30 November 2022
30 November 2022
25.2 C
Malang
ad space

Ayo! Belajar Seni Kaligrafi Bareng Ustadz Didin dan Ustadz Athoilla di MTQMN 2017

Kegiatan workshop kaligrafi digelar tanggal 30 Juli. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pada tanggal 28 Juli – 4 Agustus 2017 Kota Malang akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN). Acara akbar ini akan diadakan di dua perguruan tinggi sekaligus yakni Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Brawijaya (UB).

Berbagai kegiatan akan diselenggarakan untuk memeriahkan acara akbar ini, salah satunya Workshop Kaligrafi Nasional. Workshop ini diadakan berhubungan dengan adanya lomba Kaligrafi Nasional yang bertemakan ‘Mengukuhkan Budaya Nusantara Melalui Kreativitas Qur’ani’.

Workshop yang akan diselenggarakan pada tanggal 30 Juli 2017 ini bertempat di Gedung Graha Cakrawala UM. Workshop ini diharapkan menambah pemahaman mengenai seni kaligrafi para peserta lomba Kaligrafi yang akan diadakan pada hari setelahnya yakni pada tanggal 1 Agustus 2017.

Dalam workshop ini akan dihadiri oleh pemateri dan couching yang ahli di bidang seni kaligrafi, yaitu Ustadz Didin Sirojuddin dari Jakarta selaku pendiri Lembaga Kaligrafi Al Qur’an (LEMKA) dan juga Ustadz Athoillah dari Jombang selaku pendiri Sekolah Kaligrafi Al Qur’an (SAKAL). Dengan adanya para ahli seni kaligrafi tersebut, para peserta workshop akan lebih memahami dan memiliki pengalaman dalam seni kaligrafi sebelum mengikuti perlombaan.

Panitia pun membatasi sebanyak 200 peserta dalam workshop ini. Workshop ini juga diperuntukkan bagi masyarakat umum yang ingin memahami dan mempraktekkan seni kaligrafi. Workshop yang akan dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB ini tidak memberikan syarat khusus Peserta hanya perlu membawa alat tulis dan dikenai biaya sebesar Rp. 25.000,-.

Bukan hanya itu saja, para peserta diberikan kemudahan untuk melakukan pendaftaran mengikuti workshop ini. Pendaftaran workshop dilakukan dengan mengirimkan identitas pribadi melalui whatsapp dan membayar biaya pendaftaran via transfer. Selain memeriahkan MTQMN, acara ini juga berguna sebagai sarana mengenalkan UM kepada khalayak umum khususnya para pelajar yang ada di Kota Malang.

“Saya harap workshop ini dapat memberikan manfaat, baik ilmunya maupun pengalamannya, sekaligus semoga khot tetap berjaya di Indonesia,” harap salah satu penanggung jawab Khot, Zahrotun Nafi’a.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Trio Nawak Ewed Launching Album Baru ‘Yang Terlupakan’

Press conference Nawak Ewed di God Bless Cafe Malang. (Anja Arowana)
Press conference Nawak Ewed di God Bless Cafe Malang. (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Trio baru bernama Nawak Ewed lahir, Minggu (13/8). Digawangi gitaris kenamaan Noldy Benyamin P, Hengky Saing, dan Tatok Utoro, band ini mengeluarkan album bernuansa 70-an dan 80-an dengan eksekusi modern.

Konsep itu dijadikan patokan untuk album baru mereka yang bertajuk ‘Yang Terlupakan’, sudah dirilis dalam format fisik (CD) secara independent. Mini album tersebut menyuguhkan 5 trek berlirik plus dua komposisi instrumental yang berorientasi gitar.

Tajuk album ‘Yang Terlupakan’ diambil dari satu lagu di dalam album yang paling berkesan bagi personil Nawak Ewed.

“Yang Terlupakan ini mewakili karakter dan jiwa kita. Kita cari musik yang sederhana dan berkesan,” kata salah satu personil, Tatok Utoro, Minggu (13/8).

Lagu-lagu dalam album ini mengangkat lirik yang unik yang mengingatkan pendengar pada kenangan. Salah satu judul lagu yang menarik lainnya adalah ‘Alun-alun’, ‘Pasar Klojen’.

“Kalau mendengarkan lagu ini ya sekaligus mengenang masa-masa muda dulu waktu main ke Alun-Alun begitu. Not musik yang kami pilih juga not sederhana. Feel 80-an nya bisa kita rasakan juga dari lirik-lirik ini,” tukas Noldy.

Mereka berharap, album ini bisa menjadi penghibur para pendengar sekaligus menggiring pendengar mengenang era 80-an.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Game of Thrones Season 7 Tayang, Jangan Terkejut Gara-Gara Ini…

Poster Game of Thrones Season 7. (webpaint.com)

MALANGVOICE – Game of Thrones season 7 mulai tayang di HBO, Senin (17/7) jam 8.00 WIB pada jam yang sama dengan Amerika Serikat. Episode pertama ini akan ditayangkan ulang pada hari yang sama jam 20.00 WIB.

Episode terbaru selanjutnya tayang pada jam yang sama setiap Senin. Para fans tentu penasaran bagaimana kelanjutan polemik cerita-cerita di season sebelumnya. Kali ini, season 7 banjir kejutan.

Dari pihak Stark, kita akan melihat bagaimana Arya membalaskan dendamnya dengan sempurna serta titik baru perjalanan Bran Stark. Tak kalah dengan adik-adiknya, Jon Snow dan Sansa Stark dihadapkan pada polemik persekutuan yang menyisakan dendam dengan pemecahan yang mencengangkan.

Daenerys Targaryen akhirnya memutuskan berlayar menuju Westeros bersama pasukannya, naga dan Hand of the Queen barunya, Tyrion Lannister. Jon Snow telah mendapat gelar King in the North setelah mengalahkan Ramsay Bolton dalam Battle of the Bastards dan kembali ke Winterfell menuju House Stark.

Di King’s Landing, Cersei Lannister menduduki Iron Throne setelah membakar High Sparrow, para pengikut dan musuh-musuhnya di Sept of Baelor. Namun ketika aliansi lama terpecah dan muncul yang baru, sepasukan orang-orang mati bergerak menuju the Wall, mengancam akan mengakhiri perebutan takhta selamanya.

Para pemain yang kembali hadir di serial Game of Thrones season ini termasuk: pemenang Emmy dan Golden Globe Peter Dinklage (Tyrion Lannister), Nikolaj Coster-Waldau (Jaime Lannister), Lena Headey (Cersei Lannister), Emilia Clarke (Daenerys Targaryen), Aidan Gillen (Petyr “Littlefinger” Baelish), Kit Harington (Jon Snow), Diana Rigg (Lady Olenna Tyrell), Sophie Turner (Sansa Stark) dan Maisie Williams (Arya Stark).

sumber: newyorker.com


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Kombinasikan Genre Punk-Ska, ‘Jomblo Ngenes’ Tembang Anyar d’Kross

d'Kross saat tampil dalam ajang Radioshow TV One. (Muhammad Choirul)
d'Kross saat tampil dalam ajang Radioshow TV One. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Diluncurkannya album baru bertajuk ‘Kembali Berpesta’ menandai kehadiran d’Kross dengan penampilan lebih segar. Ini berarti musik yang dibawakan tak lagi sama dengan album-album sebelumnya.

Kabarnya, genre punk dan corak ska bakal mewarnai album ‘Kembali Berpesta’. Front man d’Kross, Ir H Ade Herawanto MT, memastikan hal tersebut.

“Sekaligus menandai perjalanan 11 tahun d’Kross, kami ingin terus berkarya dan menampilkan sesuatu yang fresh,” lanjut Sam Ade yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda nasional.

Sedikit bocoran, akan ada 11 track yang diusung dalam album berdesain colorfull ini. Selain hits ‘Kembali Berpesta’, sejumlah tembang anyar diyakini memberi warna baru, diantaranya ‘Best Friend Forever’, ‘Tamasya’ dan ‘Jones (Jomblo Ngenes)’.

