Beberapa Gerai Alfamart di Kabupaten Malang Kehabisan Stok Minyak Goreng

Stok minyak goreng di Alfamart. (Mvoice/Toski D)

MALANGVOICE – Adanya kebijakan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi untuk menyetarakan harga minyak goreng kemasan maupun curah dari harga Rp 19 ribu, menjadi Rp 14 ribu per liternya, membuat beberapa gerai Alfamart di Kabupaten Malang kehabisan stok minyak goreng.

Bahkan, masyarakat di sekitar Desa Gondanglegi Kulon sempat mengungkapkan minyak goreng murah di Alfamart tidak tersedia.

Hal itu terjadi mulai Rabu (19/1) atau sehari setelah minyak goreng ditetapkan dengan harga Rp 14 ribu per liternya.

Baca Juga: Warga Kaliurang Rela Antre Dua Jam Demi Dapat Minyak Goreng di Pasar Murah

“Stok minyak goreng di gudang masih tersedia, masyarakat diimbau tidak ‘panic buying’,” ucap Corporate Communications Regional Manajer PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), M Faruq Asrori, Jumat (21/1).

Faruq menjelaskan habisnya stok minyak goreng di sejumlah gerai Alfamart bukan karena kelangkaan barang, melainkan karena beberapa gerai belum tengkulak kembali minyak goreng tersebut.

“Untuk jadwal pengiriman barang satu hari sekali, dan pengiriman itu tergantung permintaan gerai itu butuhnya apa,” jelasnya.

Faruq meminta masyarakat tidak panic buying dalam menyikapi perubahan harga minyak goreng tersebut, karena sejauh ini stok masih ada dan harga masih akan tetap sesuai aturan pemerintah.

“Masyarakat kami imbau agar tidak panic buying. Beli hari ini, besok atau lusa harganya masih sama, dan harga itu berlaku untuk semua merk,” tegasnya.

Apalagi, tambah Faruq, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) ini sebagai toko ritel modern yang juga anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) yang siap menjalankan program pemerintah tersebut.

“Semua gerai Alfamart menjual minyak goreng sesuai kebijakan pemerintah, yang mana untuk satu liternya seharga Rp 14 ribu, tapi ada batasannya, per konsumen maksimal dua pieces, kebijakan ini untuk menghindari dijual kembali,” pungkasnya.(der)