Sumber Torokan Park, Wisata Alam dan Sejarah Kota Batu

Salah Satu Pengunjung Memberi Makan Ikan.(Achmad Sulchan An Nauri)
Article top ad

MALANGVOICE – Berbagai macam wisata ada di Kota Batu. Salah satunya adalah Sumber Torong Park, Kelurahan Sisir. Terdapat banyak pohon-pohon beringin dan artefak buatan di sana.

Suasana sejuk dipadu dengan keteduhan rindang pohon beringin juga artefak buatan merupakan daya tarik tersendiri di tempat itu. Selain itu juga terdapat sumber, kolam ikan, dan warung di sana.

“Dulu di sini dibuat penyucian diri bagi orang-orang yang mau tapa brata atau mau melakulan persembahan,” terang Ketua Sumber Torong Park, Hari Agung. Untuk membertahankan atmosfer bersejarah terdapat arca-arca buatan.

Seperti relief Buddha, tatanan artistik dari lumpang, hingga patung penari wanita anggun di sana. “Baru Desember 2018 kita serius merawat Sumber Torong untuk dijadikan tempat wisata,” imbuh Hari.

Pada awalnya, wisata di sana hanya ada kolam pemancingan saja. Namun kolam tersebut tidak banyak mendatangkan wisatawan.

Dikarenakan kolamnya yang terlalu jernih sehingga ikan-ikan terlihat jelas. Sehingga wisata pemancingan itu hanya bertahan 6-8 bulan saja. “Kata orang-orang yang mancing jadi tidak seru,” kata Hari.

Agar kolam tersebut tetap bisa difungsikan, Hari tercetus sebuah inovasi lain. Yaitu menyediakan perahu karet untuk mengelilingi kolam ikan tersebut.

Banyak anak-anak kecil yang antusias naik perahu tersebut. Padahal hanya terdapat tiga perahu karet saja. Sehingga anak-anak harus mengantri panjang.

“Anak-anak yang bosan mengantri banyak yang tidak sabar sampai akhirnya pada berenang di kolam ikan,” tambahnya sambil tertawa. Akhirnya Hari berinisiasi untuk membuat kolam renang agar anak-anak tidak berenang di kolam ikan.

Hari mengaku bahwa seluruh pembangunan wista Sumber Torong Park penuh dari swadaya masyarakat. “Wakil Walikota sudah pernah kesini dan diberi usul untuk perbaikan jalan,” jelasnya.

Hari mengatakan bahwa pengunjung Sumber Torong Park sudah ramai, namun ketika pandemi terpaksa ditutup. Baru dibuka pada tanggal 24 Juli lalu.

Pemasukan pada wisata itu bisa mencapai 1,5 juta setiap harinya. “Ya saya berharap wisata Sumber Torong Park semakin ramai,” pungkasnya.(der)