“Lagu-lagu lain seperti Mars Arek-arek Malang’, ‘Arema e’ dan ‘Medley Chant Stadium’ juga diaransemen ulang dengan irama lebih rancak dan enerjik,” sambung Menyax, sang bassist.

Meski mengusung genre baru, bukan berati d’Kross main-main dalam mempersiapkan album ‘Kembali Berpesta’. Proses penggarapan album ini sudah dimulai sejak akhir 2016.

Dalam sejumlah aksi panggungnya belakangan ini, Yokiwuz dkk memang sudah mulai mengkolaborasi genre musik yang mereka bawakan. Hasilnya pun cukup memuaskan dan mengesankan.

Eksplorasi musik bukan barang baru bagi d’Kross. Tak cuma mengusung genre rock, punk , ska atau menjajal reggae, buktinya mereka berhasil menelurkan album religi bertajuk ‘Sholawat Bani Hasyim’ yang dibalut nuansa pshydelic rock beberapa waktu lalu.

“Untuk genre, biar fans dan para pendengar langsung yang menilainya. Kami berharap lagu-lagu di album ini bisa dinikmati berbagai kalangan,” pungkas Manajer d’Kross, Roy Hermanto.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Ikut Rombongan Napak Tilas, Kapolres Malang Kota Inginkan Aremania Tertib

Kapolres Malang Kota, AKBP Hoiruddin Hasibuan bersama Ade d'Kross. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Perayaan HUT ke-30 Arema yang jatuh pada Jumat (11/8) besok akan digelar napak tilas. Tradisi suporter Aremania berkeliling Malang Raya ini sesuai rencana akan dimulai pada pukul 13.00 WIB.

Demi menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan napak tilas, sebanyak 500 anggota polisi dibantu Brimob dan jajaran lain disiapkan. “Kami kerahkan anggota untuk mengawal kegiatan dari awal hingga akhir,” kata Kapolres Malang Kota, AKBP Hoiruddin Hasibuan.

Lebih lanjut, Hasibuan menginginkan Aremania yang ikut dalam napak tilas agar tertib dan mematuhi peraturan. Menggunakan helm jadi syarat mutlak yang harus ditaati peserta. “Ya harus itu. Selain ada petugas yang menertibkan, Aremania sendiri harus patuh melakukan napak tilas sesuai rute yang ditentukan,” ujarnya lagi.

Sebagai warga kehormatan Arema, Hasibuan sendiri mengaku akan terjun langsung bersama gerombolan suporter melaksanakan napak tilas. “Saya rencananya mau ikut juga, nanti dilihat lah,” jelasnya.

Sesuai kesepakatan, rute yang akan dilalui adalah Start Jl.Kertanegara – Jl. Trunojoyo – Jl. Sunandar Priyo Sudarmo – Jl. LA Sucipto – Jl.Ahmad Yani – JL Ahmad Yani Utara -Jl.Raya Karanglo Singosari (Pospol Karanglo) belok ke kiri – Jl.Perusahaan Karanglo – Jl.Kepuhharjo – Jl. Raya Ngijo Karangploso (Polsek Karangploso belok ke kiri) – Jl. Raya Dadaprejo – Jl.Raya Sengkaling – Jl.Raya Tlogomas – Jl.Raya M.T.Haryono – Jl.Mayjen Panjaitan – Jl.Besar Ijen – Jl.Ijen – Jl.Kawi – Jl.AR Hakim – Jl.Merdeka Barat – Jl..Kauman – Jl.Arif Margono – Jl.S.Supriadi – Jl.Raya Kepuh – Jl.Aipda Satsui Tubun – Jl.Gadang – Jl.Kol.Sugiono – Jl.Laks Martadinata – Jl.Gatot Subroto dan berakhir di Jl.Trunojoyo.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

‘Kartini Bumiayu’ Menangi Grandfinal Perempuan Inspiratif

Sri Marianingsih menjuarai kontes Perempuan Inspiratif Kota Malang. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Kontes bertajuk Grandfinal Perempuan Inspiratif Kota Malang 2017 dimenangkan ‘Kartini’ asal Kelurahan Bumiayu, Sri Marianingsih. Bertempat di Hotel Gajahmada, Rabu (26/4) malam, dia mengungguli 19 nominator lain.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Malang, Hj Dewi Farida Suryani, membacakan langsung pemenang. Suami Wali Kota HM Anton ini lantas mengalungkan selendang tanda jawara.

Dengan begitu, Sri Marianingsih memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. Sementara itu, juara II diraih Diana dari Kelurahan Kedung Kandang, dan juara III disabet Evrida Hartini dari Cemorokandang.

Selanjutnya, juara favorit didapat Peni Budiastuti dari Purwodadi. Untuk juara harapan, masing-masing didapat III Ida Yuastuti, Kusmillah, dan Endang Yuliati Amperawati.

Kepala DP3AP2KB, Penny Indriani, mengatakan, rangkaian penilaian sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. “Sudah dimulai dua pekan lalu dan diakumulasikan dengan nilai malam ini,” paparnya.

The Groove Ajak Penonton Goyang

Penampilan The Groove. (deny)
Penampilan The Groove. (deny)

MALANGVOICE – Penampilan The Groove, malam ini, di Baiduri Ballroom, membuat penonton berkeringat.

Aksi energik band yang tenar pada 2000-an ini membuat penonton berjingkrak bersama. Ribuan penonton yang hadir seakan tak kenal lelah mengikuti nyanyian Rieke Roeslan dari lagu awal hingga terakhir.

Beberapa lagu bahkan dikemas dengan nuansa jazz. The Groove menyanyikan lagu “Bila” dan dilanjutkan dengan “Sepi”. Penonton semakin semangat ketika mereka membawakan lagu “Dahulu”.

The Groove memainkan musik dengan campuran jazz yang lembut dan unik yang semakin membuat acara meriah. “Ayo goyang bareng-bareng,” seru Rieke.

Penampilan The Groove akhirnya ditutup dengan lagu Khayalan. Selanjutnya, bintang tamu lain, Ari Lasso akan mengisi panggung dalam acara malam ini.

Ari Lasso juga ditantang memainkan musik dengan nuansa jazz. Ia akan membawakan sekitar 12 lagu.

Umi Farida Apresiasi Kontes Perempuan Inspiratif

Kepala TP PKK Kota Malang, Hj Dewi Farida Suryani, menerima cenderamata dari Kepala DP3AP2KB, Penny Indriani. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Ketua TP PKK Kota Malang, Hj Dewi Farida Suryani, mengapresiasi gelaran Grandfinal Perempuan Inspiratif Kota Malang 2017, Rabu (26/4) malam ini, di Hotel Gajahmada. Dalam kesempatan itu, dia sempat menyampaikan beberapa patah kata, mewakili Wali Kota, HM Anton.

“Kegiatan ini sangat konstruktif, mendorong perempuan aktif berperan serta dalam pembangunan Kota Malang pada segala bidang,” kata Umi Farida, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, dia tak henti-hentinya mengucapkan kebanggaan atas ajang ini. Betapa tidak, ajang ini menghadirkan 20 nominator terbaik yang lolos dari beberapa seleksi sebelumnya.

Perempuan ini juga telah melalui tahap usulan kelurahan, sehingga mereka sudah jelas memiliki kapasitas bersaing menjadi yang terbaik.

“Saya selalu bangga jika berada di tengah perempuan yang punya semangat energi tinggi, berpikir positif berhati tulus ikhlas. Karena itu, penghargaan ini apresiasi atas prestasi kreatif dan inovatif,” pungkasnya.

