Harga Emas Tembus Rp3,2 Juta per Gram, Aktivitas Jual Beli di Pasar Besar Berubah

MALANGVOICE – Harga emas kembali melonjak dan mencetak rekor tertinggi atau all time high (ATH) pada Rabu (28/1). Kenaikan ini ikut mempengaruhi aktivitas jual beli emas di Pasar Besar Kota Malang.

Salah satu karyawan Toko Emas Bulan Purnama Pasar Besar, Agus, mengatakan harga emas batangan Antam kini sudah menembus Rp 3,2 juta per gram. Padahal pada Desember 2025 lalu, harga emas Antam masih berada di kisaran Rp 2,8 hingga Rp 2,9 juta per gram.

Emba Jetbus Run Malang Sukses Digelar, Jadi Pembuka Event Akbar Nasional

“Selain Antam, harga perhiasan emas juga ikut naik. Sekarang sudah di atas Rp 2 juta,” kata Agus.

Kenaikan harga tersebut berdampak pada perilaku konsumen. Menurut Agus, saat ini masyarakat justru lebih banyak menjual emas dibandingkan membeli.

“Yang jual lebih banyak karena keuntungannya lumayan. Kalau beli, orang masih ragu karena harga belum stabil,” jelasnya.

Hal serupa disampaikan pemilik Toko Emas Permata Jaya Pasar Besar, Muhammad Alfanchariri. Ia menyebut harga perhiasan emas tua di tokonya sudah berada di angka Rp 2,1 juta ke atas, sementara emas muda sekitar Rp 1,2 juta ke atas.

“Kondisi geopolitik dunia sangat berpengaruh, sehingga harga emas terus naik. Saya perkirakan sebulan ke depan masih berpotensi naik,” ungkapnya.

Meski demikian, Alfanchariri menyebut aktivitas jual dan beli di tokonya relatif seimbang. Namun, mahalnya harga emas batangan Antam membuat sebagian masyarakat mulai beralih ke perhiasan emas sebagai alternatif investasi.

“Karena Antam terlalu mahal, banyak yang memilih perhiasan emas tua. Saat dijual lagi, selisih keuntungannya juga cukup,” katanya.

Di sisi lain, tidak semua konsumen menghindari emas batangan. Salah seorang pembeli, Puput, mengaku tetap memilih emas Antam meski harganya terus merangkak naik.

“Buat simpanan dan investasi jangka panjang. Saya kurang suka perhiasan. Kalau memang untuk investasi, lebih aman emas batangan,” tandasnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait