut.

“Ini membangkitkan kembali memori publik tentang lagu legendaris ini, karena sebenarnya masih banyak lagu legendaris lain yang seharusnya diketahui oleh generasi muda Kota Malang saat ini,” ungkap musisi senior, Mamek HS.

Dia menilai, hal ini bisa berdampak positif menjadi stimultan bagi pemerintah kota. Tentu saja, untuk menggiatkan kembali kecintaan anak didik terhadap daerahnya.

Dikatakannya, mereka mereka diajarkan lagi bangga menjadi arek Malang lewat lagu ini. “Selain berisi pesan moral yang baik, lagu tersebut sekaligus menjadi media untuk mempromosikan Kota Malang,” paparnya.

Lebih jauh, Mamek menyebut Malang sebagai barometer musik nasional. Kalau sepakbola Malang bisa menjadi besar, lanjutnya, kini juga saatnya musik Bhumi Arema kembali berjaya.

Pendapat senada juga dilontarkan Danar Rahadian. Musisi senior Malang itu menilai lagu ‘Malang Kota Subur’ sebagai sebuah identitas yang melekat pada masyarakat.

“Jadi kalau ditarik mundur, lagu itu seolah menjadi lagu wajib anak sekolah sejak era 70’an. Bagi generasi saat ini, mungkin sudah banyak yang tidak tahu. Padahal bagi generasi kami dulu, sampai sekarang pun liriknya masih melekat kuat di kepala,” kenang pria yang juga dikenal sebagai instruktur dan pengawas keselamatan kerja tingkat nasional ini.

Bagi Danar, aransemen apapun sah-sah saja dilakukan terhadap lagu kebanggaan warga Malang ini. Tentu saja, dengan catatan bahwa aransemen tidak mengurangi esensi, makna dan pesan moral yang terkandung di dalamnya.

“Jadi ketika didengungkan kembali, audience masih merasakan feel dari mars legendaris ini,” tandasnya.

Apresiasi turut disampaikan musisi senior Malang lainnya, Rudy Satrio Lelono. Menurutnya, apa yang dilakukan d’Kross bisa menjadi teladan dan mengilhami band lain untuk mengikuti jejak.

“Bagus, karena generasi saat ini perlu terus dipupuk semangat kecintaannya terhadap negeri. Lagu-lagu kebanggaan daerah dan bertema nasionalis sangat dibutuhkan di era saat ini,” urainya.

Rudy berharap lahirnya kembali ‘Malang Kota Subur’ dapat menjadi titik kebangkitan yang disuarakan d’Kross.

“Apalagi pesan moralnya disampaikan dengan bahasa universal, yakni musik dan dibalut nuansa kekinian. Semoga dapat diterima semua kalangan sehingga memberi efek positif,” lanjut musisi yang mengarrange sejumlah mars-mars Arema, salah satunya lagu ‘Singa Bola’ itu.

Bahkan salah seorang mantan guru senior di SMAN 3 Malang, Ny Naning Suwito sempat mengirimkan surat khusus kepada frontman d’Kross, Sam Ade Herawanto, berisi notasi asli lagu gubahan R Dirman Sasmokoadi tersebut.

Karena itulah, momentum lahirnya kembali lagu ini juga bakal semakin terasa, seiring bakal ditampilkannya lagu ‘Malang Kota Subur’ di acara Reuni Akbar 65 Tahun SMAN 3 Malang, pada 19 Agustus mendatang.

Banyaknya kejutan di album baru bukan berarti band yang selama ini kental nuansa rock itu berubah haluan 180 derajat. Justru lewat album baru ini, Ined dkk sukses mentransformasi musik rock menjadi lebih ‘kaya’ dengan kolaborasi aneka genre secara smooth dan tetap enerjik.

Penggarapannya pun menggandeng gitaris kenamaan dari ibukota, Noldy Benyamin Pamungkas.Fill gitar yang meraung dan melengking dengan ciri khas distorsi dan reverb kental ala Noldy akan menjadi ‘roh’ di album berdesain colorfull tersebut.

