Superco Superfest 2025, Wadah Strategis Cetak Calon Pesepak Bola Profesional Sejak Usia Dini

MALANGVOICE– Sebanyak 35 tim sepak bola dari delapan provinsi menunjukkan kualitas terbaik mereka dalam Superco Superfest 2025 di Lapangan Sepak Bola Kusuma Agrowisata, Kota Batu, Minggu (30/11).

Ajang yang menjadi puncak dari program nasional “Sejuta Bola Superco untuk Indonesia” ini bukan sekadar turnamen, melainkan sebuah ekosistem pembinaan berjenjang yang dirancang untuk menjembatani bakat usia dini menuju karier profesional.

Extractive Transparency Day 2025 di UB, Perusahaan Tambang Tak Boleh Hanya Kejar Profit

Acara yang diikuti oleh kelompok usia 8, 10, dan 12 tahun ini menandai fase akhir dari sebuah proses panjang, dimulai dari Superco Supercamp yang berfungsi sebagai pusat seleksi dan pelatihan. Superfest 2025, dengan komposisi 10 tim (usia 8 tahun), 12 tim (usia 10 tahun), dan 12 tim (usia 12 tahun), meneguhkan dirinya sebagai salah satu pilar penting dalam peta pembinaan sepak bola Indonesia.

Program ini menunjukkan bahwa menciptakan pesepak bola profesional tidak dimulai di usia remaja, tetapi sejak di usia dini, dengan sistem yang terstruktur, mental yang kokoh, dan kompetisi yang berkualitas. Brand Manager PT Khong Guan Biscuit Factory, Irfan Hidayatul Fazri dalam konferensi pers menegaskan visi jangka panjang program ini.

“Kami tidak hanya mencari pemenang turnamen. Misinya adalah memberikan kesempatan dan menyiapkan bekal menuju sepak bola profesional bagi anak-anak berbakat ini,” ujarnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui inovasi Superco Superteam—sebuah skuad elit berisi 15 pemain terpilih hasil penyaringan ketat dari Supercamp dan media sosial. Konsep ini merupakan simulasi awal bagi anak-anak untuk merasakan dinamisme pembentukan tim nasional, menyeleksi yang terbaik dari yang terbaik.

“Pendekatan kami tahun ini lebih komprehensif. Selain teknikal coaching, kami langsung menerjunkan mereka dalam atmosfer pertandingan kompetitif. Yang tak kalah penting, kami tanamkan mental juara sejak dini sebagai fondasi karakter pemain profesional,” lanjut Irfan.

Fokus program pada region berbeda tiap tahunnya, dengan Jawa Timur sebagai sasaran pada 2025, memastikan pembinaan dilakukan secara mendalam dan terukur. Visualisasi jenjang karir juga dilakukan oleh penyelenggara dengan dihadirkannya dua bintang nasional. Yaitu Sabrina Mutiara (Timnas Putri Indonesia) dan M. Zahaby Gholy (Pemain Timnas U-17 Piala Dunia Qatar).

Gholy membagikan pengalaman berharga bertarung di kancah global. “Deg-degan, tapi bangga bisa main lawan tim besar seperti Brasil. Semoga adik-adik suatu hari nanti bisa merasakan hal yang sama, bahkan lebih,” katanya, memberikan motivasi bahwa bermain di level tertinggi adalah capaian yang nyata.

Sabrina Mutiara, yang juga berasal dari Kota Malang, menekankan pentingnya konsistensi penyelenggaraan wadah semacam ini. “Program seperti Superco adalah tulang punggung pembinaan atlet usia dini. Frekuensinya harus ditingkatkan, idealnya setahun dua hingga tiga kali. Semakin sering bertanding, semakin terasah kualitas dan mental mereka, dan semakin banyak bibit unggul yang terpantau,” tegasnya.

Para pelatih yang menjadi ujung tombak pembinaan di akar rumput menyambut positif esensi dari acara ini. Coach Indrianto Nugroho, yang aktif di Liga Top Score, mengapresiasi peningkatan kualitas penyelenggaraan. “Antusiasme di Kota Batu luar biasa. Secara sistem, tahun ini lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Rendi Dwi Ardiana, pelatih Benteng FC yang membawa timnya di kategori KU-8 dan KU-12. Menurutnya, Superfest memberikan pengalaman yang krusial dan tak tergantikan dalam proses pembelajaran.

“Di sini jam terbang anak-anak benar-benar bertambah. Mereka belajar beradaptasi dengan gaya permainan lawan dari berbagai daerah, sebuah pelajaran strategis yang tidak didapatkan sepenuhnya di lapangan latihan rutin,” papar Rendi.

Ia berharap kompetisi semacam ini dapat diperbanyak. “Ini adalah investasi bagi masa depan. Dari gelanggang inilah, dengan izin Tuhan, akan lahir pemain-pemain andalan Indonesia di masa datang,” harapnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait