Tagana Kota Batu Bedah Rumah Tak Layak Huni

Personel Tagana Kota Batu bedah rumah warga tak layak huni di Oro-Oro Ombo Kota Batu. (istimewa)

MALANGVOICE – Peringatan HUT ke-14 Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Batu tahun ini berbeda. Organisasi bergerak di bidang sosial kebencanaan ini gelar program bedah rumah.

Ya, belum lama ini rumah milik Siti (80) warga RT 3 RW 10, Dusun Dresel, Desa Oro Oro Ombo, Batu dibedah. Sebab rumah itu memang tak layak huni dan rawan roboh.

Melalui program bertajuk Tagana Berkiprah, Tuan Berulah (Bantuan Bersih Rumah Layak Huni) bekerja sama Dinas Sosial Kota Batu, program ini menyasar warga Kota Batu yang belum tercover program bedah rumah oleh pemerintah.

BNN Kota Malang

Sejumlah 30 personel Tagana Kota Batu bersama warga sekitar terpaksa merobohkan rumahnya, yang kemudian akan dibangun rumah layak huni dan sehat. Diketahui pula, rumah itu berdiri di atas tanah milik saudaranya. Sehingga secara aturan, membuat rumah itu tidak tercover program bedah rumah oleh pemkot Batu.

Personel Tagana Kota Batu bedah rumah warga tak layak huni di Oro-Oro Ombo Kota Batu. (istimewa)

“Rumah ini sebelumnya gagal masuk dalam program bedah rumah dikarenakan rumah Siti ini status tanah rumahnya milik saudara,” kata Simon Purwoali, Koordinator Tagana Kota Batu.

Simon menambahkan, Tagana Kota Batu bergerak dalam bidang sosial kebencanaan. Namun dalam spesial tahun ini menggelar program bedah rumah. Program bedah rumah ini, juga bentuk lain dari upaya preventif (pencegahan) terjadinya bencana alam di Kota Batu.

“Dalam rangka bakti sosial dan HUT Tagana ke-14 kami ingin memberikan bantuan yang berbeda dari biasanya dengan bedah rumah ini,” sambung dia.

Rencananya program ini tidak terhenti pada rumah Siti, pihaknya siap membersihkan rumah tak layak huni di desa lainnya.

“Kami akan menggelar program ini setiap bulan, kami siap bersihkan rumah yang tidak sehat di Kota Batu,” tutupnya.(Der/Ery)