Tiga Manfaat Bawang Panggang Campur Madu Bagi Tubuh di Tengah Pandemi

Bawang putih. (pixabay)

MALANGVOICE – Bawang putih dikenal mengandung vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C dan mineral seperti fosfor, magnesium, tembaga, kalium, yodium dan kalsium.

Karena kandungan dalam bawang putih tersebut, biasanya dimanfaatkan untuk mengatasi masalah kesehatan yang berkaitan dengan jantung dan sistem darah.

Yang mungkin belum banyak dikenal jika bawang putih panggang dicampur madu, ternyata juga baik dikonsumsi sebelum tidur malam. Memiliki banyak manfaat bagi tubuh.

Dilansir dari laman Genpi.co, berikut beberapa manfaat bawang putih panggang dicampur madu, antara lain:

1. Memperbaiki sirkulasi darah
Bawang putih panggang campur madu, dapat meningkatkan kinerja lambung untuk proses penyerapan zat besi.

Jika penyerapan zat besi lancar, maka maka sirkulasi darah dalam tubuh juga bisa berjalan dengan baik.

Selain itu, kandungan mineral dan vitamin dalam madu serta bawang putih juga sangat baik untuk meningkatkan kualitas darah. Untuk itu, sangat disarankan dikonsumsi dengan teratur setiap hari.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Bawang putih panggang campur memiliki lebih dari 12 manfaat bagi kesehatan kulit dan tubuh yang dikombinasikan bersama madu.

Kandungan antioksidan tinggi yang dapat berkhasiat untuk menjaga kesehatan dan beberapa penyakit seperti demam, menggigil, diare, flu, infeksi jamur dan juga gigitan serangga.

3. Mencegah kanker.
Bawang putih panggang dicampur madu juga memiliki khasiat untuk mencegah dan mengatasi penyakit kanker.

Adapun jenis bawang putih yang paling bagus untuk digunakan menyembuhkan kanker adalah bawang putih lanang dan bawang putih dayak.(end)

Klaster Covid-19 Bermunculan di Kota Malang, Ini Langkah Dinkes

Jalan Tretes, Rampal Celaket, Klojen, Kota Malang, (MG2).

MALANGVOICE – Kasus kluster Covid-19 terjadi di tiga tempat berbeda di Kota Malang.

Mulai dari daerah Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau, Lowokwaru, lalu Jalan Lowokdoro, Sukun, hingga Jalan Tretes, Rampal Celaket, Kota Malang.

Diketahui sebelumnya di Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau, Lowokwaru, terdapat 22 orang terkonfirmasi positif Covid-19, dua diantaranya meninggal.

Lalu, di Jalan Lowokdoro, Sukun, Kota Malang, ada sembilan orang terkonfirmasi positif covid-19 dan dua diantaranya meninggal.

Sebagai langkah antisipasi, dilakukan swab PCR pada sembilan orang yang memiliki kontak erat dengan beberapa orang warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut.

“Yang di Lowokdoro itu dari sembilan yang di swab, ada tiga yang positif. Lalu Di geser ke Rumah Sakit Lapangan untuk menjalani isolasi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif, Senin (31/5).

Kemudian, Jalan Tretes, Rampal Celaket, Klojen, Kota Malang, terdapat Tujuh orang yang terkonfirmasi positif covid-19, dua diantaranya meninggal.

“Swab Antigen dilakukan kepada 27 warga Jalan Tretes yang kemungkinan memiliki kontak erat. Hasilnya saya belum dapat informasi,” tuturnya.

Menurut, Husnul, Swab yang dilakukan kepada warga yang diperkirakan memiliki kontak erat dengan terkonfirmasi positif covid-19, merupakan langkah pencegahan terjadinya kluster baru.

“Langkah-langkah yang Dinkes lakukan sebagai pencegahan penyebaran Covid-19, dengan melakukan tracing dan testing,” kata dia.

Dari situ, dirinya mengimbau kepada masyarakat, khususnya di Kota Malang, agar tetap mengedepankan protokol kesehatan di manapun berada.

“Masyarakat supaya tetap mengedepankan prokes dalam melakukan kegiatan baik dirumah maupun diluar rumah,” tandasnya.(der)

Vaksinasi Pegawai Perbankan Dimulai Besok

Ilustrasi vaksinasi tahap dua, (MG2).

MALANGVOICE – Vaksinasi tahap kedua yang menyasar pelayan publik, guru, TNI/Polri, dan pekerja media terus berlanjut. Kini giliran pegawai perbankan yang mendapatkan vaksin pada Senin (22/3).

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Malang, Sutiaji, diperkirakan sekitar 400 orang pegawai perbankan yang bakal mengikuti vaksin.

“Ada sekitar 54 perbankan yang pegawainya disasar sebagai prioritas penerima vaksin. Setiap instansi akan diambil 55 orang. Jadi kalau dijumlah ada sekitar 400 orang,” jelasnya, Ahad (21/3).

Untuk persiapannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berkordinasi dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KwBI) Malang.

“Saya juga sudah koordinasi dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan BI untuk mendaftarkan semua orang baik perbankan maupun non perbankan untuk mendaftar,” ujarnya.

Sementara itu, pada vaksinasi tahap kedua juga rencananya bakal menyasar kaum lansia. Dengan menggunakan sistem Drive thru yang targetnya akan dilakukan bertepatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 107 pada 1 April 2021.

Vaksinasi lansia nanti bekerja sama dengan platform Halodoc guna memberikan kemudahan saat prosesnya berlangsung. Serta membantu mengantisipasi adanya potensi kerumunan yang diakibatkan dari antrian saat vaksinasi.

Sebagai informasi lokasi yang telah ditentukan oleh Pemkot Malang untuk vaksinasi bagi lansia sendiri berada di sepanjang Jalan Sultan Agung, Kecamatan Klojen, Kota Malang.(der)

Wakil Wali Kota Malang Bagikan 24 Ribu Botol Ramuan Axxatha Gratis ke Masyarakat, Ini Manfaatnya

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, menunjukkan botol ramuan Axxatha. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan. Kota Malang termasuk ada peningkatan kasus hingga menyebabkan ketersediaan ruangan perawatan dan penuhnya ruang isolasi.

Salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah mematuhi protokol kesehatan dan perketat 5 M. Upaya lain yang bisa dilakukan adalah menjaga imun tubuh dengan memakan makanan sehat serta olahraga cukup.

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengatakan, meski sudah menjalani vaksinasi, masyarakat jangan pernah abaikan protokol kesehatan. Menurutnya, protokol kesehatan adalah kunci terhindar dari virus menular tersebut.

Sofyan Edi terus aktif sosialisasi bahaya Covid-19 ke masyarakat. Termasuk membagikan ramuan penambah imun secara gratis bernama Axxatha.

Terakhir, ramuan destilasi dari pohon mandala itu dibagikan sebanyak 24 ribu botol Axxatha ke beberapa kota seluruh Indonesia.

Di Malang sendiri, Axxatha dibagikan melalui kelurahan untuk warga.

Warga menerima bantuan ramuan Axxatha. (Istimewa)

“Ramuan ini gratis tidak diperjualbelikan. Kalau ada permintaan dari warga langsung kami bagikan lewat lurah selaku Ketua PPKM Mikro di kelurahan,” kata Bung Edi, sapaan akrabnya kepada MVoice.

Dijelaskan Bung Edi, Axxatha ini diklaim memiliki khasiat lain selain menambah imun. Antara lain Stearmide sebagai anti kanker, Urocaniac Acid sebagai anti alergi, Quercitin dan Reynoutrin yang dipercaya sebagai penangkal Covid-19 dan anti hepatitis.

Ramuan ini dibuat atas kerja sama Bung Edi dan rekannya sejak pertengahan 2020. Awalnya Axxatha hanya dikonsumsi oleh orang terdekat untuk penangkal Covid-19, namun karena banyak efek positif sehingga produksi dan distribusi diperluas.

“Penggunaannya cukup mudah tinggal diminum biasa atau diteteskan ke hidung,” jelasnya.

Politisi Golkar ini berharap Axxatha mampu meminimalisir penyebaran Covid-19 sehingga memulihkan ekonomi serta mempercepat kehidupan normal seperti dahulu.

“Semoga pandemi cepat selesai. Tapi tetap saya pesankan terus menjaga protokol kesehatan dan saling membantu di masa sekarang ini,” harapnya.(der)

7 Keuntungan Konsumsi Pepaya Setengah Matang

Pepaya, (Pixabay).

MALANGVOICE – Setiap orang pastinya mengetahui buah pepaya memang cukup mudah untuk mendapatkannya.

Mengkonsumsi pepaya setengah matang itu sendiri sebenarnya bisa memberikan beragam manfaat kesehatan yang jarang diketahui.

Tentu manfaat itu bisa didapat jika mengkonsumsi seperempat buah pepaya setengah matang rutin selama 30 hari.

Langsung saja, berikut keuntungan mengkonsumsi pepaya setengah matang dilansir dari berbagai sumber.

1.Terhindar dari masalah susah BAB

Dengan anda rutin mengkonsumsi Pepaya setengah matang akan membantu mengatasi permasalahan susah Buang Air Besar (BAB).

Hal itu dikarenakan, pepaya banyak mengandung enzim Papain dan enzim Chymopapain.

Dimana kedua enzim itu menurut Journal of Medicinal Plants Studies bisa melunakkan tekstur Fases yang keras menjadi lunak.

2. Membantu Menurunkan Berat Badan

Konsumsi Pepaya setengah matang ini juga membantu anda untuk menurunkan berat badan karena dengan saluran pencernaan lancar maka metabolisme tubuh akan meningkat.

Proses metabolisme tubuh sendiri adalah proses kecepatan tubuh dalam mencerna, menyerap dan mengasimilasi makanan untuk diubah menjadi energi.

Dengan kata lain makanan yang dikonsumsi tubuh lebih cepat dikonversi menjadi energi, bukan hanya disimpan menjadi lemak saja. Tentu Konsumsi pepaya harus diimbangi dengan pola makan yang teratur.

3. Memperkuat Tulang dan Gigi

Berdasarkan penelitian IOSR atau Journal of Pharmacy and Biological Sciences, kandungan kalsium dari pepaya setengah matang lebih tinggi dibandingkan pepaya matang.

Kandungan kalsium tersebut memiliki peranan penting untuk pembentukan struktur gigi dan tulang. Sehingga dengan mengkonsumsi pepaya setengah matang dapat membantu anda yang memiliki masalah gigi dan tulang baik itu karena patah tulang maupun penyakit osteoporosis.

4. Menjauhkan dari Kanker

Pepaya setengah matang juga memiliki kandungan Antioksidan 2 kali lipat lebih tinggi dibandingkan pepaya matang.

Dimana kandungan senyawa anti-oksidan dalam pepaya adalah Flavonoid, Tanin, dan Saponin. Senyawa tersebut dapat membantu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit degeneratif salah satunya kanker.

5.Tubuh Jadi Lebih Sehat dan Segar

Dilansir dari Menindia.Net, dalam buah pepaya setengah matang mengandung senyawa antioksidan Polifenol yang bermanfaat sebagai anti-agin atau anti-penuaan.

Selain itu, senyawa Polifenol dapat membantu regenerasi sel-sel tubuh. Sehingga sel-sel tubuh yang rusak akan diperbaiki dan hasilnya membuat tubuh menjadi lebih segar, semangat dan berstamina.

6. Tingkatkan Produksi ASI Ibu Menyusui

Bagi Ibu Menyusui yang membutuhkan produksi ASI melimpah juga dianjurkan untuk mengkonsumsi pepaya setengah matang.

Berdasarkan informasi dari situs NETMEDS.com, pepaya setengah matang bersifat Laktogenik. Artinya pepaya setengah matang dapat merangsang Hormon Laktogen atau hormon-hormon yang memproduksi ASI.

7. Meningkatkan Imun Tubuh

Melansir dari situs National Library of Medicine, kandungan Nutrisi yang ada pada pepaya setengah matang salah satunya adalah enzim Protease. Sebagai informasi, enzim Protease memiliki peranan penting dalam tubuh, salah satunya adalah untuk mengatur kekebalan tubuh dari serangan virus.(der)

Ribuan Vaksin AstraZeneca yang Diperpanjang Masa Kedaluwarsa Belum Didistribusikan

Vaksin Sinovac yang digunakan pada vaksinasi tahap satu, ditunjukkan petugas vaksinator, (MG2).

MALANGVOICE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang belum mendistribusikan 2.500 dosis vaksin jenis Astrazeneca yang diperpanjang masa kedaluwarsa-nya.

Pendistribusian ribuan vaksin tersebut menunggu turunnya surat rekomendasi perpanjangan masa kedaluwarsa vaksin dari Kemenkes dan Indonesia Technical Advisory Group of Immunization (ITAGI).

Perlu diketahui, 2.500 dosis vaksin jenis Astrazeneca milik Dinkes Kota Malang melewati batas kedaluwarsa pada 28 Februari 2022 lalu.

Namun vaksin kedaluwarsa itu masih bisa digunakan hingga satu bulan mendatang, dengan syarat telah mendapatkan rekomendasi dari Kemenkes dan ITAGI.

“Belum turun (surat rekomendasi dari Kemenkes). Jadi astrazeneca belum kita pakai,” ujar dr Husnul Muarif selaku Kepala Dinkes Kota Malang, Senin (14/3).

Sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi dosis tiga atau booster di Kota Malang, pihak Dinkes Kota Malang menggunakan vaksin jenis Pfizer yang baru didapat dari Kemenkes.

“Kita kemarin dapat vaksin Pfizer untuk booster sebanyak 330 vial atau sekitar 2 ribu dosis. Ini sudah kita distribusikan ke puskesmas. Hari ini, kemarin sabtu sudah melaksanakan booster, terbatas,” terang Husnul.

Ia menyampaikan untuk capaian vaksinasi dosis tiga atau booster di Kota Malang sendiri sudah mencapai sekitar 14,5 persen. “Booster kita baru 14,5 persen. Anak anak belum,” tandasnya.(der)

Anaknya Meninggal Saat Pembaiatan UKM Pagar Nusa UIN Malik Ibrahim, Begini Sikap Orang Tua Korban

Ibu dari salah satu korban, Siti Nurhamimah. (Aan)

MALANGVOICE – Meninggalnya korban pembaiatan anggota baru UKM Pagar Nusa UIN Ibrahim Maliki menyisakan duka mendalam. Betapa tidak? Dua mahasiswa harus meregang nyawa pada kegiatan itu.

Korban itu adalah Moh Faishal Lathiful Fahri, mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah UIN asal Lamongan. Miftah Rizki Pratama, mahasiswa Tadris Matematika asal Bandung.

Keduanya jatuh pingsan di Coban Rais, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Sabtu (06/03). Saat dalam perjalanan menuju pihak medis, keduanya meninggal dunia.

Ibu korban dari Moh Faishal Lathuful Fakhri, Siti Nurhamimah (42) mengatakan dirinya ikhlas. Ia mengatakan kegiatan ini memang menjadi kesenangannya.

“Kami berusaha untuk ikhlas seikhlas-ikhlasnya karena memang ini sudah menjadi jalan takdir anak saya. Semoga anak saya husnul khotimah dan ditempatkan di surga,” jelasnya saat konferensi pers di Mapolres Batu, Sabtu (13/03).

Keputusan itu membuat Satreskrim Polres Batu menghentikan penyidikan yang dilakukan kepada Moh Faishal Lathiful Fakhri. Secara yuridis penegakan hukum harus didukung oleh masyarakat, sehingga jika tidak ada dukungan maka penegakan hukum dihentikan.

“Kami tidak mau karena penegakan hukum malah menambah perasaan duka dari korban. Maka jika pihak korban sudah mengikhlaskan dan sudah merasa ada keadilan, penegakan hukum tidak dilanjutkan,” ujar Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus.

Ia melanjutkan untuk pihak korban dari Miftah Rizki Pratama masih memberikan waktu untuk Polres Batu melanjutkan penyidikan. Pemberian waktu itu membuat Satreskrim Kota Batu masih dapat melakukan penyidikan.

“Hal ini membuat kita bisa melanjutkan penyidikan. Karena pihak korban masih mendukung,” tandasnya.(end)

Daun Kelor Miliki Khasiat Atasi Masalah Kejantanan Pria

Daun kelor, (dok id pinterest).

MALANGVOICE – Daun kelor atau juga dikenal sebagai Moringa oleifera, merupakan tanaman yang diketahui memiliki segudang manfaat, khususnya dalam bidang kesehatan.

Menariknya, daun kelor ini memiliki khasiat yang cukup bagus untuk pria terutama pada beberapa hal yang berhubungan dengan alat vital. Dilansir dari Healthline, berikut empat manfaat kelor untuk pria.

1. Meningkatkan Kesehatan Prostat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa biji dan daun kelor kaya akan senyawa glukosinolat, dan dari kandungan itu dikatakan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker prostat manusia.

Penelitian tersebut juga berspekulasi bahwa kelor dapat membantu mencegah hiperplasia prostat jinak (BPH).

Kondisi ini biasanya menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia pria dan ditandai dengan pembesaran prostat yang dapat mengganggu buang air kecil.

2. Dapat meringankan disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi (DE) adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk berhubungan seks.

Kondisi ini sering terjadi ketika ada masalah dengan aliran darah, yang mungkin diakibatkan oleh tekanan darah tinggi, kadar lemak yang tinggi dalam darah, atau kondisi tertentu seperti diabetes.

Daun kelor mengandung senyawa polifenol yang dapat meningkatkan aliran darah dengan meningkatkan produksi oksida nitrat dan menurunkan tekanan darah.

3. Dapat meningkatkan kesuburan

Pria umumnya berkontribusi 40 persen pada kasus kemandulan secara umum di dunia. Hal ini disebabkan oleh produksi sperma yang bermasalah.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun dan biji kelor merupakan sumber antioksidan yang sangat baik, yang dapat membantu memerangi kerusakan oksidatif.

Kerusakan oksidatif selama ini memang dapat mengganggu produksi sperma atau merusak DNA sperma.

4. Meningkatkan kontrol gula
Diabetes tipe 2 adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak dapat menggunakannya secara efisien.

Kondisi ini lebih umum pada pria daripada wanita karena pria cenderung menyimpan lebih banyak lemak berbahaya di sekitar daerah perut mereka, yakni lemak visceral.

Lemak ini menurunkan efektivitas insulin sehingga meningkatkan risiko diabetes.

Beberapa penelitian pada tikus dengan diabetes telah menunjukkan bahwa ekstrak dari daun dan biji kelor dapat menurunkan kadar gula darah baik dengan meningkatkan produksi insulin atau menyerap gula darah ke dalam sel.(der)

PPKM Kota Malang Naik Level, Sutiaji Protes

Wali Kota Malang, Sutiaji saat diwawancarai awak media, (Bagus/Mvoice).

MALANGVOICE – Kota Malang yang sebelumnya berada di Level satu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kini naik menjadi level dua.

Keputusan tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 1 Tahun 2022 tentang PPKM Level tiga, level dua, level satu Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Mengetahui hal itu, Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku langsung melakukan protes kepada Dirjen, terkait level PPKM Kota Malang.

Protes itu dilakukan, sebab berdasarkan indikator penilaian PPKM Level, Kota Malang sudah memenuhi syarat untuk mencapai level satu.

“Sudah saya protes. Tadi pagi saya sudah telepon Dirjen. Rupanya dari tracing berada di angka itu, lha saya cek ke Dinkes Kota Malang, ternyata (tracing) kita sudah sesuai persyaratan tapi Provinsi Jawa Timur (Jatim) belum memasukkan,” ujarnya, Selasa (4/1).

“Di aplikasi Silacak itu masuk tracing 14 padahal kita sudah masuk 16,50 nah ini yang belum masuk di Silacak-nya Provinsi Jatim,” sambungnya.

Sementara itu, Sutiaji juga menyampaikan meski level PPKM Kota Malang naik, hal itu tidak mengubah kondisi untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

“Saya tetap komitmen mas, saya tidak peduli level. Level satu atau dua kita tetap Prokes. Kondisi kita level satu atau dua juga tidak ada bedanya di masyarakat,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengatakan, sedang mencoba untuk melakukan klarifikasi ke Silacak di Provinsi Jatim terkait hasil tracing yang berbeda.

“Jadi dari 5 kasus itu hasil tracing kita 14. Harusnya kita bisa mencapai 16. Ini yang pasti nanti kita lakukan konfirmasi ulang ke Provinsi Jatim. Biar tau permasalahannya dimana,” kata dia.

“Dan kalau kita bisa klarifikasi itu berarti hanya ada perubahan di dashboard Kemenkes bisa level satu. Tapi di Inmendagri ini berlaku sampai 17 Januari 2022,” imbuhnya.(der)

Penyuka Kopi Sebaiknya Berhati-hati Terhadap Enam Dampaknya

Minuman hangat alternatif selain kopi. (Getty images)

MALANGVOICE – Menikmati kopi saat udara dingin seperti di Kota Malang akhir-akhir ini memang terasa nikmat. Terlebih kopi ternyata dikenal memiliki kandungan kafein dinilai dapat meningkatkan metabolisme.

Kafein ini merupakan senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal dan berasa pahit yang bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik ringan.

Tak heran mayoritas manusia membutuhkan kafein dalam setiap harinya, terutama para pekerja kantoran dengan alasan supaya dapat meningkatkan performa ingatan (kognitif).

Di balik manfaat kafein terdapat efek samping yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental jika mengkonsumsi secara berlebihan.

Dilangsir dari Halodoc, efek samping yang ditimbulkan akibat terlalu banyak mengkonsumsi minum kopi, antara lain:

1. Insomnia
Kopi sebagai pengusir rasa kantuk sudah umum diketahui, namun jika terlalu banyak kafein (kopi) juga dapat menyulitkan tidur. Sebuah penelitian menemukan bahwa, asupan kafein yang terlalu banyak bisa meningkatkan seseorang agar terjaga lebih lama, atau terlalu banyak minum kopi justru bisa mengurangi total waktu tidur. Jadi, sebaiknya hindari konsumsi kafein secara berlebihan.

Selain terkandung pada kopi, kafeinjuga ada dalam makanan lainnya, seperti minuman energi, coklat, soda, bahkan beberapa jenis obat.

2. Masalah Pencernaan
Kopi mengandung pencahar yang dapat memicu pelepasan gastrin, yakni hormon yang diproduksi lambung untuk mempercepat aktivitas usus besar. Jadi, jika mengonsumsi kafein dalam jumlah besar atau saat perut kosong bisa menyebabkan buang air besar atau bahkan diare pada beberapa orang.

3. Kecemasan
Kafein yang terkandung dalam kopi memang ampuh untuk meningkatkan kewaspadaan, sehingga bisa membuat seseorang lebih fokus dalam pekerjaannya. Jika terlalu sering atau berlebihan mengonsumsi kopi juga berisiko menyebabkan kecemasan dan kegugupan.

4. Kecanduan
Selain dapat meningkatkan kewaspadaan, Kopi bisa memicu bahan kimia otak tertentu yang mengakibatkan ketergantungan psikologis atau fisik (kecanduan), meski tidak seperti kecanduan yang disebabkan oleh obat-obatan.

5. Tekanan Darah Tinggi
Asupan kafein yang tinggi juga bisa meningkatkan tekanan darah yang dapat menyebabkan jantung berdetak lebih cepat, yang membuat tekanan darah tinggi. Hanya saja efek ini tampaknya tidak terjadi pada semua orang.

6. Peningkatan Buang Air Kecil
Kafein juga memiliki efek diuretik atau mempercepat laju pembentukan urine, dan dapat menstimulasi pada kandung kemih.

Dengan enam peringatan di atas, masih tetap mengonsumsi kopi? Boleh-boleh saja asal tetap tahu batas.(end)