Wahyu Hidayat Minta SPPG Dievaluasi, Jamin Menu MBG Sehat dan Aman

MALANGVOICE- Banyaknya kasus program menu tidak layak Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat komentar dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Ia langsung menegaskan segera memanggil SPPG seluruh Kota Malang dalam waktu dekat.

Banyak makanan yang tidak layak namun terlanjur dibagikan ke sekolah menurut Wahyu harus segera dievaluasi. Hal ini untuk menjamin proses dengan benar termasuk kesehatan makanan. Meskipun setelah pemberitaan makanan tidak layak, SPPG langsung melakukan permohonan maaf.

10 Makanan Pantangan Bagi Pengidap Hipertensi, Nomor 5 Gak Nyangka lho…

“SOP harus diikuti, saya minta SPPG bisa mengikuti SOP yang berlaku agar semuanya aman. Sejauh ini saya sudah mengetahui bahwa pengelola SPPG meminta maaf atas temuan di lapangan,” katanya.

Laporan adanya makanan yang tak layak konsumsi ditangani oleh Satuan Tugas (Satgas) yang diketuai Sekretaris Daerah, Erik Setyo Santoso.

“Saya lihat laporan mereka meminta maaf dan menarik menu yang tidak layak tersebut,” ujar Wahyu.

Wahyu menegaskan, jika ada SPPG yang bekerja tidak sesuai SOP, maka ada sanksi yang bisa diberikan kepada pengelola SPPG. Wahyu meminta agar kepala SPPG bisa bekerja maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau ada permasalahan, kami selalu berdiskusi untuk mengantisipasi. Tapi yang bertanggung jawab tetap kepala SPPG,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beredar video viral di media sosial dari makanan puding stroberi yang muncul belatung. Selain itu ada pembagian pisang busuk dan buah yang tidak layak untuk para siswa.

Menu yang dibagikan itu berada di wilayah Lowokwaru.

Kepala SPPG Lowokwaru, Tulusrejo 2 Kota Malang, Juffa Hannan, menyampaikan permintaan maaf atas temuan ulat atau belatung pada puding stroberi dalam paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa di wilayah Lowokwaru pada Selasa (3/3).

Ia mengakui adanya kelalaian dan memastikan bahwa pihaknya mengganti makanan tersebut.

“Kurang teliti atau bagaimana. Kami sudah mengajukan pergantian ke orang tua wali murid dan mengantarkannya langsung ke sekolah,” tegasnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait