Susun RKPD 2022, Sutiaji Ingin Penyandang Disabilitas Masuk Prioritas Penerima Vaksin

Penyusunan RKPD 2020 Kota Malang. (Istimewa)
Article top ad

MALANGVOICE – Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Malang tahun 2022, Wali Kota Malang, Sutiaji, memberikan arahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Disabilitas, di Ngalam Comand Center (NCC), Selasa (26/1).

Dalam kegiatan itu, Sutiaji melibatkan langsung penyandang disabilitas untuk ikut berperan dalam penyusunan perencanaan dan pembangunan Kota Malang.

“Semua warga kota Malang, tidak terkecuali disabilitas, mempunyai kedudukan yang sama, yang harus didengarkan, harus mendapatkan hak fasilitas yang sama,” ucap Sutiaji yang saat itu duduk berdampingan dengan Wakil Wali Kota Malang, Ketua DPRD Kota Malang, serta didampingi Sekretaris Daerah.

Musrenbang Disabilitas yang merupakan bagian dari rangkaian Penyusunan RKPD tahun 2022 ini, sekaligus sebagai bentuk komitmen implementasi misi pemerintah dalam mewujudkan kota yang rukun dan toleran berazaskan keberagaman dan keberpihakan terhadap masyarakat rentan.

Karenanya, kegiatan ini turut melibatkan Forum Keluarga Disabilitas se-Kota Malang serta berbagai Lembaga, Organisasi maupun Komunitas Peduli Disabilitas Kota Malang juga seratus peserta lainnya melalui video conference.

“Kami minta gagasan, sumbang saran, bukan hanya di sini saja. Itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya kami untuk memperoleh informasi dari panjenengan semua, sehingga perlahan tapi pasti, apa yang menjadi keinginan jenengan bisa kami akomodir,” kata Sutiaji.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, sebagai wujud perhatian serta komitmen pemerintah terhadap penyandang disabilitas, Sutiaji juga mengajukan usulan agar ada perwakilan disabilitas yang nantinya masuk dalam daftar jajaran penerima vaksin Covid pertama di Kota Malang.

“Kami tadi menghubungi Dinas Kesehatan, nanti vaksin pertama, kami minta kalau masih bisa disusulkan ada perwakilan dari disabillitas. Mudah-mudahan masuk pada bagian yang pertama,” tambah Sutiaji. Ia juga meminta agar nantinya 2.927 penyandang disabilitas di Kota Malang juga dapat diprioritaskan dalam daftar penerima vaksin Covid.(der)