Suara Pesawat Tempur Melintas Rendah di Langit, Hebohkan Warga Malang

Ilustrasi Pesawat Sukhoi (Wiki)
Article top ad

MALANGVOICE – Masyarakat di sekitar Kota Malang, sempat dikagetkan dengan adanya suara pesawat tempur yang terbang begitu rendah, Kamis (27/6) sekitar pukul 14.27 WIB.

Riski Wijaya, warga Jalan Hamid Rusdi, Kota Malang, yang saat itu berada di area Pendopo Agung Kabupaten Malang mengaku kaget dengan adanya suara mesin pesawat di atas langit.

“Pesawat tempur tersebut terbang rendah sehingga suaranya terdengar begitu jelas. Pesawat tersebut terdengar hilir mudik sekitar tiga kali,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Penerangan Lanud Abdulrachman Saleh Letkol (Sus) Dodo Agusprio membenarkan adanya hal itu. Ia menjelaskan bahwa pesawat itu berjenis Jenis Sukhoi SU 27/30. Pesawat tempur tersebut merupakan pesawat dimiliki Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

“Pesawat itu Sukhoi SU 27/30. Mereka tadi melakukan manuver/fly pass, ketika sertijab Dan Skadron Udara 32. Sehingga terbang rendah,” ungkapnya.

Pesawat tempur jenis Sukhoi tersebut, lanjut Dodo, usai menggelar latihan tempur di kawasan Pandanwangi, Kabupaten Lumajang. Makanya mereka terbang rendah.

“Kota Malang ini merupakan jalur naik turun pesawat. Pesawat Sukhoi tersebut kembali ke pangkalan (Lanud Abdulrachman Saleh) setelah melaksanakan latihan di Pandanwangi, Kabupaten Lumajang,” jelasnya.

Dodo mengimbau kepada masyarakat Malang Raya supaya tidak perlu takut, apalagi dalam sepekan terakhir, suara pesawat tempur bakal terdengar di atas langit Malang Raya.

“Suara gemuruh itu berasal dari dua jenis pesawat tempur milik dua pangkalan udara yang saat ini berbeda di Lanud Abdulrachman Saleh. Mereka kemarin latihan bersama oleh dua pangkalan yang berbeda. Yang menghadirkan Hawk dan Sukhoi. Kini pesawat Hawk milik Lanud Supadio sudah bergeser ke Madiun,” tandasnya.

Perlu diketahui, dua pesawat tempur tersebut yakni pesawat Hawk 100/200 milik Skadron Udara I Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. Pesawat dan kru pesawat tempur taktis ini hadir di Malang sejak pertengahan Juni 2019 usai masa cuti Lebaran. Kedatangan Hawk adalah untuk melaksanakan latihan pengeboman di Air Shooting Range (ASR) Pandanwangi, Lumajang.

Sementara pesawat kedua adalah jet tempur Sukhoi Su-27/30 dari Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Pesawat tempur strategis ini tiba di Malang pada Jumat, (21/6). Kedatangan Su-27/30 di Lanud Abdulrachman Saleh dalam rangka mendukung pelaksanaan Latihan Puncak TNI AU ‘Angkasa Yudha’ pada Juli 2019 mendatang.(Der/Aka)