Co-working Space di Malang: Dukung Ekonomi Kreatif dan Produktivitas Masyarakat

MALANGVOICE- Di era kerja modern yang fleksibel, Pemerintah Kota Malang menghadirkan fasilitas coworking space gratis untuk masyarakat umum. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas warga dalam bekerja, belajar, dan berkreasi, sekaligus mendorong ekonomi kreatif dan menyediakan ruang kerja profesional bagi yang membutuhkan.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menjelaskan coworking space ini diluncurkan sejak 2021 dan tidak dipungut biaya. Dengan fasilitas seperti meja kursi, WiFi gratis, AC, dan ruang rapat, tempat ini sangat mendukung pekerja kreatif, startup, dan mahasiswa.

Pemkot Malang Komitmen Tingkatkan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Coworking space tersebar di beberapa lokasi strategis, seperti Stadion Gajayana, GOR Ken Arok, Bakalankrajan, dan Kebun Bibit. Pada tahun 2024, lebih dari 2.056 orang memanfaatkan fasilitas ini. Coworking Space Stadion Gajayana, misalnya, sering digunakan oleh startup dengan sekitar 20 orang dari tiga startup berbeda yang bekerja di sana.

Selain sebagai ruang kerja gratis, coworking space ini juga menjadi akses untuk pelatihan dan sertifikasi gratis bagi pelaku industri kreatif. Salah satu kisah sukses adalah Bingkai Karya, startup yang berkembang pesat setelah memanfaatkan fasilitas ini.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan fasilitas ini mendukung potensi besar Kota Malang dalam dunia digital dan kreatif.

“Kami berharap fasilitas ini dapat memfasilitasi kolaborasi antara individu dan komunitas,” ujarnya.

Pengguna seperti Dako Brand & Communication merasakan manfaat besar dari coworking space ini. “Fasilitasnya lengkap, memadai, dan nyaman,” ungkap Cita, salah satu internship di Dako Brand & Communication.

Dengan inisiatif ini, Kota Malang semakin mengukuhkan diri sebagai kota yang ramah terhadap inovasi dan siap menuju Kota Kreatif Dunia. Coworking space gratis ini adalah bukti keseriusan Pemerintah Kota Malang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas dan kolaborasi.(der)

spot_img

Berita Terkini

Arikel Terkait