Tembok Rumah Mendadak Retak Parah, Sekeluarga Mengungsi

Article top ad

MALANGVOICE – Sebagian besar tembok rumah milik Joni, warga Jalan Muharto Gg 5C No 21 RT 08 RW 09, Kota Lama, Kedung Kandang, mengalami retak parah. Alhasil, hingga Kamis (21/11) hari ini, Joni beserta seluruh anggota keluarganya harus mengungsi.

Ini dilakukan karena peristiwa ini cukup mengancam keselamatan. Kejadian ini menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Penyebab kejadian dit dugaan karena kondisi struktur tanah yang labil.

Kepala BPBD Kota Malang, J Hartono, menyebut, kejadian bermula pada Rabu (20/12) kemarin. Retakan pertama baru diketahui sekitar pukul 11.00 WIB. “Saat itu diketahui retakan muncul di beberapa bagian rumah oleh pemilik rumah,” kata Hartono.

Dia memaparkan, retakan ini muncul secara tiba-tiba dan cukup besar. Sejumlah tembok di beberapa ruangan seperti ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, tak luput dari retakan.

“Dikhawatirkan bila rumah roboh, maka rumah yang berada di sisi bawahnya terkena dampaknya,” imbuh Hartono. Ucapan Hartono bukan bualan belaka. Sebab, lokasi rumah milik Joni berada di kawasan padat penduduk, dengan kondisi permukiman yang memiliki tanah tidak rata.

“Ada dua rumah terancam, masing-masing yang berada di sisi bawah dan sisi kiri. Kerugian masih dalam proses perhitungan kami telah mengirimkan personel Tim Reaksi Cepat dan Tim Kaji Cepat untuk melakukan assesment terkait kerusakan, kerugian, dan sumber daya yang terdampak,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga memasang garis pengaman di lokasi kejadian. Di sisi lain, imbauan kepada warga tetap diserukan.

“Kami imbau kepada masyarakat di sekitar lokasi kejadian untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman bencana yang ada di sekitar tempat tinggalnya apalagi sekarang sudah memasuki musim penghujan,” pungkasnya.(Coi/Yei)