Kota Malang Memilih Pemimpin

Sambangi Warga Betek, Nanda Disambati Sulitnya Cari Kerja

Bakal Calon Wali Kota Malang, Ya'qud Ananda Gudban, menjaring aspirasi warga Betek. (Istimewa)
Bakal Calon Wali Kota Malang, Ya'qud Ananda Gudban, menjaring aspirasi warga Betek. (Istimewa)

MALANGVOICE – Bakal Calon Wali Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban, menjaring aspirasi warga RT 7 RW 5 Kelurahan Penanggungan Kota Malang. Dalam kesempatan itu, perempuan yang akrab disapa Nanda ini mendengarkan keluh kesah warga.

Seperti sambatan yang disampaikan Saufi’i, salah satu warga. Dia menyebut, selama ini ada berbagai persoalan yang dialami oleh masyarakat yang hidup di bantaran sungai Brantas tersebut.

Selain kondisi lingkungan yang masih tergolong kumuh, warga juga masih banyak menemui kesulitan dalam mencari pekerjaan. Ini membuat tingkat pengangguran di kawasan itu cukup tinggi.

“Jika mbak Nanda jadi N1 saya berharap lingkungan kami dibersihkan dan tak ada lagi pengangguran,” tutur pria yang bekerja pengambil batu tersebut.

Saufi’i menambahkan bahwa selama ini warga miskin belum tersentuh. Kondisi itu kerap kali menimbulkan perebutan sumber-sumber ekonomi yang membuat antar warga kurang harmonis. Terutama, perebutan lahan parkir, sebab banyak warga yang menggantungkan hidupnya sebagai juru parkir.

“Parkir salah satu sumber penghasilan kami juga carut-marut belum ditata dengan baik,” imbuh bapak satu anak itu. Meski demikian, dia percaya kepada Nanda, jika diberikan kesempatan memimpin Kota Malang akan mampu menata kampungnya.

“Seperti jargon pasangan tersebut ‘Ayo Noto Malang’. Saya yakin kalau beliau menang bisa mengatasi persoalan kami,” tukasnya.

Merespon beragam persoalan itu, Nanda mengaku heran. Sebab, seharusnya kekumuhan tidak lagi ada di Kota Malang. “Nah jika kekumuhan masih ada berarti ada yang mis antara pemerintah dan warga, karena itu kita siapkan polanya nanti untuk memberantas itu,” tutur dosen Universitas Merdeka Malang ini.

Terkait jumlah pengangguran yang masih banyak di kawasan tersebut, dia menjawab sudah menyiapkan program yang dapat memberdayakan perempuan dan pemuda sehingga mereka dapat bekerja secara mandiri dan hidupnya lebih baik. “Selain itu kita akan gerakkan bidang UMKM di mana masyarakat dapat berwirausaha secara mandiri,” pungkasnya. (Der/Ery)