Kota Malang Memilih Pemimpin

Dialog dengan Warga, Nanda Panen Aspirasi

Ya'qud Ananda Gudban berdialog bersama warga di Kawasan Kecamatan Sukun Gang 8. (Istimewa)
Ya'qud Ananda Gudban berdialog bersama warga di Kawasan Kecamatan Sukun Gang 8. (Istimewa)

MALANGVOICE – Calon Wali Kota Malang, Dr Ya’qud Ananda Gudban, kian aktif terjun ke masyarakat. Perempuan yang akrab disapa Nanda ini juga terus menyambangi warga untuk menjaring aspirasi. 

Bidang pendidikan menjadi salah satu fokus perhatiannya. Nanda berharap agar warga Kota Malang khususnya bagi yang tidak mampu bisa merasakan pendidikan hingga bangku kuliah.

Hal itu disampaikan Nanda Gudban saat menggelar dialog dengan para pegiat masyarakat yang tergabung dalam “Komunitas Perempuan Peduli Indonesia” Kota Malang, di Kawasan Kecamatan Sukun Gang 8, kemarin (14/1). 

“Pendidikan dasar dan menengah di Kota Malang sudah gratis. Namun untuk pendidikan yang lebih tinggi ternyata masih belum bisa dirasakan oleh masyarakat luas Kota Malang, hal ini yang menjadi perhatian saya,” kata Nanda Gudban.

Peraih gelar Doktor dari Universitas Brawijaya itu menambahkan, di Kota Malang saat ini terdapat sekitar 57 perguruan tinggi. Artinya, jika setiap perguruan mampu memberi beasiswa kepada 10 anak tidak mampu, maka sudah terdapat 570 anak bisa merasakan duduk di bangku kuliah.

“Lulusan perguruan tinggi bagi warga Kota Malang ini masih rendah, karena itu kedepan ini harus kita tata dan kita programkan dengan baik,” tukasnya.

Selain menyoroti masalah pendidikan, Nanda juga menerima aspirasi dan keluhan masyarakat. Salah satunya adalah problem kemacetan yang melanda kawasan Jalan di kawasan Pasar Sukun.

Salah seorang warga mengusulkan agar ada semacam jembatan penyebrangan, agar para ibu-ibu bisa menyebrang jalan tanpa was-was.

“Ada banyak keluhan yang masuk ke saya soal penyebrangan itu. Kabarnya juga sering terjadi kecelakaan,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu, Nanda Gudban juga meminta restu dan doa kepada warga masyarakat Kecamatan Sukun, untuk pencalonannya bersama H. Ahmad Wanedi pada Pilkada Malang 2018.

“Saya ingin kaum perempuan bisa maju dan berdaya membantu perekonomian keluarga,” pungkasnya.(Coi/Aka)