Sidak Hewan Kurban, DPKP Tak Temukan Hewan Sakit

Kepala Seksi Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang, Hilda Sari saat memerika hewan kurban di salah satu penjual. (Miski)

MALANGVOICE – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) meninjau langsung keberadaan hewan kurban di tempat penjualan. Seperti halnya pemeriksaan kondisi hewan di sekitar Jalan Langsep, Kota Malang, Selasa (29/8).

Tidak ditemukan hewan kurban yang mengidap penyakit seperti diare atau tidak laik dijual. Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Hilda Sari, mengatakan, belum menemukan hewan kurban yang mengidap penyakit.

“Normal dan dalam kondisi sehat semua. Tim kami menyebar di lima kecamatan dan pemeriksaan berlangsung sejak kemarin,” katanya, beberapa menit lalu.

BNN Kota Malang

Pemeriksaan hewan kurban meliputi pengecekan bulu, selaput mata, dan gigi. Selain itu, suhu tubuh hewan dan memantau keaktifan hewan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menanggulangi adanya penyakit menular, sebelum hewan disembelih.

Usia hewan juga variatif, mulai usia satu tahun sampai tiga tahun. Penentu hewan tersebut sehat tidak bisa dari makanan dan minuman, tempat yang layak dan waktu istirahat. ”Kalau bermasalah biasanya hewan tersebut tidak banyak gerak, bulunya tidak mengkilap dan lainnya. Indikasi-indikasi ini dilakukan tindakan lanjutan,” ujar dia.

Di Klojen sendiri, lanjut dia, terdapat 7 titik penjualan hewan kurban, meliputi kambing dan sapi. Tingkat kesadaran dan pengetahuan penjual akan kesehatan hewan menjadi dasar minimnya temuan di lapangan.

Bahkan, kata dia, ada yang berjual sudah belasan tahun, sehingga mereka cukup mengerti mana hewan yang layak dan tidak untuk dijual.

“Kayak punya pak Rosi ini. Tanpa kami kasih tahu, mereka sudah paham jika hewan ini sehat dan cukup umur (poel),” papar dia.

Sementara, penjual hewan kurban, Anwar Rosi, mengaku, sudah 16 tahun berjualan hewan kurban. Ia mendapatkan hewan jenis kambing dari daerah Dampit.

“Biasanya saya mulai jualan empat sampai lima hari sebelum Idul Adha. Untuk tahun ini mulai jualan sejak Jumat kemarin,” akunya.(Der/Yei)