Polemik Ojek dan Taksi Online di Kota Malang

Ratusan Sopir Angkot Tolak Ojek dan Taksi Online

Ratusan sopir angkot dan taksi berunjuk rasa di depan Balai Kota. (Muhammad Choirul)
Ratusan sopir angkot dan taksi berunjuk rasa di depan Balai Kota. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Ratusan sopir angkot dan taksi konvensional memenuhi Bundaran Tugu depan Balai Kota Malang, Senin (20/2). Mereka berunjuk rasa menolak keberadaan ojek dan taksi online.

Dalam aksinya, mereka membawa sejumlah banner bertuliskan beberapa tuntutan. Selain itu, beberapa sopir naik ke atas badan angkot untuk memimpin orasi. “Tolak Uber dan Grab, usir dari Kota Malang,” teriak salah satu sopir, diikuti dukungan sopir lain.

Sementara itu, ratusan kendaraan terdiri dari angkot dan taksi konvensional mereka diparkir sepanjang Jalan Trunojoyo hingga sebagian Bundaran Tugu. Massa yang menduduki kawasan ini, bukanlah keseluruhan sopir angkot dan taksi konvensional.

Pantauan MVoice, sopir angkot juga menjalani mogok operasi dan memarkir kendaraannya antara lain di sekitar Stasiun Kota Baru, kawasan Gadang, Jalan Kawi, serta di dekat Sekretariat Gojek Jalan LA Sucipto.