Kota Malang Memilih Pemimpin

TNI – Polri Diharap Tetap Jaga Netralitas Selama Pilkada Serentak 2018

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri dan Dandim 0833/Kota Malang, Letkol Inf Nurul Yakin. (istimewa)
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri dan Dandim 0833/Kota Malang, Letkol Inf Nurul Yakin. (istimewa)

MALANGVOICE – Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, menegaskan bahwa anggota Polri diharap netral selama Pilkada 2018.

Dalam pengamanan Pilkada tahun ini, Polres Malang Kota menerjunkan 616 personel. Sebanyak 465 anggota disebar ke TPS. Asfuri sendiri menerintahkan personel yang berjaga di TPS agar tidak masuk ke dalam.

“Sebagai bentuk netralitas kami (Polri), jangan masuk ke dalam TPS, mencatat dan mendokumentasikan selama pencoblosan,” katanya usai pimpin apel pengamanan.

Tak hanya itu, Polres Malang Kota juga bekerja sama dengan TNI, dalam hal ini Dandim 0833/Kota Malang untuk menyukseskan pesta demokrasi.

Dandim 0833/Kota Malang, Letkol Inf Nurul Yakin, menyatakan, sudah menyiapkan 2 SSK selama Pilkada untuk membantu pengamanan. Setiap anggota juga akan disebar dengan sifat on call. Artinya siap apabila dibutuhkan.

“Sinergitas harus dijaga dengan setiap pihak. Jangan sampai mengganggu harmonisasi,” tutup Nurul Yakin.

Selain TNI, ada juga anggota Linmas yang disiagakan.

Seperti diketahui, pencoblosan akan dilakukan pada Rabu (27/6). Di Kota Malang ada dua pemilihan, yakni Pilgub Jatim dan Pilwali Kota Malang.(Der/Ak)