Kecelakaan Truk Hancurkan 9 Rumah

Terkendala Evakuasi, Polisi Terapkan Buka Tutup Jalan

Kondisi arus lalu lintas di Jl. Ir Soekarno Dadaprejo padat merayap, Selasa (26/12). (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Kecelakaan truk trailer pengangkut excavator, Selasa (26/12) dinihari menyisakan excavator yang belum dievakuasi. Sebab terkendala alat untuk memindahkan. Merespon hal itu, Polres Batu memberlakukan sistem buka tutup jalan.

Arus dari Kota Malang (Sengkaling, Dau) dialihkan melalui Jalan Embong Miring Dadaprejo – Proliman Junrejo. Sedangkan dari arah Kota Batu, kendaraan dialihkan jalur alternatif, Jalan Wukir Temas – Beji – Pedem. Dari arah Jalan Diponegoro, dialihkan menuju Jalan Dewi Sartika menuju Oro-Oro Ombo.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Batu, Ipda Hartawan mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan kapan sistem buka tutup ini berakhir. Sebab menunggu excavator yang melintang di bahu Jalan Ir Soekarno Dadaprejo dievakuasi.

“Situasional Mas, ini masih menunggu bantuan alat berat crane untuk mengangkat excavator,” kata Hartawan kepada MVoice beberapa saat lalu.

Jalan utama Ir Soekarno di Dadaprejo hingga saat ini masih dilakukan sistem buka tutup. Namun, jalan dapat dilalui dengan prioritas kendaraan tertentu. Jika memang penanganan evakuasi terhadap excavator dengan berat 40 ton lebih itu teratasi, otomatis sistem buka-tutup dihentikan.

Seperti diberitakan, Selasa (26/12) pukul 02.00 WIB. Truk trailer yang membawa excavator ini menghantam sembilan rumah di kiri dan kanan Jl Ir Soekarno, Dadaprejo, Junrejo Kota Batu. Sejumlah 9 rumah itu yakni milik Imam, Suharto, Turiono, Heru, Suwantoro, Sugiardi, Suparman, Dwi Sudarto, Gayon dan Agus.(Der/Yei)