Yayasan Hidayatul Mubtadi-in Gelar APQ dan SCARVAL 2026, Cetak Generasi Qur’ani

MALANGVOICE- Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, semangat ratusan anak dan remaja pecinta Al-Qur’an terasa kuat di Malang Creative Center (MCC), Minggu (15/2). Sekitar 129 santri dan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan ambil bagian dalam Anugerah Pecinta Quran (APQ) dan Science and Art Festival (SCARVAL) 2026.

Kegiatan yang digelar Yayasan Kharisma Hidayatul Mubtadi-in itu menjadi ruang bagi anak-anak untuk menuntaskan hafalan, menguji pemahaman, sekaligus menampilkan bakat seni mereka. Momentum ini sekaligus menjadi penguat spiritual jelang datangnya bulan suci.

Ketua Panitia APQ & SCARVAL 2026, Siti Nuryana, menyampaikan konsep kegiatan dirancang tidak kaku. Anak-anak diajak mencintai Al Qur’an lewat cara yang lebih segar dan menyenangkan.

Tiga Pilar Utama Tumpuan Simata sebagai ‘Ruang Kendali’ Reformasi Birokrasi

“Rangkaian lomba meliputi IMTAQ, tahfidz, terjemah Al-Qur’an, hingga mengaji kitab kuning untuk tingkat MTs. Kami ingin memberi ruang apresiasi agar anak-anak semakin semangat menghafal dan memahami Al-Qur’an,” ujar Siti, yang juga menjabat Kepala TA Hidayatul Mubtadi-in.

Ketua Panitia APQ & SCARVAL 2026, Siti Nuryana didampingi Ahmad Fauzi. (Deny/MVoice)

Dalam APQ, peserta melewati beberapa tahap seleksi. Mulai dari hafalan surat, hadis, doa harian, sampai tes akademik. Dari hasil penilaian tersebut, panitia menetapkan juara 1, 2, dan 3 sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mereka.

Tak berhenti di kompetisi keagamaan, SCARVAL turut memeriahkan suasana lewat penampilan drama musikal dari santri TA Hidayatul Mubtadi-in dan siswa MTs Al Huda. Kreativitas anak-anak tampil di atas panggung, memadukan pesan moral dengan seni pertunjukan.

Selain itu, Ramadhan Fest juga digelar dengan lomba mewarnai yang diikuti peserta tingkat TK/RA/BA/TA hingga SD/MI se-Malang Raya. Area kegiatan pun dipenuhi orang tua yang memberi dukungan langsung kepada putra-putrinya.

Kepala Madrasah Ahmad Fauzi menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar ajang mencari juara. Menurutnya, APQ dan SCARVAL menjadi bagian dari pembentukan karakter dan penanaman nilai Qur’ani sejak dini.

Apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Achmad Shampton. Ia menilai pendekatan pembelajaran Al-Qur’an yang dikemas melalui seni dan kreativitas menjadi daya tarik tersendiri.

“Pendekatan moral yang dikemas lewat lagu dan seni membuat anak-anak tidak merasa kaku. Ini inovasi yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa terus dikembangkan. Bukan hanya melahirkan generasi yang pandai membaca dan menghafal, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait