Kota Malang Memilih Pemimpin

Wanedi Komitmen Kembalikan Malang jadi Barometer Musik

Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Ahmad Wanedi, kian dekat dengan warga. (Istimewa)
Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Ahmad Wanedi, kian dekat dengan warga. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Dr Ya’qud Ananda Gudban – H Ahmad Wanedi ingin mengembalikan Malang sebagai barometer musik. Keinginan itu telah diwujudkan dalam program yang termaktub dalam salah satu dari 25 Aksi Menawan.

Program itu bukan tanpa alasan, sebab Kota Malang pada era tahun 70-an dikenal sebagai kota dengam Barometer Musik Rock di Tahah Air. Selain itu, saat ini banyak bermunculan talenta musik yang hebat dari Kota Malang yang mampu merambah pasar nasional dan internasional.

Calon Wakil Wali Kota Malang, Ahmad Wanedi, mengatakan, upaya mengembalikan Kota Malang Sebagai Barometer Musik diperlukan sikap dan komitmen bersama dari pemerintah dan para pelaku di dalamnya.

“Perlu ada program yang terintegrasi yang bisa membangkitkan sektor industri musik di Kota Malang,” kata Ahmad Wanedi.

Ia menjelaskan, musik merupakan salah satu sub sektor dalam ekonomi kreatif yang memiliki potensi sangat besar. Karena itu, kata Wanedi, upaya menumbuhkan industri musik dan menjadikan Kota Malang kembali sebagai barometer musik tanah air tak lain adalah upaya mengembangkan ekonomi kreatif sebagaimana visi dan misi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Salah satu upaya untuk membangkitkan hal itu adalah dengan menghidupkan industri musik yang ada di Kota Malang dengan dorongan dari pemerintah,” bebernya.

Dijelaskan, jika sektor industri musik Kota Malang bangkit dan hidup, maka para pelaku di dalamnya akan berlomba untuk berkarya dengan baik.

“Selain itu musisi perlu diberi ruang atau wadah untuk publikasi maupun label rekaman serta ruang untuk mengekspresikan karya mereka, disamping menghidupkan komunitas-komunitas musik di Malang,” bebernya.

Wanedi berharap, dengan hidupnya industri musik maka akan menggairahkan potensi yang ada di dalamnya, sehingga Malang sebagai Barometer Musik nasional bisa terealisasi dengan baik.(Coi/Aka)