Terus Konsisten Jaga Lingkungan, Dewanti Apresiasi Sabers Pungli

Wali Kota Dewanti Rumpoko saat mengikuti kegiatan Sabers Pungli (Humas for MVoice)
Wali Kota Dewanti Rumpoko saat mengikuti kegiatan Sabers Pungli (Humas for MVoice)

MALANGVOICE – Gerakan sosial Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali (Sabers Pungli) terasa istimewa. Tak terasa, kegiatan peduli lingkungan sudah masuk yang ke 100 kalinya.

Selain itu, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama juga ikut dalam kegiatan yang berlangsung di Sungai Prambatan, Desa Gunungsari, Kota Batu, Minggu (13/10).

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengapresiasi kegiatan tersebut. Meski tanpa pucuk pimpinan gerakan sosial ini mampu berjalan terus tanpa henti.

BNN Kota Malang

“Alhamdulullah, berbagai elemen masyarakat di Kota Batu memiliki kesadaran untuk terlibat. Mereka memungut sampah di kali, tidak cukup hanya nyemplung kali. Tapi harus menggunakan peralatan keamanan, seperti tali. Karena kondisi sungai yang curam,” ucapnya.

Sementara itu, aktivis Sabers Pungli, Herman Aga mengatakan bila gerakan ini merupakan wadah semua komunitas.

“Bukan milik organisasi atau institusi tertentu. Serta tidak perlu menjadi gerakan eksklusif oleh segelintir orang saja. Tapi menjadi gerakan kesadaran atas keterlibatan kita semua, warga Kota Batu, warga Malang Raya, warga Nusantara dan warga dunia,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan gerakan ini tidak mungkin bertahan hingga 100 kali tanpa partisipasi dan kolaborasi semua pihak. Baik sebagai individu, komunitas maupun aparat birokrat.

Kemudian, tetap eksisnya gerakan ini lantatan semua tergerak dengan kesadaran terlibat untuk menjaga lingkungan dengan apa yang kita bisa dan yang kita punya.

“Ya, dengan gerakan moral seperti ini dapat menjadi role model untuk menjahit keutuhan guyub rukun Indonesia Raya,” imbuhnya.

Menurut dia, secara capaian sungai bebas sampah seperti yang diharapkan bersama mungkin masih belum terealisasi.

Namun, sebagai gerakan moral untuk penyadaran dan partisipatif warga, gerakan ini telah menginspirasi dan menggerakkan komunitas di wilayah lain untuk berbuat yang sama di beberapa kota lainnya.

“Kami, ke depannya akan menguatkan jejaring. Selain itu mengoptimalkan kapasitas yang ada untuk berkontribusi dalam mencari solusi yang lebih tepat terhadap berbagai persoalan ekologi yang terjadi,” tutupnya. (Der/Ulm)