Selain hits single ‘Kembali Berpesta’, lagu baru lain yang masih kental nuansa Malangan adalah ‘Sing Tawur Ngesroh’. “Pesan moral dari lagu itu sebenarnya cukup sederhana. Jadi dalam menyelesaikan masalah, tidak harus dengan kekerasan. Sekarang sudah bukan zamannya tawuran. Justru sekarang saatnya generasi muda bergaul melalui banyak kegiatan positif,” ulas Yokiwuz, vokalis d’Kross.

Sam Ade d’Kross rencananya akan ikut naik panggung membawakan lagu legendaris ini pada Reuni Akbar 65 Tahun SMAN 3 Malang, pada 19 Agustus mendatang.

“Tentu akan terasa istimewa bisa mendengarkan kembali lagu tersebut sambil mengenangnya bersama teman-teman kami saat acara reuni nanti,” kata Ketua Panitia Reuni Akbar 65 Tahun SMANTI, Hari Resofianto.

Performance d’Kross di acara reuni tersebut sekaligus mengawali rangkaian tour album ‘Kembali Berpesta’, setelah lebih dulu digelar kegiatan bedah album pada 10 Agustus nanti dan launching bersamaan peringatan HUT ke-30 Arema sehari kemudian.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Ayo! Belajar Seni Kaligrafi Bareng Ustadz Didin dan Ustadz Athoilla di MTQMN 2017

Kegiatan workshop kaligrafi digelar tanggal 30 Juli. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pada tanggal 28 Juli – 4 Agustus 2017 Kota Malang akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN). Acara akbar ini akan diadakan di dua perguruan tinggi sekaligus yakni Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Brawijaya (UB).

Berbagai kegiatan akan diselenggarakan untuk memeriahkan acara akbar ini, salah satunya Workshop Kaligrafi Nasional. Workshop ini diadakan berhubungan dengan adanya lomba Kaligrafi Nasional yang bertemakan ‘Mengukuhkan Budaya Nusantara Melalui Kreativitas Qur’ani’.

Workshop yang akan diselenggarakan pada tanggal 30 Juli 2017 ini bertempat di Gedung Graha Cakrawala UM. Workshop ini diharapkan menambah pemahaman mengenai seni kaligrafi para peserta lomba Kaligrafi yang akan diadakan pada hari setelahnya yakni pada tanggal 1 Agustus 2017.

Dalam workshop ini akan dihadiri oleh pemateri dan couching yang ahli di bidang seni kaligrafi, yaitu Ustadz Didin Sirojuddin dari Jakarta selaku pendiri Lembaga Kaligrafi Al Qur’an (LEMKA) dan juga Ustadz Athoillah dari Jombang selaku pendiri Sekolah Kaligrafi Al Qur’an (SAKAL). Dengan adanya para ahli seni kaligrafi tersebut, para peserta workshop akan lebih memahami dan memiliki pengalaman dalam seni kaligrafi sebelum mengikuti perlombaan.

Panitia pun membatasi sebanyak 200 peserta dalam workshop ini. Workshop ini juga diperuntukkan bagi masyarakat umum yang ingin memahami dan mempraktekkan seni kaligrafi. Workshop yang akan dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB ini tidak memberikan syarat khusus Peserta hanya perlu membawa alat tulis dan dikenai biaya sebesar Rp. 25.000,-.

Bukan hanya itu saja, para peserta diberikan kemudahan untuk melakukan pendaftaran mengikuti workshop ini. Pendaftaran workshop dilakukan dengan mengirimkan identitas pribadi melalui whatsapp dan membayar biaya pendaftaran via transfer. Selain memeriahkan MTQMN, acara ini juga berguna sebagai sarana mengenalkan UM kepada khalayak umum khususnya para pelajar yang ada di Kota Malang.

“Saya harap workshop ini dapat memberikan manfaat, baik ilmunya maupun pengalamannya, sekaligus semoga khot tetap berjaya di Indonesia,” harap salah satu penanggung jawab Khot, Zahrotun Nafi’a.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Kombinasikan Genre Punk-Ska, ‘Jomblo Ngenes’ Tembang Anyar d’Kross

d'Kross saat tampil dalam ajang Radioshow TV One. (Muhammad Choirul)
d'Kross saat tampil dalam ajang Radioshow TV One. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Diluncurkannya album baru bertajuk ‘Kembali Berpesta’ menandai kehadiran d’Kross dengan penampilan lebih segar. Ini berarti musik yang dibawakan tak lagi sama dengan album-album sebelumnya.

