Unjuk Rasa Tertib Tanpa Ricuh, Kapolresta Beri Apresiasi Demonstran

Penjagaan aparat kepolisian terhadap aksi unjuk rasa. (azis/MVoice)
Article top ad

MALANGVOICE – Aksi unjuk rasa menolak UU Omnibus Law Ciptaker di Kota Malang berlangsung tertib, Selasa (20/10).

Massa yang tergabung dalam Aliansi Malang Melawan memulai unjuk rasa di simpang empat Rajabali dan berakhir di depan DPRD Kota Malang.

Setelah beberapa jam menyampaikan aspirasinya, Aliansi Massa Melawan kemudian membubarkan diri pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak ada kericuhan seperti aksi unjuk rasa pada Kamis (8/10) lalu.

Menanggapi ini, Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata, sangat mengapresiasi para demonstran. Menurutnya, unjuk rasa bisa dilakukan dengan tertib dan mematuhi aturan.

“Saya apresiasi teman-teman buruh, mahaiswa dan elemen yang turun hari ini. Mereka sangat tertib sehingga kita betul-betul nyaman sampai akhir aksi mereka dada-dada dengan kita,” kata Leonardus.

Dengan aksi damai ini, kata Leonardus, unjuk rasa jadi hal tidak perlu ditakuti. Justru bisa saling memahami satu sama lain dan aspirasinya diterima dengan baik.

“Tapi yang penting kita memahami sama-sama menjaga keamanan. Kita lihat mereka bisa bersinergi dengan temen-temen Aremania,” tandasnya.(der)