MALANGVOICE- Event lari terbesar di Jatim bakal digelar di Malang. Bertajuk Emba Jetbus Run Malang ribuan pelari bakal siap ambil bagian pada Minggu (18/1).
Rangkaian kegiatan sudah dimulai pada Jumat (16/1). Seluruh peserta dipersilakan mengambil race pack hingga Sabtu (17/1) kemudian dilanjutkan dengan gala dinner sebagai bentuk apresiasi kepada para atlet yang datang dari berbagai daerah.
Pada Minggu (18/1), peserta bakal menjalani start dan finish di Balai Kota Malang.
Inisiator Emba Jetbus Run Malang, Paulus Oliver Yusuf, mengatakan, total peserta yang mendaftar di event ini berjumlah 3.600. Lebih dari 50 persen berasal dari luar kota bahkan dari luar pulau. Hal itu menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi sekaligus menjadikan event lari masih sangat digemari di Malang.
Khusus Pengguna GoPay di Malang, Kini Tarik Tunai Bisa di Warung

“Target peserta sudah terpenuhi, total 3.600 peserta, dengan komposisi 50 persen kategori 5K dan 50 persen kategori 10K,” katanya.
Yang paling unik dari event ini dijelaskan Paulus adalah penyediaan medali trilogy. Artinya, Emba Jetbus Run Malang akan digelar selama tiga tahun dengan koleksi medali berbeda setiap event.
“Kami ada medali trilogy tahun 2026, 2027, dan 2028. Makanya kalau ada pelari yang tidak ikuti salah satu dia tidak bisa kumpulkan semua medali,” jelasnya.
Selain itu, Paulus membeberkan total hadiah senilai Rp430 juta dalam event ini. Setiap kategori akan ada pemenangnya dan hadiah langsung diberikan selesai acara.
“Berbeda dengan event lari lainnya yang hadiah uang tunai diberikan beberapa hari setelah acara. Tapi kami langsung berikan hadiah tunai,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menilai Emba Jetbus Run Malang sejalan dengan program Pemerintah Kota Malang bertajuk “1.000 Event”.
“Ini event luar biasa, sesuai program wali kota, yang membanggakan inisiatornya asli Arema. Sponsornya juga pengusaha asal Malang, seperti Adiputro dan Emba,” tambah Eko.
Ia menyebut, event ini pasti akan sangat berdampak ke banyak sektor di Kota Malang. Seperti pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
“Pesertanya 3.600, hadiahnya Rp 430 juta, semuanya disponsori pengusaha Malang dan dilaksanakan oleh orang Malang. Ini pasti berdampak besar pada perekonomian kota, mulai dari kuliner, hotel, transportasi, hingga sektor lainnya,” tegasnya.(der)