Kabarnya, genre punk dan corak ska bakal mewarnai album ‘Kembali Berpesta’. Front man d’Kross, Ir H Ade Herawanto MT, memastikan hal tersebut.

“Sekaligus menandai perjalanan 11 tahun d’Kross, kami ingin terus berkarya dan menampilkan sesuatu yang fresh,” lanjut Sam Ade yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda nasional.

Sedikit bocoran, akan ada 11 track yang diusung dalam album berdesain colorfull ini. Selain hits ‘Kembali Berpesta’, sejumlah tembang anyar diyakini memberi warna baru, diantaranya ‘Best Friend Forever’, ‘Tamasya’ dan ‘Jones (Jomblo Ngenes)’.

“Lagu-lagu lain seperti Mars Arek-arek Malang’, ‘Arema e’ dan ‘Medley Chant Stadium’ juga diaransemen ulang dengan irama lebih rancak dan enerjik,” sambung Menyax, sang bassist.

Meski mengusung genre baru, bukan berati d’Kross main-main dalam mempersiapkan album ‘Kembali Berpesta’. Proses penggarapan album ini sudah dimulai sejak akhir 2016.

Dalam sejumlah aksi panggungnya belakangan ini, Yokiwuz dkk memang sudah mulai mengkolaborasi genre musik yang mereka bawakan. Hasilnya pun cukup memuaskan dan mengesankan.

Eksplorasi musik bukan barang baru bagi d’Kross. Tak cuma mengusung genre rock, punk , ska atau menjajal reggae, buktinya mereka berhasil menelurkan album religi bertajuk ‘Sholawat Bani Hasyim’ yang dibalut nuansa pshydelic rock beberapa waktu lalu.

“Untuk genre, biar fans dan para pendengar langsung yang menilainya. Kami berharap lagu-lagu di album ini bisa dinikmati berbagai kalangan,” pungkas Manajer d’Kross, Roy Hermanto.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Kado Ultah Arema, d’Kross Luncurkan ‘Kembali Berpesta’

MALANGVOICE – Menyambut hari jadi ke-30 Arema pada 11 Agustus mendatang, d’Kross menyiapkan kado spesial. Band yang terbentuk pada 17 Oktober 2006 itu akan merilis album baru, tentu sebagai kado untuk Aremania.

“Ini akan menjadi kado khusus di ulang tahun Arema,” seru sang frontman, Sam Ade d’Kross. Hal ini kian melengkapi kiprah d’Kross yang memang sejak awal identik dengan ciri khas khazanah lokal bhumi Arema.

Pemilik nama lengkap Ir H Ade Herawanto MT itu menyebut, hadirnya album baru ini, diharapkan mengobati kerinduan fans. ‘Kembali Berpesta’ menjadi judul album baru band yang kini digawangi Ined (drum), Bachtiar (gitar), Menyax (bass) dan Yokiwuz (vokal) tersebut.

Pasca terakhir merilis mini album pada 2015 lalu, inilah momentum yang dirasa tepat untuk kembali meramaikan jagad musik Nusantara. Sebab, kiprah d’Kross selama ini memang tak diragukan lagi.

Melewati perjalanan lebih dari satu dasawarsa jelas bukan hal mudah dilalui sebuah band komunal. Apalagi, dalam kurun selama itu, rentetan album demi album terus dilahirkan.

Beragam karya ini sebagai buah kreativitas dan cita rasa musikalitas mumpuni. Lagu ‘Kabar Damai’ dan ‘Malang ke Bulan’ tentu sudah tak asing lagi di telinga pecinta musik Tanah Air.

Bahkan lewat ‘Bhumi Arema’ dan ‘Salam Satu Jiwa’, nama d’Kross seolah tak bisa dipisahkan lagi sebagai bagian penting perjalanan klub dan kelompok suporter Singo Edan. “Bersama d’Kross, mari kita kembali berpesta,” timpal Ade lagi.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Komunitas