7 Kecamatan di Kabupaten Malang Potensi Langganan Kekeringan

Petugas Saat memberikan droping air bersih. (Istimewa)

MALANGVOICE – Dampak musim kemarau, di wilayah Kabupaten Malang tercatat ada 7 dari 33 Kecamatan yang memiliki potensi langganan kekeringan.

Plt Bupati Malang HM Sanusi menjelaskan, untuk antisipasi kekeringan pihaknya telah menyiagakan 10 unit truk tangki air. Kendaraan tersebut bersiaga untuk mengirimkan air keseluruh wilayah Kabupaten Malang yang mengalami kekeringan.

“Selain itu, kami juga mempersilakan pada masyarakat yang membutuhkan sumur bor supaya mengajukan pada pemerintah desanya dan nantinya akan diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bambang Istiawan mengatakan, berdasarkan data yang ada 7 daerah yang berpotensi, yaitu di Kecamatan Kalipare, Donomulyo, Jabung, Singosari, Lawang, Sumberpucung, dan Sumbermanjing Wetan (Sumawe).

“Kami akan merangkul perusahaan-perusahaan di Kabupaten untuk memberikan bantuan berupa fasilitas air bersih dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan,” ucapnya.

Di Kabupaten Malang sendiri, lanjut Bambang, ada banyak perusahaan swasta yang akan memberikan bantuan CSR.

“Sementara ini ada beberapa perusahaan yang sudah pasti memberikan bantuan CSR, yaitu PT Pindad, PG Kebonagung, PG Krebet, dan PT Bentoel,” jelasnya.

Di sisi lain, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Malang juga berusaha memberikan kontribusi untuk menanggulangi bencana kekeringan, dengan membagikan pasokan air bersih kepada warga yang terdampak.

”Memasuki musim kemarau, kami rutin bagikan pasokan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Bahkan, truk tangki air bersih milik Polres kami siagakan di Polsek Donomulyo,” pungkas Kasubbag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah. (Der/Ulm)