MALANGVOICE – Perum BULOG Cabang Malang resmi memulai penyaluran bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026. Launching digelar di Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (18/3), dan dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama jajaran Forkopimda.
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya distribusi bantuan berupa beras dan minyak goreng bagi masyarakat penerima di wilayah kerja BULOG Malang.
Pemimpin Cabang BULOG Malang, M. Nurjuliansyah Rachman, mengungkapkan jumlah penerima bantuan tahun ini meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Pada 2025 tercatat 332.665 penerima bantuan pangan (PBP), sementara pada 2026 naik menjadi 623.725 PBP atau meningkat sekitar 87,27 persen.
Wali Kota Malang Imbau Warga Tak Panic Buying, Stok Bahan Pokok hingga BBM Dipastikan Aman
“Program ini bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat,” ujarnya.
Peningkatan tersebut terjadi di seluruh wilayah kerja BULOG Malang, termasuk Kota Malang. Di kota ini, jumlah penerima melonjak dari 23.381 PBP menjadi 57.715 PBP atau naik sekitar 146,42 persen.
Sebaran penerima di Kota Malang meliputi lima kecamatan. Kecamatan Sukun tercatat paling banyak dengan 15.150 PBP, disusul Kedungkandang 14.313 PBP, Blimbing 12.225 PBP, Lowokwaru 9.466 PBP, dan Klojen 6.561 PBP.
Khusus untuk launching di Kelurahan Wonokoyo, bantuan disalurkan kepada 494 PBP. Total bantuan yang diberikan mencapai 9.880 kilogram beras dan 1.976 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan.
Secara keseluruhan, pada alokasi Februari–Maret 2026, BULOG Malang menyalurkan bantuan kepada 623.725 PBP dengan total 12.474.500 kilogram beras dan 2.494.900 liter minyak goreng.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, bantuan pangan sangat membantu masyarakat, terutama dalam menjaga daya beli di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.
“Bantuan ini penting untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi,” katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Malang akan terus mengawal penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Koordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan juga diperkuat untuk memastikan bantuan diterima warga yang benar-benar membutuhkan.(der)