MALANGVOICE- Polresta Malang Kota kembali memperluas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat. Jumat (13/2), dilakukan ground breaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kedua yang berlokasi di Jalan Ikan Gurami, Tunjungsekar, Lowokwaru.
Peresmian ditandai secara simbolis usai jajaran mengikuti zoom meeting bersama Presiden Prabowo dalam agenda peresmian SPPG Polri. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Danramil 0833, perwakilan IDI Kota Malang, serta sejumlah tamu undangan.
Tekan Fatalitas Kecelakaan, Satlantas Polresta Malang Kota Intensifkan Ramp Check Bus
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menyampaikan, pembangunan SPPG 2 Lowokwaru hampir sepenuhnya rampung. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu tahapan verifikasi dari Badan Gizi Nasional (BGN).
“Pembangunan sudah mencapai 99 persen. Dan saat ini kami tinggal menunggu verifikasi dari BGN,” jelasnya.
Jika verifikasi segera terbit, SPPG Lowokwaru ditargetkan bisa beroperasi dalam waktu dekat dan menjangkau hampir 2.000 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebelumnya, Polresta Malang Kota telah lebih dulu mengelola SPPG di wilayah Cemorokandang.
Menurut Putu Kholis, keberadaan SPPG bukan hanya soal pemenuhan gizi. Program ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal.
“Untuk serapan tenaga kerja, kami memanfaatkan warga dari Lowokwaru. Termasuk belanja dan ketersediaan bahan baku, kami upayakan maksimal dari Kota Malang sehingga rantai pasok bisa optimal,” ujarnya.
Ia menegaskan, SPPG Polresta Malang Kota menjadi bentuk sinergi berkelanjutan antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi langkah Polresta yang aktif mendukung penguatan ketahanan pangan di Kota Malang.
“Target kami ada 85 SPPG. Saat ini sudah ada 61 SPPG, dengan rincian 53 beroperasi, 7 segera beroperasi, dan 1 nonaktif. Kami berharap kontribusi aktif masyarakat terus meningkat, tentunya melalui verifikasi dari BGN,” terangnya.
Pemkot Malang juga menyatakan siap mendukung proses pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai jaminan mutu dan keamanan pangan.
“Ada 30 SPPG yang sudah mengurus SLHS, termasuk satu SPPG Polresta Malang Kota di Kedungkandang. Untuk yang di Lowokwaru masih berproses,” tandas Wahyu.
Dengan kolaborasi antara Polresta Malang Kota, Pemkot Malang, dan masyarakat, kehadiran dua SPPG ini diharapkan mampu memperluas cakupan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi yang lebih sehat dan berdaya saing.(der)