MALANGVOICE – Sekelompok pemuda penyandang disabilitas di Kota Malang membagikan sedikitnya 500 paket takjil gratis kepada masyarakat. Kegiatan tersebut digelar di depan Gereja Ijen, Selasa sore (10/3).
Aksi berbagi ini menjadi bagian dari kegiatan rutin yang mereka lakukan setiap bulan Ramadan.
Salah satu inisiator kegiatan, Rara, mengatakan kegiatan ini berawal dari inisiatif para penyandang disabilitas yang ingin ikut berbagi kepada masyarakat. Awalnya, dana dikumpulkan dari uang pribadi sebelum akhirnya membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin berdonasi.
Wujudkan Lingkungan Inklusif, Jamin Kesejahteraan Kelompok Difabel

“Alhamdulillah ini memang inisiatif dari kami para penyandang disabilitas Kota Malang yang ingin berbagi takjil gratis untuk masyarakat. Awalnya kami patungan dari uang pribadi, setelah itu kami membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin berdonasi atau berkontribusi,” ujar Rara.
Ia menambahkan, tahun ini dukungan dari para donatur cukup besar dan datang dari berbagai kalangan. Beberapa di antaranya Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Kombes Pol Budi Hermanto yang dikenal sebagai Bapak Disabilitas Malang Raya, pengusaha Gilang J99, Notaris Dimitri, serta sejumlah donatur lain yang sebagian merupakan mantan pejabat utama (PJU) Polresta Malang Kota.
Menurut Rara, seluruh donasi yang terkumpul langsung direalisasikan dalam bentuk kegiatan sosial.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh donatur. Donasi yang masuk tahun ini cukup besar dan kami realisasikan sepenuhnya dengan membagikan 500 paket takjil kepada masyarakat serta bingkisan untuk beberapa panti asuhan,” jelasnya.
Sementara itu, Fany, penyandang disabilitas daksa yang juga menjadi penggagas kegiatan, berharap aksi berbagi ini bisa terus dilakukan setiap tahun sekaligus menjadi inspirasi bagi banyak orang.
“Harapan kami kegiatan ini bisa terus berjalan setiap tahun. Kami ingin masyarakat melihat bahwa penyandang disabilitas juga mampu melakukan kegiatan yang sama seperti orang lain. Semoga ini bisa menjadi inspirasi, terutama dalam menebarkan kebaikan,” kata Fany.
Selain dukungan materi, kegiatan ini juga mendapat bantuan tenaga dari berbagai pihak yang turut membantu proses persiapan hingga pembagian takjil. Hal itu semakin memperkuat semangat inklusivitas dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih juga kepada teman-teman yang ikut membantu, mulai dari menyiapkan takjil hingga proses pembagian. Bagi kami ini juga menjadi salah satu cara untuk menularkan semangat dan mewujudkan lingkungan yang lebih inklusif,” tutup Rara.(der)