Polemik Ojek dan Taksi Online

Tak Ada Kejelasan, Sopir Angkot Ancam Tutup Jalan

Aksi mogok sopir angkot. (deny)
Aksi mogok sopir angkot. (deny)

MALANGVOICE – Puluhan sopir angkot yang berunjuk rasa di Jalan Kawi, mengancam akan menutup jalan apabila tak ada hasil baik dari Pemkot Malang.

Mereka mogok jalan karena adanya angkutan umum berbasis online yang dianggap merugikan dan juga tidak menaati peraturan.

“Sekarang masih di pinggir jalan, kalau tidak ada keputusan ya kami tutup,” kata sopir LG, Edy.

Pria yang sudah enam tahun menjadi sopir angkot itu merasa adanya taksi online sangat mempengaruhi pendapatan. Mereka ingin Pemkot melakukan kebijakan agar rakyat kecil sama-sama enak dan tidak gesekan di bawah.

“Tolonglah buat wali kota melakukan kebijakan yang mendukung rakyat kecil,” tutupnya