Diikuti 6.000 Peserta, Sejumlah Tokoh Nasional Dipastikan Hadir

Segenap pengurus KAHMI Kota Malang menggelar jumpa pers di Kopilogi. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Jalan sehat bertajuk ‘Uklam-uklam Tahes’ yang digeber Korps Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dipastikan dihadiri sejumlah tokoh nasional. Selain itu, sekitar 6.000 peserta diprediksi turut serta dalam event yang dipusatkan di depan Balai Kota Malang, Minggu (30/7) ini.

Ketua Pelaksana, Ulil Azmi, mengatakan, 6.000 peserta tersebut telah melaksanakan pendaftaran secara online. Dengan begitu, kemungkinan bertambahnya jumlah peserta masih ada, mengingat pendaftaran hingga saat ini masih dibuka.

“Ini sudah melebihi target, karena awalnya kami hanya menargetkan 4.000 peserta. Selain anggota KAHMI dari berbagai daerah se-Indonesia, masyarakat umum juga mendaftar,” ungkapnya.

Dia menyebut, jumlah tersebut merupakan yang terbesar dibandingkan semua kegiatan serupa sebelumnya. Perlu diketahui, agenda ini merupakan kegiatan rutin yang digelar KAHMI secara berkala di tempat berbeda.

“Sebelumnya di Bandung, peserta hanya sekitar 1.000, di Malang banyak yang tertarik datang dari luar kota karena mungkin suasana Malang yang bagus,” imbuhnya.

Di sisi lain, sejumlah tokoh yang telah memastikan hadir antara lain Mahfud MD, Akbar Tanjung, Ferry Mursyidan Baldan, Aidul Fitriciada Azhari, dan tiga Kepala Daerah di Malang Raya. Mereka juga dijadwalkan hadir dalam Welcome Dinner yang masuk rangkaian kegiatan ini, di Ridwan Hisjam Center, Perum Permata Jingga, Sabtu (29/7) malam.

“Welcome dinner nanti dihadiri sekitar 300 orang perwakilan kontingen berbagai daerah,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

‘M30is Ilakes_Kembali Berpesta’, Sajikan Keseruan dengan Kegiatan Positif

Manajemen dan personil d'Kross bersama Media Officer Arema FC, Sudarmaji telah melakoni serangkaian talk show di radio-radio dan televisi lokal Malang. (Istimewa)

MALANGVOICE – Peringatan HUT ke-30 Arema 11 Agustus 2017 mendatang dipastikan diwarnai dengan beragam keseruan. Manajemen Arema FC bersama d’Kross Community mengusung tema ‘M30is (baca: Mbois) Ilakes_Kembali Berpesta’ pada rangkaian kegiatan ini.

Tagline tersebut bakal direalisasikan dengan kegiatan-kegiatan positif, tanpa harus mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan. Beragam sosialisasi pun telah digencarkan kepada masyarakat.

Manajer Media Officer Arema FC, Sudarmaji, memberi ketegasan, dengan tagline Mbois Ilakes_Kembali Berpesta, pihaknya ingin mengisi perayaan HUT ke-30 Arema ini dengan kegiatan-kegiatan positif.

“Jadi kami imbau rekan-rekan Aremania-Aremanita tidak perlu konvoi keliling Malang Raya, cukup kita bersenang-senang bersama di depan Stasiun Kota Baru seharian penuh,” seru pria asal Banyuwangi itu.

Ucapan mantan wartawan itu diamini Frontman d’Kross, Sam Ade Herawanto. Dia menjelaskan, acara utama sengaja dipusatkan di satu titik agar terasa lebih spesial dan semarak.

Mereka pun menggandeng pemerintah daerah se-Malang Raya serta jajaran Forkopinda dan sinergi lintas sektoral untuk mensukseskan acara ini. Dengan begitu, masyarakat dari berbagai elemen di bhumi Arema bisa berkumpul bersama merayakan anniversary Singo Edan.

“Konser ini demi menghibur nawak-nawak Aremania dan Aremanita berpesta merayakan ulang tahun klub kesayangannya dengan bernyanyi dan berjingkrak bersama disertai pesta flare dan smoke bomb hingga kembang api,” imbuh Ade yang juga Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) ini.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti