Jelang Pilwali 2018 Kota Malang

Ada Kesamaan Frame Berpikir, Komunikasi PAN-Hanura Kian Intensif

Para pengurus DPC Partai Hanura Kota Malang mengunjungi kantor DPD PAN Kota Malang. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Partai Hanura dan PAN menggelar silaturahmi politik di Kantor DPD PAN Kota Malang, Ruko Tlogomas Square Kav 09, Rabu (2/8) semalam. Pertemuan ini sekaligus menandai peluang menjalin koalisi jelang Pilwali 2018 mendatang.

Ketua DPD PAN Kota Malang, Pujianto, mengatakan, pihaknya dan Partai Hanura memiliki frame berpikir yang sama tentang dalam membangun Kota Malang. “Perspektif kedua partai membangun Kota Malang harus mengedepankan kebersamaan, partisipasi dan keterlibatan dari berbagai pihak termasuk masyarakat,” ungkapnya.

Hal senada dituturkan Sekretaris DPD PAN Kota Malang, Dito Arief. Menurutnya, parpol legislatif juga harus berperan aktif mewujudkan visi misi Kota Malang bersama-sama, terlebih Malang semakin berkembang menjadi Kota Metropolitan.

“Dengan masyarakat yang semakin majemuk, dengan berbagai potensi tantangan, peluang dan permasalahannya, tentunya membutuhkan penanganan cerdas, akomodatif, dan solutif,” beber alumnus Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya itu.

Semua kiat penanganan tersebut, lanjut Dito, tetap mengedepankan kebersamaan dan keharmonisan di dalam masyarakat. Partai Hanura dan PAN sendiri menangkap banyak harapan dari berbagai konstituen.

Dipaparkan, masyarakat ingin agar tercipta Kota Malang yang nyaman, aman dan bebas dari permasalahan-permasalahan klasik khas perkotaan, seiring dengan pembangunan Kota Malang yang terus berjalan.

“Untuk itu ke depan, Partai Hanura dan PAN akan semakin intens melakukan komunikasi dan langkah-langkah strategis,” tandasnya.

Gayung bersambut, Ketua DPC Partai Hanura Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban, juga bertekad mewujudkan harapan masyarakat. Dia ingin merealisasikan harapan tersebut melalui jalur partai.

“Kita harus membuktikan agar partai tidak semakin dipandang negatif. Ini perlu komunikasi yang kian intensif saya kira,” pungkasnya anggota Komisi B ini.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti