Abah Anton Siapkan Diri Daftar Bacakada di Fraksi Damai

Abah Anton bersama Fraksi Damai. (Istimewa)

MALANGVOICE – Mantan Wali Kota Malang, HM Anton terus menjalin komunikasi dengan berbagai partai untuk mendukungnya maju di Pilkada 2024.

Setelah mendaftar melalui PKB, pria yang akrab disapa Abah Anton ini akan mendaftar ke empat parpol lain, yakni Partai Nasdem, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN). Keempat parpol itu tergabung dalam Fraksi Damai di DPRD Kota Malang.

Hal itu diungkapkan Abah Anton saat mendatangi halalbihalal pada Ahad (19/5) malam. Ia mengatakan keempat partai dalam Fraksi Damai itu memiliki total 9 kursi yang cukup untuk mengusung sosok kepala daerah.

Baca Juga: Sendratari Arjuna Wiwaha Mendapat Apresiasi di Ajang Global Gathering 2024

642 Atlet Berlaga di Kejuaraan Taekwondo Piala Pj Wali Kota Malang

“Saya kira semua cakada itu membutuhkan sebuah jembatan melalui partai. Kita melihat partai Fraksi Damai ada 9 kursi dari 4 partai. Tentu tidak cakada saya saja, tapi cakada lain akan mengincar itu,” kata Anton.

Rencana pendaftaran ke empat parpol itu dikatakan Abah Anton akan dimulai pada Rabu (22/5).

“Jadi saya berencana untuk mendaftarkan diri melalui Fraksi Damai yang insya Allah saya lakukan hari Rabu (22/5/2024) besok secara maraton,” jelasnya.

Mewakili Fraksi Damai, Ketua DPD PAN Kota Malang Lookh Mahfudz mengatakan, sosok Abah Anton masih masuk tertinggi dalam bursa cakada Kota Malang.

“Kemudian juga kita sudah berdiskusi dan berdialog. Hal-hal yang terkait dengan pencalonan dan sebagainya, syaratnya sudah terpenuhi. Sehingga Abah Anton sudah layak untuk dicalonkan dalam kontestasi Pilkada 2024,” ujarnya.

Lookh Mahfudz mengaku sangat bersyukur jika Abah Anton bersedia mendaftar di Fraksi Damai yang sudah memiliki 9 kursi.

Ia berharap bisa sukses mengantarkan Abah Anton memimpin Kota Malang kembali dengan cita-cita yang sangat luhur membangun kota Malang yang bermartabat.

“Proses berikutnya Abah Anton akan mendatangi empat partai yang di fraksi Damai untuk mendaftar. Setelah itu perbincangan secara bertahap akan dilakukan. Termasuk membicarakan calon Wakil Wali Kota yang akan mendampingi Abah Anton itu harus benar-benar cocok. Jangan kemudian Wakil Wali Kota yang dipaksakan,” tandasnya.(der)