Tak Kuat Nanjak, Gandengan Truk Tebu Terguling di Jalibar 

Polisi saat melakukan evakuasi dan pengamanan jalan pasca truk terguling. (Istimewa)

MALANGVOICE – Arus lalu lintas di Jalan lingkar barat (jalibar) Desa Ngadilangkung, Kepanjen mengalami kemacetan sejak Jumat (14/6) pagi. Itu karena sebuah truk gandeng bermuatan tebu terguling dan menutup jalan. 

Truk gandeng bermuatan penuh itu terguling tepat dibagian gandengan belakang saja. Truk berwarna hijau itu terguling di jalur arah menuju Kota Malang. Sementara muatan tebu tumpah memenuhi jalan. Akibatnya satu jalur jalibar tertutup. 

Kanit Turjawali Polres Malang Ipda Andi Agung mengatakan jika truk tebu tersebut sudah dievakuasi. Dugaan tergulingnya truk tersebut adalah karena tidak kuat menanjak.

Baca Juga: Firhando Gumelar Gandeng Dua Partai untuk Melaju di Pilkada Batu

2 Wajah Baru Isi Kursi Komisioner KPU Kabupaten Malang

“Akibat truk tersebut arus lalu lintas dialihkan, jalur satunya dibuat dua arah sementara,” katanya. 

Truk gandeng ini diperkirakan terguling sejak pagi hingga pukul 10.00 evakuasi masih terus dilakukan. Karena banyaknya muatan yang ada. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan ini.

Sejak pagi arus lalu lintas diamankan oleh kepolisian. Sementara proses evakuasi sedang berlangsung. Beruntung arus lalu lintas tidak terlalu ramai pagi ini. 

Sesampainya di TKP, Truk merah diduga tidak kuat menanjak dan gandengan bagian belakang terguling. 

“Truk tidak mampu menanjak ditikungan, akhirnya truk mundur, lalu terguling bagian belakangan,” terangnya. 

Proses evakusi truk cukup sulit karena semua beban yang ada harus diturunkan atau dipindahkan ke truk lain. Lalu truk bisa ditarik untuk posisi berdiri. Truk gandeng ini rencananya akan membawa tebu ke Pabrik Gula Kebon Agung.(der)