MALANGVOICE- Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) menggelar Pelatihan Penguatan Profesi dan Entrepreneurship Mahasiswa, Rabu (4/2). Kegiatan berlangsung di Aula 3 Kampus C UIBU dan diikuti mahasiswa semester V dari seluruh program studi.
Pelatihan ini diselenggarakan Pusat Pengembangan Profesi dan Entrepreneurship (P3E) sebagai bagian dari upaya kampus menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja dan usaha yang terus berubah.
Pelaku Curanmor Bocah di Malang Terungkap Masih Usia 10 dan 16 Tahun, Dapat Ilmu Secara Otodidak
Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., dalam sambutannya menegaskan adanya arah baru dalam memaknai kewirausahaan. Menurutnya, entrepreneurship tidak lagi bisa dipahami semata sebagai aktivitas bisnis.
“UIBU menakrif ulang makna entrepreneurship sebagai inovasi, manfaat, dampak, dan kesadaran teknologi. Kewirausahaan adalah kemampuan menciptakan nilai yang relevan dan memberi kontribusi nyata,” tegasnya.
Ia menjelaskan, penguatan profesi dan entrepreneurship menjadi bagian dari strategi institusi untuk melahirkan lulusan yang adaptif dan berdaya saing global. Visi world class entrepreneurship yang diusung UIBU, kata dia, harus dibangun melalui kompetensi, kualitas, serta keberanian mahasiswa dalam mengambil inisiatif.
Pelatihan ini juga menyoroti pentingnya kesadaran teknologi. Di tengah percepatan transformasi digital, mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pengguna. Mereka dituntut mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat produktivitas, inovasi, serta pengembangan profesi maupun usaha.
Sementara itu, Kepala P3E UIBU, Dr. Kenys Fadilah Zamzam, M.Pd., menyampaikan, setiap mahasiswa memiliki potensi yang dapat dikembangkan secara terarah. Karena itu, materi pelatihan dirancang aplikatif agar mudah diterjemahkan ke dalam langkah nyata.
“Mahasiswa diharapkan tidak berhenti di konsep, tetapi mampu mengubah ide kewirausahaan menjadi aksi yang berdampak,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, UIBU menegaskan komitmennya dalam membina mahasiswa agar tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang, memberi manfaat, dan menghadirkan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.(der)