Stok Plasma Konvalesen di Kota Malang Habis

Ilustrasi Positif Corona
Ilustrasi Positif Corona (Ak/RawPx)
Article top ad

MALANGVOICE – Stok konvalesen atau plasma darah yang memiliki antibodi dikabarkan habis. PMI Kota Malang menyatakan kesulitan mendapatkan pendonor dari pasien positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

Kasi Pengelolaan Donor UTD PMI Kota Malang, Agus Tri Prasetyo mengatakan, bahwa pihaknya masih kesulitan untuk mendapatkan pendonor plasma konvalesen. Sebab, masyarakat diduga masih banyak yang belum memahami terkait plsama konvalesen.

“Ketika mau melakukan swab test lagi, mereka masih trauma takut hasilnya positif lagi. Selain itu, banyak juga yang masih takut untuk donor,” katanya, belum lama ini.

Kekinian, lanjut dia, PMI Kota Malang baru mendapatkan tiga orang yang lolos tes untuk melakukan donor plasma konvalesen

“Mengisi formulir 58 orang, yang lolos tiga orang. Sementara stoknya saat ini tidak ada,” sambung dia.

Mengatasi hal itu, PMI Kota Malang juga meminta stok kovalesen dari Jakarta. Besar harapannya agar masyarakat tak khawatir untuk berdonor.

“Kami ingin membantu dan mengetuk masyarakat. Sebab, masih ada beberapa tempat di Jawa Timur, utamanya di Kota Malang masih merasa kesulitan,” jelasnya.

Ia menambahkan, syarat bagi pendonor, yakni konfirmasi positif melalui tes swab (tes usap) dan sudah dinyatakan sembuh saat tes swab berikutnya dinyatakan negatif. Setelah mendaftar sebagai calon pendonor diutamakan berjenis kelamin laki-laki berusia 18 sampai 60 tahun. Kemudian bersedia dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk anti bodi.

“Setelah dilakukan pemeriksaan antibodi, kemudian calon pendonor akan dilakukan pemeriksaan darah lengkap. Setelah semua persyaratan terpenuhi, calon pendonor harus menyertakan bukti swab tes terakhir dan dinyatakan negatif, baru bisa didonor,” urainya.

Tidak semua rumah sakit dan PMI bisa menerima donor plasma konvalesen, kecuali rumah sakit yang masuk dalam program Dikti.

“Sementara, PMI yang diizinkan yang sudah memiliki sertifikat dari BPOM. Untuk wilayah Jawa Timur, hanya Kota Malang, Surabaya, Sidoarjo dan Lumajang,” pungkasnya.

Penting diketahui, plasma konvalesen merupakan plasma darah yang memiliki anti bodi, yang kemudian dilakukan pemrosesan untuk diberikan kepada pasien yang terinfeksi SARS-Cov-2 penyebab covid-19 yang masih dalam perawatan. Plasma konvalesen didapat dari tubuh pasien covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.(der)