Misteri Tewasnya Purnawirawan Polri

Tunggu Satu Data dari Mabes, Polisi Sangkal Tangkap Pelaku Terkait Agus Samad

Kondisi rumah Agus Samad saat digaris polisi. (deny rahmawan)
Kondisi rumah Agus Samad saat digaris polisi. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Polisi tinggal menunggu satu bukti lagi terkait tewasnya Kombes Pol (purn) Agus Samad yang masih misteri. Bukti itu nantinya akan menentukan apakah mantan Wakapolda Sumut tersebut tewas karena bunuh diri atau dibunuh.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengatakan, saat ini pihaknya masih belum dipastikan apakah Agus dibunuh atau hal lainnya. Meski beberapa bukti lain sudah ditemukan, yakni penyebab korban tewas dan kandungan zat di dalam lambung.

Akan tetapi, Barung enggan menjawab apakah bukti yang dimaksud tersebut.

“Tunggu data satu lagi dari Inafis Mabes Polri. Sekarang masih fifty:fifty,” katanya saat dihubungi MVoice, Selasa (6/3).

Baca Juga: Satu-persatu Tirai Misteri Kematian Agus Samad Terungkap

Dengan kondisi itu, Barung juga menyangkal sudah ada pelaku yang diamankan terkait kasus ini. Pasalnya, beredar kabar di Polres Malang Kota mengamankan satu orang yang diduga pelaku beberapa waktu lalu, namun ternyata dia adalah pelaku penganiayaan di Gadang pada 2015 silam.

“Belum, itu kasus 170 (penganiayaan),” lanjutnya.

Seperti diketahui, Agus Samad ditemukan tewas di taman belakang rumahnya di Perum Bukit Dieng MB-9, Sukun, Kota Malang, Sabtu (24/2) silam. Kematiannya hingga saat ini masih misteri karena kakinya terikat tali rafia hitam yang dikaitkan ke balkon lantai tiga rumahnya.

Di jarak 10 meter dari tubuh korban juga ada bercak darah. Tepatnya di ruang makan. Sementara ini polisi gabungan dari Polda Jatim dan Mabes Polri sudah turun mengecek langsung ke TKP untuk menemukan bukti baru. (Der/Ery)