Siapkan Dana Rp 15 Miliar, UB Bangun Rusunawa bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Rusunawa UB yang terletak di sebelah Gedung C Fisip. (Lisdya)

MALANGVOICE – Universitas Brawijaya (UB) siapkan Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) bagi mahasiswa kurang mampu. Ya, bangunan ini terletak di sebelah Gedung C Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Tak tanggung-tanggung, bangunan dengan empat lantai ini menghabiskan dana sekitar Rp 15 miliar. Rusunawa ini merupakan hasil bantuan dari anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Kemen PUPR RI).

“Bantuan sekitar Rp 15 miliar. Tapi yang bangun bukan semua sana, kami hanya menerima saja dari PUPR. Kami siapkan lahan, kalau dari PUPR itu bangunan saja, isinya ya kami nanti,” ujar Rektor UB, Nuhfil Hanani.

BNN Kota Malang

Bangunan yang dibangun di atas tanah seluas lebih dari 500 meter ini mampu menampung kurang lebih 200 mahasiswa baru. “Jadi, ada sekitar 90 kamar untuk menampung 200 mahasiswa,” tambahnya.

Namun, untuk persyaratan penghuni rusunawa diprioritaskan bagi mahasiswa baru yang kurang mampu. Mahasiswa yang ingin mendaftar dapat melalui Griya UB untuk mendapatkan informasi.

“Kalau ingin tinggal di sana daftarnya cepet-cepetan ke Griya UB, karena yang mengelola Griya UB. Untuk harga, per kamar Rp 550 ribu, itu bisa untuk dua hingga tiga mahasiswa. Kalau kasur model susun itu,” paparnya.

Sementara itu, UB rencananya juga bakal menambah rusunawa lagi bagi mahasiswa asing maupun mahasiswa daerah. Namun, hingga kini masih belum ada kepastian dimana lokasi untuk rusunawa selanjutnya.

“Belum, masih cari, kemungkinan di Dieng. Teknik yang akan mempersiapkan proposalnya. Lha yang ini saja belum diresmikan, nunggu Menteri dulu,” tandasnya.(Der/Aka)